Javascript must be enabled to continue!
Fadilah Kidung Rumeksa Ing Wengi dalam Tinjauan Hizib Wali Tarekat Nusantara
View through CrossRef
Kidung Rumeksa Ing Wengi is the work of Sunan Kalijaga which has literary, philosophical, mystical, and practical dimensions. Sunan Kalijaga as a writer and humanist create this poem in Javanese to make it easy to understand, live and practice by the Javanese people. This study aims to review the Kidung Rumeksa Ing Wengi in the hizib perspective composed by the wali of the tarekat in archipelago. This paper is a literature research. The technique of data analysis uses content analysis by sorting and grouping similar data and then analyzing its contents. This study found that the Kidung of Rumeksa Ing Wengi is believed to contain the same fadilah (practical virtues) and is in harmony with the hizibs composed by the founders of the tarekat in archipelago, such as Hizib Nashar by Shaykh Abul Hasan As-Syadzili, Hizib Nawawi by Shaykh Imam An-Nawawi, Hizib Ghazali by Shaykh Imam Al-Ghazali, and several other hizibs which are believed to be able to provide protection from various magical disorders, spirits, evil, and the fulfillment of any other wish.
[Kidung Rumeksa Ing Wengi merupakan karya Sunan Kalijaga yang memiliki kandungan sastrawi, filosofis, mistis, dan praktis. Sunan Kalijaga sebagai sastrawan dan budayawan meramu kidung ini dengan bahasa Jawa agar mudah dimengerti, dihayati, dan dilaksanakan oleh masyarakat Jawa. Penelitian ini bertujuan meninjau Kidung Rumeksa Ing Wengi dalam prespektif hizib para wali pendiri tarekat di nusantara. Tulisan ini merupakan penelitian literatur. Teknik analisa datanya menggunakan content analisis dengan memilah dan mengelompokkan data yang sejenis kemudian menganalisis isinya. Dalam studi ini ditemukan bahwa Kidung Rumeksa Ing Wengi karya Sunan Kalijaga diyakini mengandung fadilah (keutamaan praktis) yang sama dan selaras dengan hizib-hizib yang disusun para wali pendiri tarekat di nusantara, seperti Hizib Nashar karya Syaikh Abul Hasan As-Syadzili, Hizib Nawawi karya Syaikh Imam An-Nawawi, Hizib Ghazali karya Syaikh Imam Al-Ghazali, dan beberapa hizib lainnya yang diyakini dapat memberi penjagaan dari berbagai gangguan sihir, makhluk halus, kejahatan, dan pemenuhan berbagai macam hajat.]
Al-Jamiah Research Centre
Title: Fadilah Kidung Rumeksa Ing Wengi dalam Tinjauan Hizib Wali Tarekat Nusantara
Description:
Kidung Rumeksa Ing Wengi is the work of Sunan Kalijaga which has literary, philosophical, mystical, and practical dimensions.
Sunan Kalijaga as a writer and humanist create this poem in Javanese to make it easy to understand, live and practice by the Javanese people.
This study aims to review the Kidung Rumeksa Ing Wengi in the hizib perspective composed by the wali of the tarekat in archipelago.
This paper is a literature research.
The technique of data analysis uses content analysis by sorting and grouping similar data and then analyzing its contents.
This study found that the Kidung of Rumeksa Ing Wengi is believed to contain the same fadilah (practical virtues) and is in harmony with the hizibs composed by the founders of the tarekat in archipelago, such as Hizib Nashar by Shaykh Abul Hasan As-Syadzili, Hizib Nawawi by Shaykh Imam An-Nawawi, Hizib Ghazali by Shaykh Imam Al-Ghazali, and several other hizibs which are believed to be able to provide protection from various magical disorders, spirits, evil, and the fulfillment of any other wish.
[Kidung Rumeksa Ing Wengi merupakan karya Sunan Kalijaga yang memiliki kandungan sastrawi, filosofis, mistis, dan praktis.
Sunan Kalijaga sebagai sastrawan dan budayawan meramu kidung ini dengan bahasa Jawa agar mudah dimengerti, dihayati, dan dilaksanakan oleh masyarakat Jawa.
Penelitian ini bertujuan meninjau Kidung Rumeksa Ing Wengi dalam prespektif hizib para wali pendiri tarekat di nusantara.
Tulisan ini merupakan penelitian literatur.
