Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kajian Pustaka: Aktivitas Antihiperurisemia dari Tanaman Suku Myrtaceae

View through CrossRef
Abstract. Hyperuricemia is a condition of increased uric acid levels in the blood that can cause joint inflammation (gout arthritis). This study aims to examine the potential of Myrtaceae plants as natural antihyperuricemic agents. The method used is Systematic Literature Review (SLR) with an exploratory approach to national and international scientific publications. Data collection techniques were carried out by searching articles in the PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar databases using specific keywords related to antihyperuricemic activity and the Myrtaceae family. Inclusion criteria in this study included articles discussing the antihyperuricemic activity of Myrtaceae plants, both through in vitro and in vivo tests, and published in reputable scientific journals. A total of 20 selected articles showed that nine species from the genera Syzygium, Psidium, Eucalyptus, and Campomanesia have antihyperuricemic activity. The leaves are the most frequently used part of the plant (80% of studies) because of their high bioactive compound content. Three main mechanisms were found, namely: inhibition of the xanthine oxidase (XO) enzyme, increased excretion of uric acid through the kidneys, and antioxidant and anti-inflammatory effects. The XO inhibition mechanism is the most dominant in various studies. These results indicate that Myrtaceae plants have great potential as a safe and sustainable alternative therapy for hyperuricemia. Abstrak. Hiperurisemia merupakan kondisi meningkatnya kadar asam urat dalam darah yang dapat menyebabkan peradangan sendi (gout arthritis). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi tanaman suku Myrtaceae sebagai agen antihiperurisemia alami. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan eksploratif terhadap publikasi ilmiah nasional dan internasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran artikel di database PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar menggunakan kata kunci spesifik terkait aktivitas antihiperurisemia dari suku Myrtaceae. Kriteria inklusi dalam penelitian ini meliputi artikel yang membahas aktivitas antihiperurisemia tanaman Myrtaceae, baik melalui uji in vitro maupun in vivo, serta dipublikasikan dalam jurnal ilmiah bereputasi. Sebanyak 20 artikel terpilih menunjukkan bahwa sembilan spesies dari genus Syzygium, Psidium, Eucalyptus, dan Campomanesia memiliki aktivitas antihiperurisemia. Bagian daun merupakan bagian tanaman yang paling sering digunakan (80% dari studi) karena kandungan senyawa bioaktifnya yang tinggi. Tiga mekanisme utama yang ditemukan yaitu: penghambatan enzim xantin oksidase (XO), peningkatan ekskresi asam urat melalui ginjal, serta efek antioksidan dan antiinflamasi. Mekanisme penghambatan XO merupakan yang paling dominan dalam berbagai penelitian. Hasil ini menunjukkan bahwa tanaman Myrtaceae memiliki potensi besar sebagai terapi alternatif hiperurisemia yang aman dan berkelanjutan.
Title: Kajian Pustaka: Aktivitas Antihiperurisemia dari Tanaman Suku Myrtaceae
Description:
Abstract.
Hyperuricemia is a condition of increased uric acid levels in the blood that can cause joint inflammation (gout arthritis).
This study aims to examine the potential of Myrtaceae plants as natural antihyperuricemic agents.
The method used is Systematic Literature Review (SLR) with an exploratory approach to national and international scientific publications.
Data collection techniques were carried out by searching articles in the PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar databases using specific keywords related to antihyperuricemic activity and the Myrtaceae family.
Inclusion criteria in this study included articles discussing the antihyperuricemic activity of Myrtaceae plants, both through in vitro and in vivo tests, and published in reputable scientific journals.
A total of 20 selected articles showed that nine species from the genera Syzygium, Psidium, Eucalyptus, and Campomanesia have antihyperuricemic activity.
The leaves are the most frequently used part of the plant (80% of studies) because of their high bioactive compound content.
Three main mechanisms were found, namely: inhibition of the xanthine oxidase (XO) enzyme, increased excretion of uric acid through the kidneys, and antioxidant and anti-inflammatory effects.
The XO inhibition mechanism is the most dominant in various studies.
These results indicate that Myrtaceae plants have great potential as a safe and sustainable alternative therapy for hyperuricemia.
Abstrak.
Hiperurisemia merupakan kondisi meningkatnya kadar asam urat dalam darah yang dapat menyebabkan peradangan sendi (gout arthritis).
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi tanaman suku Myrtaceae sebagai agen antihiperurisemia alami.
Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan eksploratif terhadap publikasi ilmiah nasional dan internasional.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran artikel di database PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar menggunakan kata kunci spesifik terkait aktivitas antihiperurisemia dari suku Myrtaceae.
Kriteria inklusi dalam penelitian ini meliputi artikel yang membahas aktivitas antihiperurisemia tanaman Myrtaceae, baik melalui uji in vitro maupun in vivo, serta dipublikasikan dalam jurnal ilmiah bereputasi.
Sebanyak 20 artikel terpilih menunjukkan bahwa sembilan spesies dari genus Syzygium, Psidium, Eucalyptus, dan Campomanesia memiliki aktivitas antihiperurisemia.
Bagian daun merupakan bagian tanaman yang paling sering digunakan (80% dari studi) karena kandungan senyawa bioaktifnya yang tinggi.
Tiga mekanisme utama yang ditemukan yaitu: penghambatan enzim xantin oksidase (XO), peningkatan ekskresi asam urat melalui ginjal, serta efek antioksidan dan antiinflamasi.
Mekanisme penghambatan XO merupakan yang paling dominan dalam berbagai penelitian.
Hasil ini menunjukkan bahwa tanaman Myrtaceae memiliki potensi besar sebagai terapi alternatif hiperurisemia yang aman dan berkelanjutan.

