Javascript must be enabled to continue!
Rehabilitasi Prostetik Paska Hemimaksilektomi pada Pasien Edentulos
View through CrossRef
Latar belakang. Hemimaksilektomi adalah reseksi sebagian maksila pada satu sisi. Defek yang dihasilkan setelah hemimaksilektomi akan menyebabkan kecacatan pada wajah serta akan menimbulkan gangguan stomatognatik. Rehabilitasi prostetik merupakan suatu bagian yang penting dalam rekonstruksi rongga mulut pasien pasca pembedahan kanker rongga mulut. Upaya rehabilitasi ini mencakup bentuk perawatan yang melibatkan kerjasama multidisipliner dengan bagian ilmu penyakit mulut, bedah onkologi dan prostodonsi. Tujuan. Penulisan laporan kasus ini bertujuan untuk menginformasikan rehabilitasi prostetik pasca hemimaksilektomi untuk pasien edentulous. Kasus dan penanganan. Pasien laki-laki berumur 65 tahun datang ke RSGM Prof Soedomo dengan diagnose kanker di palatum dan akan dilakukan hemimaksilektomi di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. Protesa yang digunakan dalam rehabilitasi prostetik ini adalah obturator imidiat, obturator interim dan obturator definitive. Obturator definitif pada pasien edentulous berupa gigi tiruan lengkap dengan bulb pada sisi defek. Bentuk obturator dibuat dengan mengoptimalisasi retensi dari struktur anatomi yang tersisa. Kesimpulan. Rehabilitasi prostodontik pada pasien edentulous pasca hemimaksilektomi adalah dengan obturator imidiat, obturator interim dan obturator definitive berupa gigi tiruan lengkap dengan bulb. Background. Hemimaxillectomy is resection on unilateral side of maxilla. Maxillary defect that occurred after hemimaxillectomy result in facial deformities and stomatognatic disfunction. Prosthetic rehabilitation is essential part in oral reconstruction after patient undergone oral cancer surgery. Rehabilitative efforts involve treatment modalities involving multidiscipliner teamwork with oral pathologist, oncologist and prosthodontist. Purpose. Purpose of the report was to inform the prosthetic rehabilitation after hemimaxillectomy in completely edentulous patient. Case and treatment. A 65 years male diagnosed cancer on palatal referred to RSGM Prof Soedomo in order to prepare prosthodontic rehabilitation after hemimaxillectomy in RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta. Prosthesis used in this rehabilitation were immediate obturator, interim obturator and definitive obturator. Obturator for completely edentulous patients is complete denture with the bulb on defect side. The shape of obturator was designed to optimalize retention from the remaining anatomical structure. Conclusion. Prosthetic rehabilitation for hemimaxillectomy edentulous patient were immediate obturator, interim obturator and definitive obturator.
Universitas Gadjah Mada
Title: Rehabilitasi Prostetik Paska Hemimaksilektomi pada Pasien Edentulos
Description:
Latar belakang.
Hemimaksilektomi adalah reseksi sebagian maksila pada satu sisi.
Defek yang dihasilkan setelah hemimaksilektomi akan menyebabkan kecacatan pada wajah serta akan menimbulkan gangguan stomatognatik.
Rehabilitasi prostetik merupakan suatu bagian yang penting dalam rekonstruksi rongga mulut pasien pasca pembedahan kanker rongga mulut.
Upaya rehabilitasi ini mencakup bentuk perawatan yang melibatkan kerjasama multidisipliner dengan bagian ilmu penyakit mulut, bedah onkologi dan prostodonsi.
Tujuan.
Penulisan laporan kasus ini bertujuan untuk menginformasikan rehabilitasi prostetik pasca hemimaksilektomi untuk pasien edentulous.
Kasus dan penanganan.
Pasien laki-laki berumur 65 tahun datang ke RSGM Prof Soedomo dengan diagnose kanker di palatum dan akan dilakukan hemimaksilektomi di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta.
Protesa yang digunakan dalam rehabilitasi prostetik ini adalah obturator imidiat, obturator interim dan obturator definitive.
