Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

IMPLEMENTASI PSAK NO 107 DAN FATWA DSN MUI TENTANG AKAD Rahn PADA PEMBIAYAAN ARRUM DI PT PEGADAIAN (PERSERO) SYARIAH JELUTUNG JAMBI

View through CrossRef
Konsep yang jauh dari riba dan sesuai syariat Islam, membuat Pegadaian Syariah merupakan lembaga keuangan yang diminati oleh sebagian masyarakat, khususnya masyarakat menengah ke bawah karena mudahnya persyaratan yang harus dipenuhi, mudah diakses dan dapat dilakukan dengan waktu yang relatif singkat. Melihat mudahnya memperoleh pinjaman modal dana bagi nasabah yang memiliki usaha atau menjalankan usaha dengan cara menggadaikan barang miliknya berupa emas atau berlian. Salah satu produk Pegadaian Syariah yang member pembiayaan pinjaman kepada nasabah yang bergerak dibidang usaha adalah pembiayaan arum emas dengan pengembalian sistem angsuran yang berprinsip Syariah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi PSAK 107 dan Fatwa DSN MUI no 26 Tentang Akad Rahn Pada Pembiayaan Arrum di PT Pegadaian (Persero) Syariah Jelutung Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan tiga tahapan yaitu, (I) pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan penelusuran data on-line (2) teknik analisis data, (3) analisis data dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Pegadaian Syariah Cabang Jelutung Jambi tentang akad Rahn untuk pembiayaan arrum telah menjalankan pedoman akuntansi PSAK 107, dan telah sesuai dengan penerapan Fatwa Dewan Standar Nasional Majlis Ulama Indonesia No.26/DSN-MUI/III/2002.
Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi
Title: IMPLEMENTASI PSAK NO 107 DAN FATWA DSN MUI TENTANG AKAD Rahn PADA PEMBIAYAAN ARRUM DI PT PEGADAIAN (PERSERO) SYARIAH JELUTUNG JAMBI
Description:
Konsep yang jauh dari riba dan sesuai syariat Islam, membuat Pegadaian Syariah merupakan lembaga keuangan yang diminati oleh sebagian masyarakat, khususnya masyarakat menengah ke bawah karena mudahnya persyaratan yang harus dipenuhi, mudah diakses dan dapat dilakukan dengan waktu yang relatif singkat.
Melihat mudahnya memperoleh pinjaman modal dana bagi nasabah yang memiliki usaha atau menjalankan usaha dengan cara menggadaikan barang miliknya berupa emas atau berlian.
Salah satu produk Pegadaian Syariah yang member pembiayaan pinjaman kepada nasabah yang bergerak dibidang usaha adalah pembiayaan arum emas dengan pengembalian sistem angsuran yang berprinsip Syariah.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi PSAK 107 dan Fatwa DSN MUI no 26 Tentang Akad Rahn Pada Pembiayaan Arrum di PT Pegadaian (Persero) Syariah Jelutung Jambi.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif.
Penelitian ini dilakukan dengan tiga tahapan yaitu, (I) pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan penelusuran data on-line (2) teknik analisis data, (3) analisis data dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Pegadaian Syariah Cabang Jelutung Jambi tentang akad Rahn untuk pembiayaan arrum telah menjalankan pedoman akuntansi PSAK 107, dan telah sesuai dengan penerapan Fatwa Dewan Standar Nasional Majlis Ulama Indonesia No.
26/DSN-MUI/III/2002.

Related Results

PENYELESAIAN WANPRESTASI TERHADAP PRODUK AR-RAHN USAHA MIKRO (ARRUM) DI PEGADAIAN SYARIAH BIREUEN
PENYELESAIAN WANPRESTASI TERHADAP PRODUK AR-RAHN USAHA MIKRO (ARRUM) DI PEGADAIAN SYARIAH BIREUEN
ABSTRACKBased on the Fatwa of the National Sharia Council-MUI No. 43 of 2004 concerning Compensation (Ta'widh), it is stated that compensation may only be imposed on parties who in...
Transaksi ARRUM BPKB Kendaraan Secara Online di Pegadaian Syariah Jambi Perspektif Hukum Ekonomi Syariah
Transaksi ARRUM BPKB Kendaraan Secara Online di Pegadaian Syariah Jambi Perspektif Hukum Ekonomi Syariah
This study examines the implementation of online Arrum BPKB financing at Pegadaian Syariah Jambi from the perspective of Sharia Economic Law. Arrum BPKB (Ar-Rahn untuk Usaha Mikro)...
IMPLEMENTASI SISTEM PEMBIAYAAN GADAI EMAS BERDASARKAN FATWA MUI NO.25/DSN-MUI/III/2002 DAN NO.26/DSN-MUI/III/2002 DI PEGADAIAN SYARIAH
IMPLEMENTASI SISTEM PEMBIAYAAN GADAI EMAS BERDASARKAN FATWA MUI NO.25/DSN-MUI/III/2002 DAN NO.26/DSN-MUI/III/2002 DI PEGADAIAN SYARIAH
Penelitian ini didasari oleh munculnya salah satu produk di Pegadaian Syariah Kamal yakni gadai emas dimana masyarakat yang ingin menggadaikan barangnya tanpa harus kehilangan bara...
ANALISIS IMPLEMENTASI AKAD IJARAH DI PERBANKAN SYARIAH BERDASARKAN REGULASI DAN FATWA
ANALISIS IMPLEMENTASI AKAD IJARAH DI PERBANKAN SYARIAH BERDASARKAN REGULASI DAN FATWA
Abstract: The jarah contract in Indonesia is regulated by various regulations, such as the fatwa of the National Sharia Council of the Indonesian Ulema Council (DSN-MUI) and regula...

Back to Top