Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMIKIRAN IBROHIM HILAL DALAM BUKU AT-TASAWUF AL-ISLAM BAIN AL-DIN WA AL-FALSAFAH

View through CrossRef
Pembahasan mengenai tasawwuf sangat sulit untuk memberikan rumus standar karena bentuknya relatif dan subjektif. Semakin Anda mengeksplorasi dan mendiskusikan pengetahuan ini secara mendalam, semakin rumit menjadi, seperti berlayar ke tengah-tengah lautan yang semakin jauh dari pantai. Ini adalah gambaran umum dari ilmu Sufisme. Oleh karena itu, tidak ada definisi mutlak yang dapat dipandu oleh setiap praktisi dan praktisi ilmu ini. Namun, ilmu Sufisme pada dasarnya adalah proses tazkiyatun nafs yang membuat hati lebih bersih dan lebih murni, pada akhirnya selalu dekat dengan dan dengan Tuhan melalui riyadhoh atau mujahadah. Sains Sufisme bergantung pada perasaan (dhauq) dan tidak memberikan penghargaan untuk alasan seperti dalam sains filsafat. Namun, ini tidak berarti bahwa rasio ditinggalkan dan tidak menerima apresiasi. Diskusi tentang rasio memiliki posisi yang sangat dihormati dalam Sufisme, terutama dalam Sufi filsafat. Dalam dinamika Sufisme, dua sekolah ditemukan yang menarik satu sama lain. Pertama, Sufisme Sunni, yaitu Sufism yang membahas komunikasi antara makhluk dan pencipta mereka yang didasarkan pada nilai-nilai pengajaran Al-Quran dan Sunnah. Kedua, Sufisme filosofis, yaitu aliran Sufisisme yang telah dipengaruhi oleh ajaran-ajaran filosofis. Dalam arus kedua ini, manusia dapat mencapai tingkat bersatu dengan al-Khaliq dalam bentuk Hulul atau Ittihad. Buku at-Tasawuf al-Islam bain al-Din wa al-Falsafah oleh Ibrohim Hilal, adalah sebuah buku yang secara komprehensif menjelaskan dua kategori Sufisme di atas, dengan penjelasan lengkap dan terperinci. Buku ini memberikan informasi tentang Sufisme dan Filsafat, yang merupakan dua disiplin yang terkait dan saling melengkapi.  
Title: PEMIKIRAN IBROHIM HILAL DALAM BUKU AT-TASAWUF AL-ISLAM BAIN AL-DIN WA AL-FALSAFAH
Description:
Pembahasan mengenai tasawwuf sangat sulit untuk memberikan rumus standar karena bentuknya relatif dan subjektif.
Semakin Anda mengeksplorasi dan mendiskusikan pengetahuan ini secara mendalam, semakin rumit menjadi, seperti berlayar ke tengah-tengah lautan yang semakin jauh dari pantai.
Ini adalah gambaran umum dari ilmu Sufisme.
Oleh karena itu, tidak ada definisi mutlak yang dapat dipandu oleh setiap praktisi dan praktisi ilmu ini.
Namun, ilmu Sufisme pada dasarnya adalah proses tazkiyatun nafs yang membuat hati lebih bersih dan lebih murni, pada akhirnya selalu dekat dengan dan dengan Tuhan melalui riyadhoh atau mujahadah.
Sains Sufisme bergantung pada perasaan (dhauq) dan tidak memberikan penghargaan untuk alasan seperti dalam sains filsafat.
Namun, ini tidak berarti bahwa rasio ditinggalkan dan tidak menerima apresiasi.
Diskusi tentang rasio memiliki posisi yang sangat dihormati dalam Sufisme, terutama dalam Sufi filsafat.
Dalam dinamika Sufisme, dua sekolah ditemukan yang menarik satu sama lain.
Pertama, Sufisme Sunni, yaitu Sufism yang membahas komunikasi antara makhluk dan pencipta mereka yang didasarkan pada nilai-nilai pengajaran Al-Quran dan Sunnah.
Kedua, Sufisme filosofis, yaitu aliran Sufisisme yang telah dipengaruhi oleh ajaran-ajaran filosofis.
Dalam arus kedua ini, manusia dapat mencapai tingkat bersatu dengan al-Khaliq dalam bentuk Hulul atau Ittihad.
Buku at-Tasawuf al-Islam bain al-Din wa al-Falsafah oleh Ibrohim Hilal, adalah sebuah buku yang secara komprehensif menjelaskan dua kategori Sufisme di atas, dengan penjelasan lengkap dan terperinci.
Buku ini memberikan informasi tentang Sufisme dan Filsafat, yang merupakan dua disiplin yang terkait dan saling melengkapi.
 .

