Javascript must be enabled to continue!
KONSEP GHOSTING DAN INGKAR JANJI DALAM TAFSIR AN-NUR
View through CrossRef
Fenomena ghosting dan ingkar janji merupakan bentuk perilaku sosial yang mencerminkan melemahnya rasa tanggung jawab dalam menjalin relasi antarmanusia. Ghosting dipahami sebagai tindakan memutus komunikasi secara sepihak tanpa memberikan penjelasan, sedangkan ingkar janji merujuk pada pelanggaran terhadap kesepakatan atau komitmen yang telah dibuat. Kedua perilaku ini semakin marak terjadi, khususnya di kalangan generasi muda, seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ghosting dan ingkar janji dalam perspektif Islam melalui analisis terhadap Tafsir An-Nur karya Hasbi Ash-Shiddieqy, dengan fokus pada ayat-ayat yang menyinggung larangan perilaku ghosting dan ingkar janji yang dapat merugikan orang lain. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ghosting dan ingkar janji bertentangan dengan nilai-nilai amanah dan etika pergaulan sebagaimana dijelaskan oleh Hasbi Ash-Shiddieqy dalam penafsirannya. Tafsir An-Nur menekankan pentingnya menjaga integritas pribadi, menunaikan janji, serta menghormati hak-hak orang lain dalam kehidupan sosial. Dengan demikian, kedua perilaku tersebut tidak hanya menyalahi norma moral, tetapi juga bertentangan dengan ajaran Al-Qur’an yang menuntut tanggung jawab dan etika dalam berinteraksi.
Universitas Islam Indonesia (Islamic University of Indonesia)
Title: KONSEP GHOSTING DAN INGKAR JANJI DALAM TAFSIR AN-NUR
Description:
Fenomena ghosting dan ingkar janji merupakan bentuk perilaku sosial yang mencerminkan melemahnya rasa tanggung jawab dalam menjalin relasi antarmanusia.
Ghosting dipahami sebagai tindakan memutus komunikasi secara sepihak tanpa memberikan penjelasan, sedangkan ingkar janji merujuk pada pelanggaran terhadap kesepakatan atau komitmen yang telah dibuat.
Kedua perilaku ini semakin marak terjadi, khususnya di kalangan generasi muda, seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi komunikasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ghosting dan ingkar janji dalam perspektif Islam melalui analisis terhadap Tafsir An-Nur karya Hasbi Ash-Shiddieqy, dengan fokus pada ayat-ayat yang menyinggung larangan perilaku ghosting dan ingkar janji yang dapat merugikan orang lain.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan.
Hasil kajian menunjukkan bahwa ghosting dan ingkar janji bertentangan dengan nilai-nilai amanah dan etika pergaulan sebagaimana dijelaskan oleh Hasbi Ash-Shiddieqy dalam penafsirannya.
Tafsir An-Nur menekankan pentingnya menjaga integritas pribadi, menunaikan janji, serta menghormati hak-hak orang lain dalam kehidupan sosial.
Dengan demikian, kedua perilaku tersebut tidak hanya menyalahi norma moral, tetapi juga bertentangan dengan ajaran Al-Qur’an yang menuntut tanggung jawab dan etika dalam berinteraksi.
Related Results
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
The Tafsir al-Azhar of HAMKA is one of the Malay world's tafsir which reveals the vastness of knowledge that encompasses and covers all disciplines of science. In this interpretati...
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
Kajian Kritis terhadap Rumusan Konsep Mufassir: Perspektif Ushul Tafsir
In the study of ushûl al-tafsir, among the most important things in discussing the basics of interpretation is establishing the concept of mufassir. This is because without underst...
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
DISKURSUS MUNĀSABAH: Problem Tafsīr al-Qur’ān bi ’l-Qur’ān
Abstract: Munāsabah al-Qur’ān is a part of ‘Ulūm al-Qur’ān which presents pros and contrast. The pros ulama makes munāsabah as a method to reveal enigma system of Quran verses and ...
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
Pada abad ke-20 M, penulisan tafsir al-Qur’an yang lahir di Nusantara umumnya menampilkan ciri kemodernannya, baik dari segi bahasa dan aksara. Namun, berbeda dengan Tafsīr Tūjuh S...
Analisis Yuridis Hak Ingkar Notaris Terhadap Kerahasiaan Isi Minuta Akta Notaris Berdasarkan Uujnp Dan Kode Etik Notaris
Analisis Yuridis Hak Ingkar Notaris Terhadap Kerahasiaan Isi Minuta Akta Notaris Berdasarkan Uujnp Dan Kode Etik Notaris
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisa pengaturan hak ingkar Notaris terhadap kerahasiaan isi minuta akta yang dibuatnya berdasarkan UUJNP dan Kode Etik Notaris ya...
Pembelajaran Tafsir Di Dayah Ummul Ayman Samalanga
Pembelajaran Tafsir Di Dayah Ummul Ayman Samalanga
Dayah Ummul Ayman is one of the largest dayah in Aceh. The teaching of tafsir in this dayah is carried out through dayah curriculum and adapted to the abilities of students. Standa...
Information Management from the Interpretation of Al-Quran: Study on Tafsir Nur Al-Ihsan
Information Management from the Interpretation of Al-Quran: Study on Tafsir Nur Al-Ihsan
The development of works in the field of Quranic interpretation has grown rapidly in this age. The work in this field has been written in various major languages of the world such ...
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
AbstrakKegiatan tafsir Al-Qu’ran telah dimulai sejak masa Nabi Muhammad Saw dan terus mengalami perkembangan dari masa ke masa, yaitu periode Nabi Muhammad Saw dan sahabatnya, peri...

