Javascript must be enabled to continue!
Analisis Erosi Tanah Akibat Alih Fungsi Lahan Hutan di Sub DAS Krueng Meuh Aceh
View through CrossRef
Erosi menjadi permasalahan utama yang menyebabkan degradasi tanah. Erosi menimbulkan banyak permasalahan seperti berkurangnya kesuburan tanah, pendangkalan waduk, hilangnya unsur hara tanah, kerusakan ekologi lingkungan, dan penurunan produksivitas pertanian. Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan telah mengalami degradasi tanah dalam bentuk banjir sehingga menimbulkan erosi. Permasalahan banjir yang terjadi setiap tahun di DAS Krueng Peusangan, khususnya di Sub DAS Krueng Meuh akibat dari alih fungsi lahan hutan menimbulkan dampak bagi masyarakat dan lingkungan. Tujuan penelitian untuk memetakan sebaran daerah erosi di Sub DAS Kreung Meuh. Metode penelitian menggunakan Analisis spasial RUSLE. Analisis RUSLE menggunakan data erosivitas Hujan, erosdibilitas tanah, panjang dan kemiringan lereng, penggunaan lahan dan tindakan konservasi. Hasil penelitian menununjukkan Sub DAS Krueng Meuh telah mengalami erosi kategori sangat ringan, ringan, sedang, berat, dan sangat berat. Erosi sedang mendominasi wilayah Sub DAS Krueng Meuh dengan luas 4.762,34 ha. Erosi berat dan sangat berat terjadi pada kemiringan lereng >15% dengan luas 1.675,27 ha. Sedangkan erosi sangat ringan terjadi pada kemiringan lereng <8% (datar) dengan penggunaan lahan hutan dengan luas 4.224,01 ha dan 1.585,48 ha.
Universitas Muhammadiyah Parepare
Title: Analisis Erosi Tanah Akibat Alih Fungsi Lahan Hutan di Sub DAS Krueng Meuh Aceh
Description:
Erosi menjadi permasalahan utama yang menyebabkan degradasi tanah.
Erosi menimbulkan banyak permasalahan seperti berkurangnya kesuburan tanah, pendangkalan waduk, hilangnya unsur hara tanah, kerusakan ekologi lingkungan, dan penurunan produksivitas pertanian.
Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan telah mengalami degradasi tanah dalam bentuk banjir sehingga menimbulkan erosi.
Permasalahan banjir yang terjadi setiap tahun di DAS Krueng Peusangan, khususnya di Sub DAS Krueng Meuh akibat dari alih fungsi lahan hutan menimbulkan dampak bagi masyarakat dan lingkungan.
Tujuan penelitian untuk memetakan sebaran daerah erosi di Sub DAS Kreung Meuh.
Metode penelitian menggunakan Analisis spasial RUSLE.
Analisis RUSLE menggunakan data erosivitas Hujan, erosdibilitas tanah, panjang dan kemiringan lereng, penggunaan lahan dan tindakan konservasi.
Hasil penelitian menununjukkan Sub DAS Krueng Meuh telah mengalami erosi kategori sangat ringan, ringan, sedang, berat, dan sangat berat.
Erosi sedang mendominasi wilayah Sub DAS Krueng Meuh dengan luas 4.
762,34 ha.
Erosi berat dan sangat berat terjadi pada kemiringan lereng >15% dengan luas 1.
675,27 ha.
Sedangkan erosi sangat ringan terjadi pada kemiringan lereng <8% (datar) dengan penggunaan lahan hutan dengan luas 4.
224,01 ha dan 1.
585,48 ha.
Related Results
Analisis Indeks Kekeringan Hidrologi DAS Krueng Aceh (Studi Kasus Sub DAS Krueng Jreue dan Sub DAS Krueng Khee)
Analisis Indeks Kekeringan Hidrologi DAS Krueng Aceh (Studi Kasus Sub DAS Krueng Jreue dan Sub DAS Krueng Khee)
Abstrak. Luas Sub DAS Krueng Jreue 23.218,06 Ha dan Sub DAS Krueng Khee 9.599,66 Ha. Berdasarkan hasil kajian bahwa luas vegetasi tutupan lahan semakin berkurang setiap tahunnya d...
Analisis Karakteristik Hidrologi DAS Krueng Aceh, Provinsi Aceh (Studi Kasus Sub DAS Krueng Jreu dan Sub DAS Krueng Khea)
Analisis Karakteristik Hidrologi DAS Krueng Aceh, Provinsi Aceh (Studi Kasus Sub DAS Krueng Jreu dan Sub DAS Krueng Khea)
Abstrak. Perilaku air (hidrologi) sungai dalam suatu DAS dipengaruhi oleh penggunaan lahan sebagai akibat adanya aktivitas manusia. DAS Krueng Aceh merupakan salah satu DAS yang te...
Dampak Alih Fungsi Lahan Hutan Menjadi Lahan Perkebunan Terhadap Kualitas Fisik Tanah
Dampak Alih Fungsi Lahan Hutan Menjadi Lahan Perkebunan Terhadap Kualitas Fisik Tanah
ABSTRACT
The conversion of land from forest land to plantation land causes the surface of the land to be exposed for quite a long time. This results in rapid decomposition of organ...
ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN PENDUDUK DI KECAMATAN SAYUNG KABUPATEN DEMAK
ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN PENDUDUK DI KECAMATAN SAYUNG KABUPATEN DEMAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perubahan fungsi lahan pertanian, 2) Dampaknya alih fungsi lahan terhadap kehidupan pendudukyang meliputi luas kepemilikan lahan, alih...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH DI KABUPATEN BOGOR
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH DI KABUPATEN BOGOR
AbstrakPerkembangan luas alih fungsi lahan sawah di Kabupaten Bogor dari tahun ke tahun berfluktuasi. Alih fungsi lahan sawah di Kabupaten Bogor dapat dipengaruhi oleh beberapa fak...
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengaruh Faktor Panjang Kelerengan Terhadap Penentuan Awal Erosi Lahan
Pengaruh Faktor Panjang Kelerengan Terhadap Penentuan Awal Erosi Lahan
ABSTRAKSalah satu faktor penentu dalam analisis erosi lahan adalah faktor panjang kelerengan lahan daerah aliran sungai. Perubahan panjang kelerengan, akan memberikan dampak terhad...

