Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Konsep Kafa’ah Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Perspektif Konstruksi Sosial Peter L Berger

View through CrossRef
Penelitian ini berawal dari sebuah kitab an-Nikah yang telah banyak dilakukan analisa oleh akademisi terkait konstruk pemikiran Syekh Arsyad al-Banjari yang notabene menyebutkan bahwa pemikirannya banyak berasal dari Syafi’iyah, di samping beliau bermazhab Syafi’i, namun tidak menutup kemungkinan pengambilan hukumnya melalui kearifan lokal yang ada. Penelitian ini berbasis literatur menggunakan studi pustaka secara ekstentif, yang berusaha untuk menemukan konstruk pemikiran Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari dalam perspektif Konstkruksi Sosial Peter L Berger, serta mengungkap adanya relevansi konsep kafa’ah Syekh Arsyad al-Banjari dalam membangun keluarga yang harmoni, sehingga adanya faktor-faktor perceraian yang di latar belakangi oleh aib, ekonomi, zina, ketaqwaan dalam agama, serta strata sosial, yang demikian hal tersebut termasuk dalam kajian kafa’ah dapat diminimalisir. Berangkat dari teori yang menyebutkan bahwa tidak adanya kafa’ah menimbulkan aib dikemudian hari. melihat maraknya perceraian yang begitu massif, menjadi perhatian yang perlu dipertimbangkan bersama, tidak terkecuali bagi pemerintah terkait, mengingat regulasi yang ada dalam perundang-undangan berkaitan dengan kafa’ah masih belum rinci dijelaskan.
Title: Konsep Kafa’ah Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Perspektif Konstruksi Sosial Peter L Berger
Description:
Penelitian ini berawal dari sebuah kitab an-Nikah yang telah banyak dilakukan analisa oleh akademisi terkait konstruk pemikiran Syekh Arsyad al-Banjari yang notabene menyebutkan bahwa pemikirannya banyak berasal dari Syafi’iyah, di samping beliau bermazhab Syafi’i, namun tidak menutup kemungkinan pengambilan hukumnya melalui kearifan lokal yang ada.
Penelitian ini berbasis literatur menggunakan studi pustaka secara ekstentif, yang berusaha untuk menemukan konstruk pemikiran Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari dalam perspektif Konstkruksi Sosial Peter L Berger, serta mengungkap adanya relevansi konsep kafa’ah Syekh Arsyad al-Banjari dalam membangun keluarga yang harmoni, sehingga adanya faktor-faktor perceraian yang di latar belakangi oleh aib, ekonomi, zina, ketaqwaan dalam agama, serta strata sosial, yang demikian hal tersebut termasuk dalam kajian kafa’ah dapat diminimalisir.
Berangkat dari teori yang menyebutkan bahwa tidak adanya kafa’ah menimbulkan aib dikemudian hari.
melihat maraknya perceraian yang begitu massif, menjadi perhatian yang perlu dipertimbangkan bersama, tidak terkecuali bagi pemerintah terkait, mengingat regulasi yang ada dalam perundang-undangan berkaitan dengan kafa’ah masih belum rinci dijelaskan.

Related Results

Upaya Internalisasi Nilai Pendidikan Islam Melalui Kegiatan Banjari Ranting IPNU IPPNU Gresik
Upaya Internalisasi Nilai Pendidikan Islam Melalui Kegiatan Banjari Ranting IPNU IPPNU Gresik
Urgensi Pendidikan Agama Islam pada generasi muda (remaja) ialah untuk merealisasikan cita-cita yang mulia yakni masyarakat Islam yang selaras dengan perintah Allah SWT sebagai upa...
Konsep Kafa'ah dalam Pernikahan
Konsep Kafa'ah dalam Pernikahan
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Konsep Kafa'ah dalam Pernikahan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research), yaitu penelitian...
STUDI TOKOH SYEKH MUHAMMAD ARSYAD AL-BANJARI (1710-1812) ATAS POLEMIK ARAH KIBLAT DI BATAVIA PADA MASA HINDIA BELANDA
STUDI TOKOH SYEKH MUHAMMAD ARSYAD AL-BANJARI (1710-1812) ATAS POLEMIK ARAH KIBLAT DI BATAVIA PADA MASA HINDIA BELANDA
Qibla direction is an important issue for Muslims, because facing the Qibla is one of the conditions for the validity of prayer. Scholars agree on the obligation to face the Qiblah...
Manajemen Pendidikan Kearifan Lokal Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari Kalimantan Selatan Indonesia sebagai Sumber Kekayaan Pendidikan
Manajemen Pendidikan Kearifan Lokal Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari Kalimantan Selatan Indonesia sebagai Sumber Kekayaan Pendidikan
Abstract: Indonesia has a wealth of local wisdom full of values of justice, honesty and wisdom as well as education in building quality, competitive and characterized human resourc...
Konsep Lama Diam Setelah Ijab (Perspektif Syeikh Muhammad Arsyad Al-Banjari Dalam Kitab An-Nikah)
Konsep Lama Diam Setelah Ijab (Perspektif Syeikh Muhammad Arsyad Al-Banjari Dalam Kitab An-Nikah)
Penelitian ini membahas secara mendalam konsep lama diam setelah pengucapan ijab dalam akad nikah berdasarkan perspektif Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dalam Kitab An-Nikah, sert...
Eksplorasi Materi Fiqih dalam Film Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari
Eksplorasi Materi Fiqih dalam Film Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari
Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi bagaimana film "Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari" menangkap esensi dan relevansi fikih dalam mengarahkan tindakan dan sikap manusia, sert...
The Contribution of Shaykh Muhammad Arsyad Al-Banjari in Spreading Islam in Nusantara
The Contribution of Shaykh Muhammad Arsyad Al-Banjari in Spreading Islam in Nusantara
This study will examine the contribution of Shaykh Muhammad Arsyad Al-Banjari in grounding Islam in the archipelago in the 18th century AD. He had a major contribution in grounding...
Biografi Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari
Biografi Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari
Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari adalah Ulama terkemuka asal Martapura, Kalimantan Selatan. Beliau dilahirkan pada15 Shafar 1122 H atau 17 Maret 1710 M di Desa Lok Gabang, dan beli...

Back to Top