Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

REFORMULASI KEBIJAKAN DAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK

View through CrossRef
<p align="center"><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p><p><em>Form of bureaucratic behavior that deviates from ethical values, rules, and statutory provisions and norms that apply in public service policies. Some bureaucratic pathologies that can be found include abuse of authority and responsibility, blurring of problems, indications of corruption, collusion and nepotism, fear of changing policies, innovation and risk, and low credibility. With regard to performance with poor public services can be due to Disjunction of Bureaucracy, so it is not able to realize good quality service. In addition, mall administration is unable to complete the classic service program, closely related to the quality of its human resources or the bureaucrats in the bureaucracy.</em></p><p><em>As public services are getting smarter in concept and form, bureaucracy must have the advantage to book administrator structures for various public service interests, so that policy reform is able to regulate various interactions in the government bureaucracy, improve communication of public services and Law inforcement services that facilitate the public</em></p><p><em>Keywords: reformulation, policy, public service</em></p><p align="center"><strong>ABSTRAK</strong><em></em></p><p>Bentuk perilaku birokrasi yang menyimpang dari nilai-nilai etis, aturan-aturan, dan ketentuan-ketentuan perundang-undangan serta norma-norma yang berlaku dalam kebijakan layanan publik. Beberapa patologi birokrasi yang dapat dijumpai diantaranya penyalahgunaan wewenang dan tanggung jawab, pengaburan masalah, indikasi korupsi, kolusi dan nepotisme, ketakutan pada perubahan kebijkaan, inovasi dan resiko, dan kredibilitas yang rendah. Berkenaan dengan kinerja dengan layanan publik yang kurang baik dapat dikarenakan <em>Disjunction of Bureaucracy</em>, sehingga tidak mampu mewujudkan kualitas pelayanan yang baik. Selain itu, mal administration tidak mampu menyelesaikan program pelayanan yang klasik, erat kaitannya dengan kualitas sumber daya manusianya atau birokrat yang ada dalam birokrasi.</p><p>Seiring pelayanan publik yang semakin <em>smart</em> konsep dan bentuknya, biokrasi harus punya keunggulan untuk melakukan perbukuan struktur administrator untuk berbagai kepentingan layanan masyarakat, sehingga reformasi kebijakan mampu mengatur berbagai interaksi dalam birokrasi pemerinta, memperbaiki komunikasi layanan publik dan <em>Law inforcement </em>pelayanan yang memudahkan masyarakat</p>Kata Kunci: reformulasi, kebijakan, pelayanan publik
Title: REFORMULASI KEBIJAKAN DAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK
Description:
<p align="center"><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p><p><em>Form of bureaucratic behavior that deviates from ethical values, rules, and statutory provisions and norms that apply in public service policies.
Some bureaucratic pathologies that can be found include abuse of authority and responsibility, blurring of problems, indications of corruption, collusion and nepotism, fear of changing policies, innovation and risk, and low credibility.
With regard to performance with poor public services can be due to Disjunction of Bureaucracy, so it is not able to realize good quality service.
In addition, mall administration is unable to complete the classic service program, closely related to the quality of its human resources or the bureaucrats in the bureaucracy.
</em></p><p><em>As public services are getting smarter in concept and form, bureaucracy must have the advantage to book administrator structures for various public service interests, so that policy reform is able to regulate various interactions in the government bureaucracy, improve communication of public services and Law inforcement services that facilitate the public</em></p><p><em>Keywords: reformulation, policy, public service</em></p><p align="center"><strong>ABSTRAK</strong><em></em></p><p>Bentuk perilaku birokrasi yang menyimpang dari nilai-nilai etis, aturan-aturan, dan ketentuan-ketentuan perundang-undangan serta norma-norma yang berlaku dalam kebijakan layanan publik.
Beberapa patologi birokrasi yang dapat dijumpai diantaranya penyalahgunaan wewenang dan tanggung jawab, pengaburan masalah, indikasi korupsi, kolusi dan nepotisme, ketakutan pada perubahan kebijkaan, inovasi dan resiko, dan kredibilitas yang rendah.
Berkenaan dengan kinerja dengan layanan publik yang kurang baik dapat dikarenakan <em>Disjunction of Bureaucracy</em>, sehingga tidak mampu mewujudkan kualitas pelayanan yang baik.
Selain itu, mal administration tidak mampu menyelesaikan program pelayanan yang klasik, erat kaitannya dengan kualitas sumber daya manusianya atau birokrat yang ada dalam birokrasi.
</p><p>Seiring pelayanan publik yang semakin <em>smart</em> konsep dan bentuknya, biokrasi harus punya keunggulan untuk melakukan perbukuan struktur administrator untuk berbagai kepentingan layanan masyarakat, sehingga reformasi kebijakan mampu mengatur berbagai interaksi dalam birokrasi pemerinta, memperbaiki komunikasi layanan publik dan <em>Law inforcement </em>pelayanan yang memudahkan masyarakat</p>Kata Kunci: reformulasi, kebijakan, pelayanan publik.

