Javascript must be enabled to continue!
Prinsip-Prinsip Pendidikan Anak Dalam Ulangan 6:4-9
View through CrossRef
The problem in this paper lies in the principles of child education contained in the Israel Shema. This discussion aims to First, the author can find out how the Israeli concept of children and the significance of children's education for the Israelites; Second, the writer knows the method or method applied by Israeli parents in educating their children; Third, the author can explore and describe the principles of child education contained in Deuteronomy 6:4-9. So this paper uses a library research approach. The conclusion of this paper proves that first, first, the nation of Israel is a nation that prioritizes education for children, because for the Jewish nation children are a precious gift from God. Second, in the Jewish tradition the family is the first and foremost place of education for children. The pattern used by Israeli parents in educating their children is by bringing their children to attend worship rituals, namely religious activities in houses of worship or celebrating religious holidays with the family, so that children have direct experience with God through worship, as well as using symbols. In addition, the methods used are verbal and non-verbal methods. Third, three important things are the principles of Shema written in Deuteronomy 6:4-9, namely loving God, educating children is the responsibility of parents, and repeated teaching.
Abstrak Bahasa Indonesia
Permasalahan dalam tulisan ini terletak pada Prinsip-prinsip pendidikan anak yang terkandung dalam Shema Israel. Pembahasan ini bertujuan untuk Pertama, penulis dapat mengetahui bagaimana konsep orang Israel tentang anak dan signifikansi pendidikan anak bagi bangsa Israel; Kedua, penulis mengetahui cara atau metode yang diterapkan oleh orangtua Israel dalam mendidik anak; Ketiga, penulis dapat menggali dan menguraikan prinsip-prinsip pendidikan anak yang terkandung dalam Ulangan 6:4-9. Maka tulisan ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan. Kesimpulan tulisan ini membuktikan bahwa pertama, Pertama, bangsa Israel merupakan bangsa yang sangat mengutamakan pendidikan kepada anak, sebab bagi bangsa Yahudi anak adalah anugerah berharga dari Allah. Kedua, dalam tradisi Yahudi keluarga merupakan tempat pendidikan pertama dan yang utama bagi anak. Pola yang digunakan orang tua Israel dalam mendidik anak yaitu dengan membawa anak untuk mengikuti ritual ibadah, yaitu kegiatan keagamaan di rumah ibadah maupun merayakan hari raya keagamaan bersama keluarga, sehingga anak memiliki pengalaman langsung dengan Allah melalui ibadah, juga menggunakan simbol-simbol. Selain itu, metode yang digunakan adalah metode verbal dan non verbal. Ketiga, tiga hal penting yang menjadi prinsip pendidikam Shema yang tertulis di dalam Ulangan 6:4-9, yaitu mengasihi Allah, pendidikan anak adalah tanggung jawab orang tua, dan pengajaran berulang-ulang.
Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Surabaya
Title: Prinsip-Prinsip Pendidikan Anak Dalam Ulangan 6:4-9
Description:
The problem in this paper lies in the principles of child education contained in the Israel Shema.
This discussion aims to First, the author can find out how the Israeli concept of children and the significance of children's education for the Israelites; Second, the writer knows the method or method applied by Israeli parents in educating their children; Third, the author can explore and describe the principles of child education contained in Deuteronomy 6:4-9.
So this paper uses a library research approach.
The conclusion of this paper proves that first, first, the nation of Israel is a nation that prioritizes education for children, because for the Jewish nation children are a precious gift from God.
Second, in the Jewish tradition the family is the first and foremost place of education for children.
The pattern used by Israeli parents in educating their children is by bringing their children to attend worship rituals, namely religious activities in houses of worship or celebrating religious holidays with the family, so that children have direct experience with God through worship, as well as using symbols.
In addition, the methods used are verbal and non-verbal methods.
Third, three important things are the principles of Shema written in Deuteronomy 6:4-9, namely loving God, educating children is the responsibility of parents, and repeated teaching.
Abstrak Bahasa Indonesia
Permasalahan dalam tulisan ini terletak pada Prinsip-prinsip pendidikan anak yang terkandung dalam Shema Israel.
Pembahasan ini bertujuan untuk Pertama, penulis dapat mengetahui bagaimana konsep orang Israel tentang anak dan signifikansi pendidikan anak bagi bangsa Israel; Kedua, penulis mengetahui cara atau metode yang diterapkan oleh orangtua Israel dalam mendidik anak; Ketiga, penulis dapat menggali dan menguraikan prinsip-prinsip pendidikan anak yang terkandung dalam Ulangan 6:4-9.
Maka tulisan ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan.
Kesimpulan tulisan ini membuktikan bahwa pertama, Pertama, bangsa Israel merupakan bangsa yang sangat mengutamakan pendidikan kepada anak, sebab bagi bangsa Yahudi anak adalah anugerah berharga dari Allah.
Kedua, dalam tradisi Yahudi keluarga merupakan tempat pendidikan pertama dan yang utama bagi anak.
Pola yang digunakan orang tua Israel dalam mendidik anak yaitu dengan membawa anak untuk mengikuti ritual ibadah, yaitu kegiatan keagamaan di rumah ibadah maupun merayakan hari raya keagamaan bersama keluarga, sehingga anak memiliki pengalaman langsung dengan Allah melalui ibadah, juga menggunakan simbol-simbol.
Selain itu, metode yang digunakan adalah metode verbal dan non verbal.
Ketiga, tiga hal penting yang menjadi prinsip pendidikam Shema yang tertulis di dalam Ulangan 6:4-9, yaitu mengasihi Allah, pendidikan anak adalah tanggung jawab orang tua, dan pengajaran berulang-ulang.
Related Results
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Prinsip-prinsip Penggembalaan Yesus dalam Injil Matius
Prinsip-prinsip Penggembalaan Yesus dalam Injil Matius
Tujuan artikel ini adalah agar setiap gembala mengetahui tentang prinsip-prinsip penggembalaan Yesus dalam Injil Matius yang dapat diterapkan dalam pelayanan penggembalaan masa kin...
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI
Penelitian didasari pada pengenalan dan penggunaan gadget pada anak usia dini tanpa pengawasan dari orang tua. Tujuan penelitian mengetahui penggunaan gadget, bagaimana cara orang ...
Asesmen Formatif Pada Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia
Asesmen Formatif Pada Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia
Formative assessment in early childhood education in Indonesia does not have been working well. The research aims to prove the problem that the formative assessment (assessment for...
KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) adalah anak-anak yang tumbuh dan berkembang dengan berbagai perbedaan dengan anak-anak pada umumnya. Istilah anak-anak dengan kebutuhan khusus t...
Pastoral Konseling Kepada Anak
Pastoral Konseling Kepada Anak
Di zaman serba praktis sekarang ini ada banyak hal yang membawa anak-anak untuk menjadi individualisme sehingga membuat para pelayan anak kesulitan untuk melayani anak secara past...

