Javascript must be enabled to continue!
PERAN GURU PPKn DALAM MEMBUDAYAKAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH PADA PESERTA DIDIK DI SMPE NEGERI 2 KOTA TERNATE (STUDI KASUS DI KELAS VIII)
View through CrossRef
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnnya minat baca peserta didik dan kesadaran akan pentingnya literasi serta berliterasi hanya karena diminta atau diperintahkan oleh guru.Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mengetahui peran instruktur PKn dalam pembinaan gerakan literasi pada siswa SMP Negeri 2 Kota Ternate, 2) variabel-variabel yang membantu dan menghambat gerakan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus dan yang menjadi subjek peneltian yaitu Kepala sekolah, Wakasek Kesiswaan, Guru PPKn Kelas VIII dan peserta didik kelas VIII. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) guru PPKn selalu memberikan dorongan yang tegas kepada peserta didik untuk berliterasi, meminta peserta didik untuk membaca dan membuat ringkasan dengan melakukan pembiasaan-pembiasaan literasi 15 di kelas pada setiap mata pelajaran (literasi terbimbing), meminta peserta didik untuk membaca telebih dahulu di rumah sebelum ke sekolah (literasi kultural), Menganjurkan peserta didik untuk memanfaatkan waktu luangnya agar selalu berada di kelas untuk membaca (continuitas literasi), maupun di area-area baca yang sudah disediakan oleh pihak sekolah. (2) Terdapat faktor pendukung dan penghambat Gerakan Literasi Sekolah pada peserta didik SMP Negeri 2 Kota Ternate, yang menjadi faktor pendukung yaitu, fasilitas-fasilitas untuk literasi telah tersedia, dalam pelaksanaan literasi sudah dilakukan guru melalui pembiasaan literasi baca dan tulis pada peserta didik, adanya buku-buku di setiap sudut baca dalam ruang kelas dan di perpustakaan. Sedangkan yang menjadi faktor penghambat adalah kurangnya motivasi peserta didik untuk berliterasi dan hanya berliterasi ketika diperintahkan oleh guru, serta terdapat salah satu area literasi yang sudah jarang digunakan
Title: PERAN GURU PPKn DALAM MEMBUDAYAKAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH PADA PESERTA DIDIK DI SMPE NEGERI 2 KOTA TERNATE (STUDI KASUS DI KELAS VIII)
Description:
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnnya minat baca peserta didik dan kesadaran akan pentingnya literasi serta berliterasi hanya karena diminta atau diperintahkan oleh guru.
Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mengetahui peran instruktur PKn dalam pembinaan gerakan literasi pada siswa SMP Negeri 2 Kota Ternate, 2) variabel-variabel yang membantu dan menghambat gerakan tersebut.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus dan yang menjadi subjek peneltian yaitu Kepala sekolah, Wakasek Kesiswaan, Guru PPKn Kelas VIII dan peserta didik kelas VIII.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi.
Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) guru PPKn selalu memberikan dorongan yang tegas kepada peserta didik untuk berliterasi, meminta peserta didik untuk membaca dan membuat ringkasan dengan melakukan pembiasaan-pembiasaan literasi 15 di kelas pada setiap mata pelajaran (literasi terbimbing), meminta peserta didik untuk membaca telebih dahulu di rumah sebelum ke sekolah (literasi kultural), Menganjurkan peserta didik untuk memanfaatkan waktu luangnya agar selalu berada di kelas untuk membaca (continuitas literasi), maupun di area-area baca yang sudah disediakan oleh pihak sekolah.
(2) Terdapat faktor pendukung dan penghambat Gerakan Literasi Sekolah pada peserta didik SMP Negeri 2 Kota Ternate, yang menjadi faktor pendukung yaitu, fasilitas-fasilitas untuk literasi telah tersedia, dalam pelaksanaan literasi sudah dilakukan guru melalui pembiasaan literasi baca dan tulis pada peserta didik, adanya buku-buku di setiap sudut baca dalam ruang kelas dan di perpustakaan.
Sedangkan yang menjadi faktor penghambat adalah kurangnya motivasi peserta didik untuk berliterasi dan hanya berliterasi ketika diperintahkan oleh guru, serta terdapat salah satu area literasi yang sudah jarang digunakan.
Related Results
PERAN GURU PAI DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK DI KELAS VII SMP PERSIAPAN TOMI – TOMI KECAMATAN WAESALA KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT
PERAN GURU PAI DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK DI KELAS VII SMP PERSIAPAN TOMI – TOMI KECAMATAN WAESALA KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT
Abstract: The purpose of this study was to determine the role of PAI teachers in improving the discipline of students in the classroom VII SMP Preparation Tomi-Tomi District Waesa...
Peran Guru PPKn dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik
Peran Guru PPKn dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) peran guru PPKn dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas X ATPH di SMK Negeri 5 Kolaka Timur; 2) faktor-faktor yang mem...
Persepsi Peserta Didik Tentang Kompetensi Pedagogik Guru BK di Kelas XII SMA Negeri 4 Kota Solok
Persepsi Peserta Didik Tentang Kompetensi Pedagogik Guru BK di Kelas XII SMA Negeri 4 Kota Solok
Penelitian ini bertujuan: 1) Persepsi peserta didik tentang kompetensi pedagogik guru BK ditinjau dari sisi memahami peserta didik. 2) Persepsi peserta didik tentang kompetensi ped...
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU
The aims of this meta-analysis study are to find out how professional competence on postgraduate research results of Jakarta State University. The object of this study is to analyz...
MEMUPUK JIWA NASIONALISME MELALUI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PPKN
MEMUPUK JIWA NASIONALISME MELALUI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PPKN
Students are the younger generation as the nation's successors, should have a good spirit of nationalism, who can uphold the dignity of the Indonesian nation. The development of gl...
Peran Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Dalam Membangun Disiplin Belajar Peserta Didik
Peran Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Dalam Membangun Disiplin Belajar Peserta Didik
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan bagaimana membangun disiplin peserta didik dengan guru PPKn dan membangun disiplin belajar peserta didik dalam pembelajaran PPKn ...
PENGARUH KELEKATAN GURU DAN PESERTA DIDIK TERHADAP MOTIVASI MENGHAFAL AL-QUR’AN PESERTA DIDIK KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN BTQ DI MTS MADANI ALAUDDIN PAOPAO
PENGARUH KELEKATAN GURU DAN PESERTA DIDIK TERHADAP MOTIVASI MENGHAFAL AL-QUR’AN PESERTA DIDIK KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN BTQ DI MTS MADANI ALAUDDIN PAOPAO
Artikel ini bertujuan: 1) Mendeskripsikan pengaruh kelekatan guru dan peserta didik terhadap motivasi menghafal al-Qur’an peserta didik pada mata pelajaran BTQ di MTs Madani Alaudd...
PERAN GURU PPKn DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI ANTI KORUPSI PADA PESERTA DIDIK DI SMA
PERAN GURU PPKn DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI ANTI KORUPSI PADA PESERTA DIDIK DI SMA
tujuan untuk mengetahui peran guru PPKn dalam menanamkan nilai-nilai anti korupsi pada peserta didik di SMA Negeri 3 Wonogiri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitati...

