Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EFEKTIVITAS KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMA N 03 LANGGAM KECAMATAN LANGGAM KABUPATEN PELALAWAN

View through CrossRef
Dysmenorrhea is pain experienced during menstruation caused by increased prostaglandin production, which leads to excessive uterine contractions. Dysmenorrhea pain can interfere with the academic activities, concentration, and quality of life of adolescent girls. One non-pharmacological measure to alleviate this pain is the application of warm compresses. This study aimed to determine the effect of warm compresses on reducing dysmenorrhea pain intensity among adolescent girls at SMA Negeri 03 Langgam. A quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach was employed. The study sample consisted of 40 respondents selected via total sampling. Pain intensity was measured using the Numeric Rating Scale before and after the application of warm compresses. Data analysis was conducted using the paired-sample t-test with a significance level of α = 0.05. The results showed that the mean pain intensity was 3.23 ± 1.143 before the warm compress application and decreased to 0.28 ± 0.554 afterward. Statistical analysis yielded a t-value of 24.898 (p < 0.001), indicating a significant effect of warm compresses on reducing dysmenorrhea pain intensity; thus, it can be concluded that warm compresses are effective in reducing dysmenorrhea pain intensity among adolescent girls. Warm compresses are recommended as a safe, simple, cost-effective, and self-administered non-pharmacological therapy to help alleviate menstrual pain.   Dismenore merupakan nyeri yang dirasakan saat menstruasi akibat peningkatan produksi prostaglandin yang menyebabkan kontraksi uterus berlebihan. Nyeri dismenore dapat mengganggu aktivitas belajar, konsentrasi, serta kualitas hidup remaja putri. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri adalah pemberian kompres hangat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres hangat terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri di SMA Negeri 03 Langgam. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 40 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale sebelum dan sesudah pemberian kompres hangat. Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas nyeri sebelum pemberian kompres hangat adalah 3,23 ± 1,143, sedangkan setelah pemberian kompres hangat menurun menjadi 0,28 ± 0,554. Hasil uji statistik  menunjukkan nilai t = 24,898 dengan p < 0,001, yang menunjukkan ada pengaruh signifikan pemberian kompres hangat terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri, dapat disimpulkan pemberian kompres hangat efektif menurunkan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri. Kompres hangat direkomendasikan sebagai terapi nonfarmakologis yang aman, mudah, murah, dan dapat dilakukan sendiri untuk membantu mengurangi nyeri menstruasi.
Title: EFEKTIVITAS KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMA N 03 LANGGAM KECAMATAN LANGGAM KABUPATEN PELALAWAN
Description:
Dysmenorrhea is pain experienced during menstruation caused by increased prostaglandin production, which leads to excessive uterine contractions.
Dysmenorrhea pain can interfere with the academic activities, concentration, and quality of life of adolescent girls.
One non-pharmacological measure to alleviate this pain is the application of warm compresses.
This study aimed to determine the effect of warm compresses on reducing dysmenorrhea pain intensity among adolescent girls at SMA Negeri 03 Langgam.
A quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach was employed.
The study sample consisted of 40 respondents selected via total sampling.
Pain intensity was measured using the Numeric Rating Scale before and after the application of warm compresses.
Data analysis was conducted using the paired-sample t-test with a significance level of α = 0.
05.
The results showed that the mean pain intensity was 3.
23 ± 1.
143 before the warm compress application and decreased to 0.
28 ± 0.
554 afterward.
Statistical analysis yielded a t-value of 24.
898 (p < 0.
001), indicating a significant effect of warm compresses on reducing dysmenorrhea pain intensity; thus, it can be concluded that warm compresses are effective in reducing dysmenorrhea pain intensity among adolescent girls.
Warm compresses are recommended as a safe, simple, cost-effective, and self-administered non-pharmacological therapy to help alleviate menstrual pain.
  Dismenore merupakan nyeri yang dirasakan saat menstruasi akibat peningkatan produksi prostaglandin yang menyebabkan kontraksi uterus berlebihan.
Nyeri dismenore dapat mengganggu aktivitas belajar, konsentrasi, serta kualitas hidup remaja putri.
Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri adalah pemberian kompres hangat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres hangat terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri di SMA Negeri 03 Langgam.
Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design.
Sampel penelitian berjumlah 40 responden dengan menggunakan teknik total sampling.
Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale sebelum dan sesudah pemberian kompres hangat.
Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas nyeri sebelum pemberian kompres hangat adalah 3,23 ± 1,143, sedangkan setelah pemberian kompres hangat menurun menjadi 0,28 ± 0,554.
Hasil uji statistik  menunjukkan nilai t = 24,898 dengan p < 0,001, yang menunjukkan ada pengaruh signifikan pemberian kompres hangat terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri, dapat disimpulkan pemberian kompres hangat efektif menurunkan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri.
Kompres hangat direkomendasikan sebagai terapi nonfarmakologis yang aman, mudah, murah, dan dapat dilakukan sendiri untuk membantu mengurangi nyeri menstruasi.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI KOMPRES HANGAT WARM WATER ZAK (WWZ) TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENOREA
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI KOMPRES HANGAT WARM WATER ZAK (WWZ) TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENOREA
Pendahuluan : Angka kejadian dismenore di Indonesia sebesar 64,25% yang terdiri dari 54,89% mengalami dismenore primer dan 9,36%  mengalami dismenore sekunder. Terapi non farmakol...
Penerapan kompres hangat terhadap penurunan dismenore pada remaja putri
Penerapan kompres hangat terhadap penurunan dismenore pada remaja putri
Background: Dysmenorrhea is abdominal pain that comes from uterine cramps that occur during menstruation. Pain occurs at the same time as the onset of menstruation and lasts severa...
PERBEDAAN PEMBERIAN KOMPRES AIR HANGAT DENGAN KOMPRES JAHE TERHADAP PENURUNAN NYERI REMATIK PADA LANSIA: STUDI KASUS
PERBEDAAN PEMBERIAN KOMPRES AIR HANGAT DENGAN KOMPRES JAHE TERHADAP PENURUNAN NYERI REMATIK PADA LANSIA: STUDI KASUS
Pendahuluan: Rematik merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering terjadi pada lansia. Rematik menyerang anggota tubuh yang bergerak, yaitu bagian tubuh yang berhubungan...
Pengaruh Kompres Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Siswi di MTs Miftahul Iman
Pengaruh Kompres Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Siswi di MTs Miftahul Iman
Masa menstruasi merupakan fenomena alamiah yang terjadi sepanjang fase reproduksi setiap wanita. Kebanyakan wanita mengalami nyeri selama periode menstruasi tersebut. Nyeri ini dap...
Kompres Hangat Menurunkan Dismenore Pada Remaja Putri
Kompres Hangat Menurunkan Dismenore Pada Remaja Putri
Dismenore merupakan masalah menstruasi yang umum dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta kualitas hidup. Metode non-farmakologis seperti kompres air h...
Efek Kompres Hangat dan Pemberian Air Kelapa terhadap Dismenore Primer pada Remaja Putri Pondok Pesantren Modern Al Ikhlash Putri Kuningan
Efek Kompres Hangat dan Pemberian Air Kelapa terhadap Dismenore Primer pada Remaja Putri Pondok Pesantren Modern Al Ikhlash Putri Kuningan
Latar Belakang: Kalangan remaja putri yang tengah menstruasi menunjukkan masih tingginya angka kejadian dismenore primer yang sangat mengganggu berupa kram perut atau gangguan nyer...
PENGARUH MASASE ABDOMINAL EFFLEURAGE DAN KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP NYERI DISMINORE PADA MAHASISWI KEBIDANAN STIKES AS SYIFA KISARAN
PENGARUH MASASE ABDOMINAL EFFLEURAGE DAN KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP NYERI DISMINORE PADA MAHASISWI KEBIDANAN STIKES AS SYIFA KISARAN
Astarto menulis bahwa Disminore merupakan salah satu jenis rasa tidak nyaman pada menstruasi yang paling banyak menyerang perut bagian bawah, namun dapat juga menjalar ke paha atas...

Back to Top