Teknik analisa datanya menggunakan content analisis dengan memilah dan mengelompokkan data yang sejenis kemudian menganalisis isinya.
Dalam studi ini ditemukan bahwa Kidung Rumeksa Ing Wengi karya Sunan Kalijaga diyakini mengandung fadilah (keutamaan praktis) yang sama dan selaras dengan hizib-hizib yang disusun para wali pendiri tarekat di nusantara, seperti Hizib Nashar karya Syaikh Abul Hasan As-Syadzili, Hizib Nawawi karya Syaikh Imam An-Nawawi, Hizib Ghazali karya Syaikh Imam Al-Ghazali, dan beberapa hizib lainnya yang diyakini dapat memberi penjagaan dari berbagai gangguan sihir, makhluk halus, kejahatan, dan pemenuhan berbagai macam hajat.
].
Related Results
JIT 2024 - Jornadas de Jóvenes Investigadores Tecnológicos
JIT 2024 - Jornadas de Jóvenes Investigadores Tecnológicos
Esta publicación compila los trabajos de investigación y desarrollo presentados en las Jornadas de Jóvenes Investigadores Tecnológicos (JIT) 2024. Este evento es ya una actividad c...
Teologi Dalam Kidung Rumeksa Ing Wengi
Teologi Dalam Kidung Rumeksa Ing Wengi
Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna Kidung Rumeksa Ing Wengi yang berperan dalam penyebaran Islam di Tanah Jawa. Penelitian ini dilakukan secara tekstual dengan analisi...
Hizib Nahdatul Watani Wa Nahdatul Banati Karya TGKH. Zainuddin Abdul Majid (Analisis Gaya Bahasa dan Fungsi Sastra)
Hizib Nahdatul Watani Wa Nahdatul Banati Karya TGKH. Zainuddin Abdul Majid (Analisis Gaya Bahasa dan Fungsi Sastra)
Where Hizib Nahdatul Watani Wa Hizib Nahdatul Banati becomes a literary work that has a function and role in the reading community and the author himself who is also a reader of Hi...
Menolak Wabah dalam Serat Ronggo Sutrasno Karya Sunan Kalijaga
Menolak Wabah dalam Serat Ronggo Sutrasno Karya Sunan Kalijaga
One of the Javanese texts with esoteric value is the Ronggasutrasna Kidungan Fiber which is kept by the Surakarta Sastra Lestari Foundation. Serat Kidungan Ronggasutasna is a Java...
“Dang-dang Tawoe Bak Tuhan”: Suluk, Tawajuh dan “Rural Sufism” dalam Masyarakat Aceh
“Dang-dang Tawoe Bak Tuhan”: Suluk, Tawajuh dan “Rural Sufism” dalam Masyarakat Aceh
AbstrakArtikel ini bertujuan menegaskan kembali eksistensi praktik tarekat dalam masyarakat Islam di pedesaan yang telah menjadi bagian dari kebudayaan. Seiring dengan perkembangan...
MUJAHADAH HIZIB FATIHAH: STUDI PEMBACAAN SURAT AL-FATIHAH 1000 KALI PADA MALAM KAMIS DI DESA PAMPUNG
MUJAHADAH HIZIB FATIHAH: STUDI PEMBACAAN SURAT AL-FATIHAH 1000 KALI PADA MALAM KAMIS DI DESA PAMPUNG
Penulisan ini dilatarbelakangi adanya mujahadah pembacaan surat al-F?tihah sebanyak 1000 kali di desa Pampung yang bukan di lingkungan pesantren, yang kemudian disebut dengan Muj?h...
Jornadas de Ciencia y Tecnología 2024
Jornadas de Ciencia y Tecnología 2024
Anualmente, se organizan las Jornadas de Ciencia y Tecnología de la UTN Facultad Regional San Francisco, con la prioridad de estrechar lazos entre grupos de investigación locales, ...
Perpindahan Wali Nasab Kepada Wali Hakim (Analisis Terhadap Sebab-Sebab ‘Aḍal Wali Pada KUA Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh)
Perpindahan Wali Nasab Kepada Wali Hakim (Analisis Terhadap Sebab-Sebab ‘Aḍal Wali Pada KUA Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh)
Perwalian dalam akad nikah merupakan syari’at yang harus dipenuhi. Ketiadaan wali menentukan sah tidaknya pernikahan, sebab wali adalah salah satu rukun nikah. Islam melarang pihak...

