Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

FERMENTASI BEKASAM IKAN WADER SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL

View through CrossRef
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi dan konsentrasi kerak nasi sangrai terhadap mutu bekasam ikan wader. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan model Rancangan Acak lengkap (RAL) pola faktorial 3x3 dengan 3 kali ulangan terhadap lama fermentasi dan konsentrasi kerak nasi sangrai. Perlakuan penelitian yaitu pembuatan bekasam dengan menggunakan kerak nasi sangrai (30%, 40%, dan 60%) dan lama fermentasi (5, 7, dan 10 hari). Parameter yang diamati adalah kadar protein dan pH . Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama fermentasi dan konsentrasi kerak nasi sangrai berpengaruh terhadap kadar protein dan pH. Kadar protein tertinggi dihasilkan sebesar 20.0253% dengan lama fermentasi 10 hari, sedangkan konsentrasi kerak nasi sangrai terbaik dihasilkan sebesar 20.0889% pada perlakuan kerak nasi 60%. Untuk nilai pH yang terbaik adalah 5,1233 (rendah/asam) pada lama fermentasi 10 hari, dan konsentrasi kerak nasi terbaik dihasilkan pH 5,1744 (rendah/asam) pada perlakuan kerak nasi 60%.Lama fermentasi dan konsentrasi kerak nasi sangrai tidak berpengaruh terhadap kadar protein dan pH. Berdasarkan hasil penelitian ini, lama fermentasi 10 hari dan konsentrasi kerak nasi sangrai 60% dapat dijadikan sumber informasi dalam membuat bekasam ikan wader.    
Title: FERMENTASI BEKASAM IKAN WADER SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL
Description:
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi dan konsentrasi kerak nasi sangrai terhadap mutu bekasam ikan wader.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan model Rancangan Acak lengkap (RAL) pola faktorial 3x3 dengan 3 kali ulangan terhadap lama fermentasi dan konsentrasi kerak nasi sangrai.
Perlakuan penelitian yaitu pembuatan bekasam dengan menggunakan kerak nasi sangrai (30%, 40%, dan 60%) dan lama fermentasi (5, 7, dan 10 hari).
Parameter yang diamati adalah kadar protein dan pH .
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama fermentasi dan konsentrasi kerak nasi sangrai berpengaruh terhadap kadar protein dan pH.
Kadar protein tertinggi dihasilkan sebesar 20.
0253% dengan lama fermentasi 10 hari, sedangkan konsentrasi kerak nasi sangrai terbaik dihasilkan sebesar 20.
0889% pada perlakuan kerak nasi 60%.
Untuk nilai pH yang terbaik adalah 5,1233 (rendah/asam) pada lama fermentasi 10 hari, dan konsentrasi kerak nasi terbaik dihasilkan pH 5,1744 (rendah/asam) pada perlakuan kerak nasi 60%.
Lama fermentasi dan konsentrasi kerak nasi sangrai tidak berpengaruh terhadap kadar protein dan pH.
Berdasarkan hasil penelitian ini, lama fermentasi 10 hari dan konsentrasi kerak nasi sangrai 60% dapat dijadikan sumber informasi dalam membuat bekasam ikan wader.
   .

Related Results

Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan nelayan dan pedagang perantara; 2) saluran pemasaran ikan; dan 3) margin pemasaran ikan. Metode anal...
Pengaruh Lama Waktu Fermentasi Akhir (Final Proofing) Terhadap Kualitas Japanese Milk Bread
Pengaruh Lama Waktu Fermentasi Akhir (Final Proofing) Terhadap Kualitas Japanese Milk Bread
Abstract This study aims to study the effect of the length of the time of final fermentation (final proofing) in making Japanese Milk Bread. This research was conducted at th...
PENGARUH LAMA FERMENTASI DAN SUMBER KARBOHIDRAT TERHADAP KARAKTERISTIK MUTU BEKASAM IKAN SELUANG (Rasbora argyrotaenia)
PENGARUH LAMA FERMENTASI DAN SUMBER KARBOHIDRAT TERHADAP KARAKTERISTIK MUTU BEKASAM IKAN SELUANG (Rasbora argyrotaenia)
Bekasam merupakan makanan tradisional dari fermentasi ikan yang berasal provinsi lampung. Fermentasi dilakukan secara spontan dengan penambahan garam dan nasi sebagai sumber karboh...
Bioteknologi Lingkungan Perairan
Bioteknologi Lingkungan Perairan
Buku ini membawa pembaca dalam perjalanan yang menarik dan penuh inspirasi melalui dunia bioteknologi modern. Setiap babnya dirancang untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh ten...
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
Biji kakao kering ditingkat petani sebagian besar dihasilkan tanpa fermentasiyang mempunyai beberapa kelemahan diantaranya tidak menghasilkan prekursorflavour khas kakao. Upaya unt...
ANALISIS PERUBAHAN PROTEIN IKAN SELAMA PENGOLAHAN DENGAN PENGGARAMAN
ANALISIS PERUBAHAN PROTEIN IKAN SELAMA PENGOLAHAN DENGAN PENGGARAMAN
Indonesia Sejauh ini, belum ada studi terkait pengaruh tahapan proses pengolahan ikan tradisional di Indonesia terhadap perubahan profil bobot molekul serta alergenisitasnya. Tujua...

Back to Top