Related Results

Filsafat Ilmu Dalam Pengembangan Ilmu Tasawuf
Filsafat Ilmu Dalam Pengembangan Ilmu Tasawuf
AbastrakArtikel ini bertujuan untuk menjelaskan tasawuf dari sisi ontologi, epistemologi dan axiologinya. Namun, karena tasawuf fi Indonesia memiliki karakteristik tersendiri diban...
Asal-Usul Tasawuf: Sebuah Perdebatan
Asal-Usul Tasawuf: Sebuah Perdebatan
Selama ini lazim diketahui bahwa teori tentang asal-usul tasawuf ada dua. Teori pertama, bahwa tasawuf berasal dari dalam Islam. Teori kedua, bahwa tasawuf berasal dari luar Islam....
TASAWUF SUNNI: BERKENALAN DENGAN TASAWUF JUNAIDI AL-BAGD?DI
TASAWUF SUNNI: BERKENALAN DENGAN TASAWUF JUNAIDI AL-BAGD?DI
  ABSTRAK Tasawuf adalah jalan atau cara (??????) yang ditempuh oleh seseorang untuk mendekatkan diri pada Allah Swt., sedekat mungkin dengan membersihkan diri dari pel...
Peran Tasawuf Dalam Penanaman Pendidikan Karakter
Peran Tasawuf Dalam Penanaman Pendidikan Karakter
Tasawuf sebagai cabang spiritualitas dalam Islam, memiliki peran penting dalam penanaman pendidikan karakter yang berkualitas. Melalui nilai-nilai seperti kesabaran, kejujuran, ket...
Perspektif Hamka Tentang Urgensi Pendidikan Tasawuf Dalam Kehidupan Masyarakat Modern
Perspektif Hamka Tentang Urgensi Pendidikan Tasawuf Dalam Kehidupan Masyarakat Modern
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perhatian penulis terkait beragamnya nestapa yang dialami masyarakat modern, di mana masyarakat dewasa ini telah mengalami kehampaan spiritual ...
Perselisihan Tasawuf Di Nusantara: Perspektif Teori Konflik Karl Marx
Perselisihan Tasawuf Di Nusantara: Perspektif Teori Konflik Karl Marx
Abstract;Islam Nusantara is an Islam that is very strong with nuances of Sufism (Sufism). The process of spreading Sufism in the archipelago turned out to be colored by feuds betwe...
Hilal dalam Perspektif Tafsir Al-Quran
Hilal dalam Perspektif Tafsir Al-Quran
Perbedaan kriteria hilal dikarenakan perbedaan memahami ayat al-Quran tentang hilal. Maka dari itu penting untuk ditemukan hakikat makna hilal dalam ayat al-Quran tersebut. Substan...
Sejarah Perkembangan Tasawuf ‘Amali
Sejarah Perkembangan Tasawuf ‘Amali
Tasawuf merupakan salah satu aspek esoteris Islam, sebagai perwujudan dari ihksan yang berarti kesadaran adanya komunikasi dan dialog langsung seorang hamba dengan Tuhannya. Esensi...

Back to Top