Obturator definitif pada pasien edentulous berupa gigi tiruan lengkap dengan bulb pada sisi defek.
Bentuk obturator dibuat dengan mengoptimalisasi retensi dari struktur anatomi yang tersisa.
Kesimpulan.
Rehabilitasi prostodontik pada pasien edentulous pasca hemimaksilektomi adalah dengan obturator imidiat, obturator interim dan obturator definitive berupa gigi tiruan lengkap dengan bulb.
Background.
Hemimaxillectomy is resection on unilateral side of maxilla.
Maxillary defect that occurred after hemimaxillectomy result in facial deformities and stomatognatic disfunction.
Prosthetic rehabilitation is essential part in oral reconstruction after patient undergone oral cancer surgery.
Rehabilitative efforts involve treatment modalities involving multidiscipliner teamwork with oral pathologist, oncologist and prosthodontist.
Purpose.
Purpose of the report was to inform the prosthetic rehabilitation after hemimaxillectomy in completely edentulous patient.
Case and treatment.
A 65 years male diagnosed cancer on palatal referred to RSGM Prof Soedomo in order to prepare prosthodontic rehabilitation after hemimaxillectomy in RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta.
Prosthesis used in this rehabilitation were immediate obturator, interim obturator and definitive obturator.
Obturator for completely edentulous patients is complete denture with the bulb on defect side.
The shape of obturator was designed to optimalize retention from the remaining anatomical structure.
Conclusion.
Prosthetic rehabilitation for hemimaxillectomy edentulous patient were immediate obturator, interim obturator and definitive obturator.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Bisnis Online Terhadap Penjualan Prostetik Untuk Tata Rias Karakter Tiga Dimensi
Bisnis Online Terhadap Penjualan Prostetik Untuk Tata Rias Karakter Tiga Dimensi
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan : (1) pelaksanaan bisnis online terhadap penjualan prostetik untuk tata rias karakter tiga dimensi, (2) hambatan bisnis online terhadap...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
INOVASI KONSULTASI ORTOTIK PROSTETIK BERBASIS WHATSAPP MENINGKATKAN AKSES DAN KESIAPAN PELAYANAN
INOVASI KONSULTASI ORTOTIK PROSTETIK BERBASIS WHATSAPP MENINGKATKAN AKSES DAN KESIAPAN PELAYANAN
Akses pelayanan ortotik prostetik (OP) di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan fasilitas layanan, jarak geografis, kesiapan medis pasien, serta keleng...
PELAYANAN REHABILITASI PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI KABUPATEN KEDIRI
PELAYANAN REHABILITASI PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI KABUPATEN KEDIRI
Pelayanan rehabilitasi penyalahgunaan narkotika di kabupaten Kediri, dalam mengatasi pecandu narkotika, meski ada hambatan yang dihadapi, terutama masalah sarana dan prasarana reha...
Pengaruh Intervensi Model Adaptasi Paska Stroke (IMAPS) terhadap efikasi diri pasien paska stroke
Pengaruh Intervensi Model Adaptasi Paska Stroke (IMAPS) terhadap efikasi diri pasien paska stroke
Latar Belakang: Perubahan fisik menyebabkan terjadinya gangguan psikologis sehingga dapat menimbulkan perubahan efikasi diri. Peningkatkan efikasi diri akan membangkitkan kepercaya...
MOTIVASI PADA REHABILITASI PASKA STROKE
MOTIVASI PADA REHABILITASI PASKA STROKE
Motivasi yang tinggi diperlukan oleh pasien paska stroke yang mengikuti rehabilitasi agar mendapat hasil yang maksimal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara mo...
Pengaruh Kualitas Layanan dan Keterlibatan Pasien terhadap Kepuasan: Peran Mediasi Pengalaman Pasien
Pengaruh Kualitas Layanan dan Keterlibatan Pasien terhadap Kepuasan: Peran Mediasi Pengalaman Pasien
Penelitian mengenai kepuasan pasien umumnya berfokus pada pengaruh langsung kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien, sementara peran keterlibatan pasien dan pengalaman pasien s...