Related Results

ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
Bahasa merupakan aspek terpenting dalam hidup setiap individu. Bahasa adalah sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu individu dengan individu lainnya. Dengan m...
Uji Efektivitas Beberapa Jenis Tanaman Penutup Tanah (Ground Cover) Terhadap Gulma Jagung (Zea mays L.)
Uji Efektivitas Beberapa Jenis Tanaman Penutup Tanah (Ground Cover) Terhadap Gulma Jagung (Zea mays L.)
Belum ditemukan informasi dan data yang akurat jenis tanaman penutup tanah yang sesuai dan efektif menekan pertumbuhan gulma, namun tidak menimbulkan saingan terhadap tanaman jagun...
Identification of Honeybee Feeding Plants as Source of Nectar and Pollen
Identification of Honeybee Feeding Plants as Source of Nectar and Pollen
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tanaman yang berpotensi sebagai pakan lebah dan tanaman penghasil nektar dan polen sebagai sumber pakan lebah. Lokasi pe...
Penerapan Model Biointensif untuk Mengendalikan Hama pada Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.)
Penerapan Model Biointensif untuk Mengendalikan Hama pada Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.)
Tanaman cabai besar (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura dari famili solanaceae yang banyak dibudidayakan secara komersial di Indonesia khususnya di Sulaw...
POLA KOMUNIKASI VERBAL DALAM HARMONIASI KOMUNIKASI SUKU JAWA DAN SUKU SERAWAI DI KABUPATEN SELUMA
POLA KOMUNIKASI VERBAL DALAM HARMONIASI KOMUNIKASI SUKU JAWA DAN SUKU SERAWAI DI KABUPATEN SELUMA
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pola komunikasi antarbudaya yang dikembangkan oleh masyarakat etnis Jawa dan etnis Serawai di desa Penago I Kecamatan Ilir Talo kabupaten S...
IDENTIFIKASI JENIS TANAMAN SEBAGAI BAHAN BAKU PRODUKSI OLEH-OLEH DI CV ARJUNA FLORA BATU MALANG
IDENTIFIKASI JENIS TANAMAN SEBAGAI BAHAN BAKU PRODUKSI OLEH-OLEH DI CV ARJUNA FLORA BATU MALANG
Tanaman merupakan tumbuhan yang dirawat atau dipelihara pada suatu media untuk mengambil manfaat atau dipanen ketika sampai waktu tertentu. CV Arjuna Flora merupakan perusahaan yan...

Back to Top