Javascript must be enabled to continue!
Hubungan antara Pengetahuan Ibu dengan Sikap dan Tindakan Penanganan Diare dalam Mencegah Dehidrasi pada Anak Balita di RSUD Sanjiwani, Gianyar, Bali
View through CrossRef
Diare adalah salah satu permasalahan sekaligus penyebab kematian utama pada anak, khususnya di negara berkembang. Diare pada balita dapat menyebabkan dehidrasi hingga kematian. Ibu memiliki peranan penting terhadap jumlah kasus diare pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dengan sikap dan tindakan penanganan diare dalam mencegah terjadinya dehidrasi pada balita. Penelitian ini merupakan penelitian merupakan jenis penelitian dengan metode analitik observasional yang menggunakan dengan pendekatan studi potong lintang dengan teknik consecutive sampling. Jumlah responden minimal dalam penelitrian ini adalah sebanyak 94 orang. Pengambilan data dilakukan dengan instrument kuisioner, kemudian dilakukan analisis data univariate dan bivariate. Analisis bivariate dilakukan dengan uji Chi Square menggunakan aplikasi SPSS dengan tujuan untuk mengetahui hubungan variabel yang diuji. Dari 96 orang responden bahwa nilai median dari usia ibu adalah 30 tahun dengan nilai median dari usia balita adalah 24 bulan. Karakteristik subjek didapatkan bahwa sebanyak 61 orang (63.5%) ibu dengan pendidikan terakhir D1/D2/D3/D4/S1, sebanyak 26 orang (37.5%) ibu bekerja sebagai pegawai swasta, sebanyak 67 orang (69.8%) ibu dengan kategori pengetahuan cukup, sebanyak 73 orang (76%) ibu dengan kategori sikap positif, sebanyak 61 orang (63.5%) ibu dengan kategori tindakan tepat terhadap penanganan diare. Dari hasil uji chi square mengenai hubungan pengetahuan dengan sikap ibu didapatkan hasil OR 3.594, P-Value=0.009, 95% CI 1.346-9.592. Hubungan bersifat searah antara pengetahuan dengan sikap ibu karena OR bernilai positif. Pengetahuan ibu meningkatkan sikap penanganan diare sebesar 3.594 kali. Hubungan pengetahuan dengan tindakan ibu didapatkan hasil OR 4.813, P-Value= 0.001, 95% CI 1.898-12.202. Hubungan bersifat searah antara pengetahuan dengan tindakan ibu karena OR bernilai positif. Pengetahuan ibu meningkatkan tindakan penanganan diare sebesar 4.813 kali. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Tindakan
Title: Hubungan antara Pengetahuan Ibu dengan Sikap dan Tindakan Penanganan Diare dalam Mencegah Dehidrasi pada Anak Balita di RSUD Sanjiwani, Gianyar, Bali
Description:
Diare adalah salah satu permasalahan sekaligus penyebab kematian utama pada anak, khususnya di negara berkembang.
Diare pada balita dapat menyebabkan dehidrasi hingga kematian.
Ibu memiliki peranan penting terhadap jumlah kasus diare pada balita.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dengan sikap dan tindakan penanganan diare dalam mencegah terjadinya dehidrasi pada balita.
Penelitian ini merupakan penelitian merupakan jenis penelitian dengan metode analitik observasional yang menggunakan dengan pendekatan studi potong lintang dengan teknik consecutive sampling.
Jumlah responden minimal dalam penelitrian ini adalah sebanyak 94 orang.
Pengambilan data dilakukan dengan instrument kuisioner, kemudian dilakukan analisis data univariate dan bivariate.
Analisis bivariate dilakukan dengan uji Chi Square menggunakan aplikasi SPSS dengan tujuan untuk mengetahui hubungan variabel yang diuji.
Dari 96 orang responden bahwa nilai median dari usia ibu adalah 30 tahun dengan nilai median dari usia balita adalah 24 bulan.
Karakteristik subjek didapatkan bahwa sebanyak 61 orang (63.
