Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

REGULASI DIRI PADA MAHASISWA PERANTAUAN DI SURABAYA

View through CrossRef
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya regulasi diri mahasiswa perantau di lingkungan baru yaitu kota Surabaya. Teori yang akan digunakan untuk membahas adalah regulasi diri Bandura yang terdiri dari tiga komponen yaitu self-observation, judgemental process, dan self-reaction. Teori tersebut digunakan untuk menelaah perkembangan regulasi diri para partisipan. Pendekatan yang digunakan studi kasus dengan pengambilan data menggunakan wawancara semiterstruktur. Partisipan yang dilibatkan adalah mahasiswa baru yang berasal dari luar pulau jawa dan telah merantau selama minimal 1 tahun. Partisipan penelitian didapatkan dengan teknik snowball sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis tematik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mahasiswa perantau melaksanakan regulasi diri dengan menggunakan pengalaman di lingkungan baru sebagai tolok ukur. Faktor yang mempengaruhi kondisi regulasi diri mahasiswa perantau adalah faktor sosial dan personal. Di sisi lain, mahasiswa perantau mengalami kesulitan dalam melakukan regulasi diri di lingkungan baru yang berdampak secara sosial maupun akademik bagi partisipan. Kesulitan tersebut membuat partisipan menjadi merasa inferior dan apatis hingga berpengaruh pada mood sehingga sulit untuk hidup mandiri. Kondisi tersebut mendorong para mahasiswa perantau untuk melakukan prokrastinasi akademik. Sehingga saran yang dapat diperoleh dari penelitian ini yaitu pentingnya membuat strategi regulasi diri dengan membangun jejaring sosial bagi lulusan SMA yang hendak merantau dengan mahasiswa yang sudah berada di lokasi tujuan sebelumnya. Jejaring sosial tersebut membantu adaptasi mahasiswa baru yang merantau dengan memberikan informasi awal terkait kondisi di lapangan. Hal ini dapat meminimalisir gegar budaya dan memberikan bantuan bagi mahasiswa perantau ketika mengalami kesulitan.
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: REGULASI DIRI PADA MAHASISWA PERANTAUAN DI SURABAYA
Description:
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya regulasi diri mahasiswa perantau di lingkungan baru yaitu kota Surabaya.
Teori yang akan digunakan untuk membahas adalah regulasi diri Bandura yang terdiri dari tiga komponen yaitu self-observation, judgemental process, dan self-reaction.
Teori tersebut digunakan untuk menelaah perkembangan regulasi diri para partisipan.
Pendekatan yang digunakan studi kasus dengan pengambilan data menggunakan wawancara semiterstruktur.
Partisipan yang dilibatkan adalah mahasiswa baru yang berasal dari luar pulau jawa dan telah merantau selama minimal 1 tahun.
Partisipan penelitian didapatkan dengan teknik snowball sampling.
Analisis data dilakukan dengan analisis tematik.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah mahasiswa perantau melaksanakan regulasi diri dengan menggunakan pengalaman di lingkungan baru sebagai tolok ukur.
Faktor yang mempengaruhi kondisi regulasi diri mahasiswa perantau adalah faktor sosial dan personal.
Di sisi lain, mahasiswa perantau mengalami kesulitan dalam melakukan regulasi diri di lingkungan baru yang berdampak secara sosial maupun akademik bagi partisipan.
Kesulitan tersebut membuat partisipan menjadi merasa inferior dan apatis hingga berpengaruh pada mood sehingga sulit untuk hidup mandiri.
Kondisi tersebut mendorong para mahasiswa perantau untuk melakukan prokrastinasi akademik.
Sehingga saran yang dapat diperoleh dari penelitian ini yaitu pentingnya membuat strategi regulasi diri dengan membangun jejaring sosial bagi lulusan SMA yang hendak merantau dengan mahasiswa yang sudah berada di lokasi tujuan sebelumnya.
Jejaring sosial tersebut membantu adaptasi mahasiswa baru yang merantau dengan memberikan informasi awal terkait kondisi di lapangan.
Hal ini dapat meminimalisir gegar budaya dan memberikan bantuan bagi mahasiswa perantau ketika mengalami kesulitan.

Related Results

Upaya Meningkatkan Regulasi Diri Pada Mahasiswa
Upaya Meningkatkan Regulasi Diri Pada Mahasiswa
Abstract Self-regulation is one of the abilities that everyone must have in order to achieve goals based on the desired standards. This article aims to discuss self-regulation of a...
Fenomena (Gegar Budaya) Pada Mahasiswa Perantauan Di Universitas Muslim Indonesia
Fenomena (Gegar Budaya) Pada Mahasiswa Perantauan Di Universitas Muslim Indonesia
AbstrakPenelitian ini bertujuan  Untuk mendeskripsikan penyebab yang melatar belakangi proses terjadinya culture shock pada mahasiswa perantauan di Makassar, (2) Untuk mendeskripsi...
Proses Adaptasi Mahasiswa Perantauan Di UIN Ar-Raniry
Proses Adaptasi Mahasiswa Perantauan Di UIN Ar-Raniry
Abstract: This study aims to describe the causes behind the process of culture shock among overseas students in Banda Aceh to describe the process of cultural adaptation and its im...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
Era revolusi industri 4.0 telah memaksa dunia bergerak kedalam trend digital dan internet di berbagai lini kehidupan bermasyarakat. Hal ini telah direspons secara positif oleh peme...
Tinjauan Literatur: Regulasi Diri pada Mahasiswa Bekerja dalam Mencapai Keberhasilan Akademik
Tinjauan Literatur: Regulasi Diri pada Mahasiswa Bekerja dalam Mencapai Keberhasilan Akademik
Perubahan dinamika sosial, ekonomi, dan budaya menciptakan sebuah pergeseran paradigma dalam pengalaman mahasiswa di era modern, sehingga banyak mahasiswa yang memilih untuk bekerj...

Back to Top