Related Results

MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE MELALUI PELAYANAN PUBLIK DI DESA LISE
MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE MELALUI PELAYANAN PUBLIK DI DESA LISE
pendahuluan Kepemerintahan yang baik (good governance) merupakan isu yang paling menemuka dalam pengelolaan administrasi publik saat ini. Prasetyantoko (2008) mengatakan bahwa untu...
MODEL PELAYANAN PUBLIK di DINAS PENANAMAN MODAL di PELAYANAN PERIZINAN TERPADU SATU PINTU PRO.RIAU
MODEL PELAYANAN PUBLIK di DINAS PENANAMAN MODAL di PELAYANAN PERIZINAN TERPADU SATU PINTU PRO.RIAU
Preeprint: ABSTRAKPelayanan publik pada dasarnya menyangkut aspek kehidupan yang sangat luas. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, maka pemerintah memiliki fungsi memberikan be...
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
Keterbukaan informasi ini harus dikawal secara serentak oleh publik dan badan publik, keterbukaan informasi mampu mensejahterakan masyarakat, menjadi alat menuju pada percepatan pe...
PELAYANAN PUBLIK E-KTP DI DESA TIRONGKOTUA KECAMATAN KABAENA KABUPATEN BOMBANA
PELAYANAN PUBLIK E-KTP DI DESA TIRONGKOTUA KECAMATAN KABAENA KABUPATEN BOMBANA
Abstrak: Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui sikap masyarakat terhadap pemerintah desa dalam memberikan pelayanan publik, (2) Untuk mengetahui hambatan  pemerin...
TINJAUAN YURIDIS ADMINISTRASI PUBLIK DAN KEBIJAKAN PUBLIK
TINJAUAN YURIDIS ADMINISTRASI PUBLIK DAN KEBIJAKAN PUBLIK
Kata publik sebagai suatu istilah yang berseberangan atau berlawanan dengan konsep – istilah individu atau privat atau perseorangan.  Sehingga dari kata publik bisa terkait dengan ...
PELAKSANAAN PELAYANAN PUBLIK DI KELURAHAN SETONOPANDE KECAMATAN KOTA, KOTA KEDIRI
PELAKSANAAN PELAYANAN PUBLIK DI KELURAHAN SETONOPANDE KECAMATAN KOTA, KOTA KEDIRI
Penelitian ini berangkat dari permaslahan tentang kualitas pelayanan di Kantor Kelurahan Setonopande, Kecamatan Kota Kediri, Kota Kediri. Ada permasalahan yang perlu dikemukakan di...
Inovasi Kebijakan dalam Perspektif Administrasi Publik Menuju Terwujudnya Good Public Policy Governance
Inovasi Kebijakan dalam Perspektif Administrasi Publik Menuju Terwujudnya Good Public Policy Governance
<p>Kebijakan publik sebagai instrumen yang mensinergikan peran pemerintah dan publik belum berjalan secara optimal. Terjadinya fenomena beberapa kebijakan yang dibatalkan ata...
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PENYELENGGARAAN PEMILU LANGSUNG DI INDONESIA
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PENYELENGGARAAN PEMILU LANGSUNG DI INDONESIA
Penelitian ini mendeskripsikan pelayanan publik oleh penyelenggara pemilu sejak dilaksanakannya pemilu pertama di negeri ini, dengan mempelajari berbagai dokumen terkait sebagai da...

Back to Top