Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS HUBUNGAN GEOMETRIK JALAN TERHADAP KESELAMATAN JALAN BYPASS MOJOKERTO KM SBY 51-63

View through CrossRef
Bypass Mojokerto merupakan jalur utama transportasi antar kota maupun propinsi yang digunakan untuk mengalihkan kawasan dengan aktivitas kepadatan tinggi. Berdasarkan data Satlantas Polresta Mojokerto kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2019 terdapat 436 kasus kecelakaan dengan 57 orang meninggal. Faktor penyebab kecelakaan lalu lintas adalah kondisi geometrik jalan yang tidak sesuai standart komponen perencanaan Bina Marga Tahun 1997. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis hubungan geometrik jalan dengan keselamatan jalan raya pada ruas jalan Bypass Mojokerto KM Surabaya (Sby) 51-63. Data penelitian yang digunakan adalah geometrik jalan meliputi jari-jari tikungan, derajat kelengkungan, dan superelevasi serta data elemen keselamatan yaitu nilai Equivalent Accident Number (EAN), angka kecelakaan, dan tingkat kecelakaan. Survei langsung dilakukan guna mengetahui letak tikungan dalam KM. Sedangkan pengolahan data menggunakan googlemaps dan google earth. Sedangkan data elemen keselamatan diperoleh dari Polres Mojokerto. Data geometrik jalan yang diperoleh kemudian diolah menggunakan software Autocad dan dilakukan perhitungan menggunakan excel. Pada penelitian ini, analisis yang digunakan untuk menganalisis pengaruh hubungan yaitu dengan metode uji statistik analisis regresi linier, berganda, dan polinomial menggunakan excel. Hasil dari ketiga analisis dibandingkan guna mendapatkan nilai persentase yang memberikan pengaruh terbesar terhadap keselamatan lalu lintas. Berdasarkan hasil penelitian, geometrik jalan yang dapat memberikan pengaruh paling besar terhadap keselamatan jalan yaitu superelevasi, derajat kelengkungan, dan kelandaian dengan nilai R2 masing-masing sebesar 39.34%; 49.94%; 35.65%. Hasil analisis hubungan superelevasi terhadap keselamatan jalan menggunakan analisis regresi polinomial memiliki nilai R2 = 0.393 dengan persamaan Y = -46518X2 + 4716.3X – 100.92. Sedangkan hasil analisis derajat kelengkungan terhadap keselamatan jalan menggunakan analisis regresi polinomial memiliki nilai R2 = 0.499 dengan persamaan Y = 0.0002X2 – 0.0123X + 0.2412. Selain itu, hasil analisis kelandaian terhadap keselamatan jalan menggunakan analisis regresi polinomial memiliki nilai R2 = 0.356 dengan persamaan Y = 6.1457X2 – 9.3246X + 6.4163.
Title: ANALISIS HUBUNGAN GEOMETRIK JALAN TERHADAP KESELAMATAN JALAN BYPASS MOJOKERTO KM SBY 51-63
Description:
Bypass Mojokerto merupakan jalur utama transportasi antar kota maupun propinsi yang digunakan untuk mengalihkan kawasan dengan aktivitas kepadatan tinggi.
Berdasarkan data Satlantas Polresta Mojokerto kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2019 terdapat 436 kasus kecelakaan dengan 57 orang meninggal.
Faktor penyebab kecelakaan lalu lintas adalah kondisi geometrik jalan yang tidak sesuai standart komponen perencanaan Bina Marga Tahun 1997.
Oleh karena itu perlu dilakukan analisis hubungan geometrik jalan dengan keselamatan jalan raya pada ruas jalan Bypass Mojokerto KM Surabaya (Sby) 51-63.
Data penelitian yang digunakan adalah geometrik jalan meliputi jari-jari tikungan, derajat kelengkungan, dan superelevasi serta data elemen keselamatan yaitu nilai Equivalent Accident Number (EAN), angka kecelakaan, dan tingkat kecelakaan.
Survei langsung dilakukan guna mengetahui letak tikungan dalam KM.
Sedangkan pengolahan data menggunakan googlemaps dan google earth.
Sedangkan data elemen keselamatan diperoleh dari Polres Mojokerto.
Data geometrik jalan yang diperoleh kemudian diolah menggunakan software Autocad dan dilakukan perhitungan menggunakan excel.
Pada penelitian ini, analisis yang digunakan untuk menganalisis pengaruh hubungan yaitu dengan metode uji statistik analisis regresi linier, berganda, dan polinomial menggunakan excel.
Hasil dari ketiga analisis dibandingkan guna mendapatkan nilai persentase yang memberikan pengaruh terbesar terhadap keselamatan lalu lintas.
Berdasarkan hasil penelitian, geometrik jalan yang dapat memberikan pengaruh paling besar terhadap keselamatan jalan yaitu superelevasi, derajat kelengkungan, dan kelandaian dengan nilai R2 masing-masing sebesar 39.
34%; 49.
94%; 35.
65%.
Hasil analisis hubungan superelevasi terhadap keselamatan jalan menggunakan analisis regresi polinomial memiliki nilai R2 = 0.
393 dengan persamaan Y = -46518X2 + 4716.
3X – 100.
92.
Sedangkan hasil analisis derajat kelengkungan terhadap keselamatan jalan menggunakan analisis regresi polinomial memiliki nilai R2 = 0.
499 dengan persamaan Y = 0.
0002X2 – 0.
0123X + 0.
2412.
Selain itu, hasil analisis kelandaian terhadap keselamatan jalan menggunakan analisis regresi polinomial memiliki nilai R2 = 0.
356 dengan persamaan Y = 6.
1457X2 – 9.
3246X + 6.
4163.