5%) ibu dengan pendidikan terakhir D1/D2/D3/D4/S1, sebanyak 26 orang (37.
5%) ibu bekerja sebagai pegawai swasta, sebanyak 67 orang (69.
8%) ibu dengan kategori pengetahuan cukup, sebanyak 73 orang (76%) ibu dengan kategori sikap positif, sebanyak 61 orang (63.
5%) ibu dengan kategori tindakan tepat terhadap penanganan diare.
Dari hasil uji chi square mengenai hubungan pengetahuan dengan sikap ibu didapatkan hasil OR 3.
594, P-Value=0.
009, 95% CI 1.
346-9.
592.
Hubungan bersifat searah antara pengetahuan dengan sikap ibu karena OR bernilai positif.
Pengetahuan ibu meningkatkan sikap penanganan diare sebesar 3.
594 kali.
Hubungan pengetahuan dengan tindakan ibu didapatkan hasil OR 4.
813, P-Value= 0.
001, 95% CI 1.
898-12.
202.
Hubungan bersifat searah antara pengetahuan dengan tindakan ibu karena OR bernilai positif.
Pengetahuan ibu meningkatkan tindakan penanganan diare sebesar 4.
813 kali.
Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Tindakan.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
SIKAP IBU DALAM PENANGANAN DIARE PADA ANAK BALITA
SIKAP IBU DALAM PENANGANAN DIARE PADA ANAK BALITA
Diare menjadi urutan kedelapan penyebab kematian terbesar bagi balita di dunia juga di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan seriusnya dampak akibat diare yang terjadi, seperti adany...
Gambaran Derajat Dehidrasi dan Gangguan Fungsi Ginjal pada Diare Akut
Gambaran Derajat Dehidrasi dan Gangguan Fungsi Ginjal pada Diare Akut
Latar belakang. Diare akut merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup banyak ditemukan pada bayi dan anak. Gejala utamanya dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh sehin...
Hubungan Faktor Sosiodemografi Terhadap Pencegahan Diare Pada Balita Di Puskesmas Padang Selasa Palembang
Hubungan Faktor Sosiodemografi Terhadap Pencegahan Diare Pada Balita Di Puskesmas Padang Selasa Palembang
Diare merupakan penyebab kematian nomor satu pada bayi 31.4 persen, balita 25.2 persen, dan ke empat pada semua golongan 13.2 persen. Di Sumatera Selatan pada tahun 2020 angka keja...
Gambaran Kejadian Diare pada Balita di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Denpasar
Gambaran Kejadian Diare pada Balita di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Denpasar
Abstrak
Diare merupakan suatu penyakit buang air besar dengan frekuensi 3 kali atau lebih per hari yang berbentuk lunak dan cair serta dapat disertai darah, lendir, dan lemak. Dia...
Gambaran Perilaku Masyarakat terhadap terjadinya Diare pada Balita di Wilayah Lingkungan I,II,III,IV, Daerah Aliran Sungai , Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Medan
Gambaran Perilaku Masyarakat terhadap terjadinya Diare pada Balita di Wilayah Lingkungan I,II,III,IV, Daerah Aliran Sungai , Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Medan
Abstrak
Latar Belakang : Diare adalah penyebab umum pada tingkat kematian yang terjadi di negara berkembang, tingkat penyebab pertama kematian balita (di bawah lima tahun) di...
PENGUATAN PERAN KADER DALAM PENGENALAN TANDA BAHAYA DIARE PADA BALITA MELALUI PENDEKATAN MTBS DI POSYANDU KAMBOJA, PUSKESMAS SIKUMANA, KOTA KUPANG
PENGUATAN PERAN KADER DALAM PENGENALAN TANDA BAHAYA DIARE PADA BALITA MELALUI PENDEKATAN MTBS DI POSYANDU KAMBOJA, PUSKESMAS SIKUMANA, KOTA KUPANG
: Diare masih menjadi salah satu penyebab utama kesakitan pada balita di Indonesia, termasuk di Kota Kupang. Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang tanda bahaya diare serta kuran...