Related Results

Pengaruh Geometrik dan Lingkungan Jalan Pada Kecelakaan Lalulintas di Jalan perkotaan
Pengaruh Geometrik dan Lingkungan Jalan Pada Kecelakaan Lalulintas di Jalan perkotaan
Jalan perkotaan merupakan prasarana yang sangat penting dalam menunjang aktivitas sosial dan ekonomi penduduk perkotaan. Karena itu perlu diciptakan suatu sistem transportasi jalan...
ANALISIS PENGARUH DESAIN GEOMETRIK JALAN TERHADAP TINGKAT KECELAKAAN LALU LINTAS DI LOKASI RAWAN KECELAKAAN
ANALISIS PENGARUH DESAIN GEOMETRIK JALAN TERHADAP TINGKAT KECELAKAAN LALU LINTAS DI LOKASI RAWAN KECELAKAAN
AbstractThis study aims to analyze the relationship between road geometric parameters and traffic accident rates with a primary focus on the influence of curve radius, road curvatu...
GAYA RETORIKA KEPALA NEGARA RI: ANALISIS KOMPARATIF SUSILO BAMBANG YUDHOYONO (SBY) DAN JOKO WIDODO
GAYA RETORIKA KEPALA NEGARA RI: ANALISIS KOMPARATIF SUSILO BAMBANG YUDHOYONO (SBY) DAN JOKO WIDODO
AbstrakPenelitian ini membahas tentang kanon gaya retorika (Chanon Rethoric) kepala negara, yaitu Susilo BambangYudhoyono dan Joko Widodo. Baik Susilo Bambang Yudhoyono maupun Joko...
KOREKSI TUTURAN OLEH SBY (STUDI KASUS WAWANCARA KHUSUS “SAATNYA SBY BICARA” DI METRO TV)
KOREKSI TUTURAN OLEH SBY (STUDI KASUS WAWANCARA KHUSUS “SAATNYA SBY BICARA” DI METRO TV)
This research aims at describing the reasons, mechanism and forms of self-repair as well as describing the relationship between  the employment of self-repair and SBY as the speake...
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
Abstract   The quality of road services includes the performance of road infrastructure components, which include road pavement structures, road geometry, road complementary buil...
Analisa Ring Road Ngawi Sta 3+200- Sta 6+200 Kabupaten Ngawi Propinsi Jawa Timur
Analisa Ring Road Ngawi Sta 3+200- Sta 6+200 Kabupaten Ngawi Propinsi Jawa Timur
Proyek pembangunan jalan Ring Road  Ngawi ini merupakan jalan alternatif untuk mengurangi kemacetan yang terjadi pada ruas jalan dari arah Surabaya menuju Solo dan sebaliknya. Proy...
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
Jalur hijau kota Pekanbaru didominasi penanaman pohon dengan berbagai macam bentuk tajuk dan juga penanaman perdu dan penutup tanah dengan berbagai macam pola. Evaluasi terhadap ta...
KAJIAN KOMUNIKATOR POLITIK INDONESIA PERIODE 2009-2014: ANALISIS KOMUNIKASI POLITIK SUSILO BAMBANG YUDHOYONO
KAJIAN KOMUNIKATOR POLITIK INDONESIA PERIODE 2009-2014: ANALISIS KOMUNIKASI POLITIK SUSILO BAMBANG YUDHOYONO
Komunikator politik adalah individu atau sekelompok individu yang menyampaikan pesan yang berkaitan dengan kekuasaan dan kebijakan/aturan/kewenangan pemerintah yang bertujuan untuk...

Back to Top