Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

DETERMINAN KREDIT BANK UMUM UNTUK SEKTOR PERTANIAN: ANALISIS DARI SISI PERMINTAAN

View through CrossRef
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi, produk domestik bruto pertanian dan suku bunga kredit pertanian terhadap permintaan kredit pertanian bank umum konvensional di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan ialah Error Correction Model. Data dalam penelitian ini merupakan data yang diperoleh dari website Badan Pusat Statistik, Kementerian Pertanian dan Otoritas Jasa Keuangan didalam statistik perbankan Indonesia. Ruang lingkup penelitian ini merupakan data time series bulanan dari tahun 2015 hingga 2019. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dalam jangka panjang hanya terdapat satu variabel yang berpengaruh signifikan yakni produk domestik bruto pertanian yang memiliki hubungan positif dengan penyaluran kredit pertanian. Sementara variabel lainnya tidak berpengaruh signifikan. Begitu pula dalam jangka pendek tidak ada variabel yang signifikan terhadap kredit pertanian. Perubahan permintaan kredit pertanian yang terjadi sensitif terhadap perubahan produk domestik bruto sektor pertanian yang ditunjukkan oleh nilai probabillitas yang lebih kecil dari nilai taraf nyata. Hal tersebut kemudian menjadi dasar pertimbangan kebijakan juga informasi bagi pihak yang berkepentingan dalam hal tersebut. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan referensi dalam mengoptimalkan permintaan kredit pertanian kepada bank.Kata Kunci: Kredit Pertanian, Inflasi, Produk Domestik Bruto Pertanian, Suku Bunga Kredit Pertanian. AbstractThis study aims to determine the effect of inflation, the gross domestic product of agriculture, and agricultural credit interest rates on demand for agricultural credit of conventional commercial banks in Indonesia. The research method used is the Error Correction Model. The data in this study are data obtained from the website of the Central Statistics Agency, the Ministry of Agriculture, and the Financial Services Authority in Indonesian banking statistics. The scope of this research is monthly time series data from 2015 to 2019. Based on research that has been carried out in the long term, there is only one variable that has a significant effect, namely the gross domestic product of agriculture which has a positive relationship with the distribution of agricultural credit. While other variables have no significant effect. Likewise, in the short term, there is no significant variable on agricultural credit. Changes in demand for agricultural credit that occur are sensitive to changes in the gross domestic product of the agricultural sector as indicated by a probability value that is smaller than the real level value. This then becomes the basis for policy considerations as well as information for interested parties in this matter. Therefore, the results of this study are expected to be able to provide a reference in optimizing the demand for agricultural credit to banks.Keywords: Agricultural Credit, Inflation, Gross Domestic Product of Agriculture, Interest Rate of Agriculture 
Title: DETERMINAN KREDIT BANK UMUM UNTUK SEKTOR PERTANIAN: ANALISIS DARI SISI PERMINTAAN
Description:
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi, produk domestik bruto pertanian dan suku bunga kredit pertanian terhadap permintaan kredit pertanian bank umum konvensional di Indonesia.
Metode penelitian yang digunakan ialah Error Correction Model.
Data dalam penelitian ini merupakan data yang diperoleh dari website Badan Pusat Statistik, Kementerian Pertanian dan Otoritas Jasa Keuangan didalam statistik perbankan Indonesia.
Ruang lingkup penelitian ini merupakan data time series bulanan dari tahun 2015 hingga 2019.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dalam jangka panjang hanya terdapat satu variabel yang berpengaruh signifikan yakni produk domestik bruto pertanian yang memiliki hubungan positif dengan penyaluran kredit pertanian.
Sementara variabel lainnya tidak berpengaruh signifikan.
Begitu pula dalam jangka pendek tidak ada variabel yang signifikan terhadap kredit pertanian.
Perubahan permintaan kredit pertanian yang terjadi sensitif terhadap perubahan produk domestik bruto sektor pertanian yang ditunjukkan oleh nilai probabillitas yang lebih kecil dari nilai taraf nyata.
Hal tersebut kemudian menjadi dasar pertimbangan kebijakan juga informasi bagi pihak yang berkepentingan dalam hal tersebut.
Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan referensi dalam mengoptimalkan permintaan kredit pertanian kepada bank.
Kata Kunci: Kredit Pertanian, Inflasi, Produk Domestik Bruto Pertanian, Suku Bunga Kredit Pertanian.
 AbstractThis study aims to determine the effect of inflation, the gross domestic product of agriculture, and agricultural credit interest rates on demand for agricultural credit of conventional commercial banks in Indonesia.
The research method used is the Error Correction Model.
The data in this study are data obtained from the website of the Central Statistics Agency, the Ministry of Agriculture, and the Financial Services Authority in Indonesian banking statistics.
The scope of this research is monthly time series data from 2015 to 2019.
Based on research that has been carried out in the long term, there is only one variable that has a significant effect, namely the gross domestic product of agriculture which has a positive relationship with the distribution of agricultural credit.
While other variables have no significant effect.
Likewise, in the short term, there is no significant variable on agricultural credit.
Changes in demand for agricultural credit that occur are sensitive to changes in the gross domestic product of the agricultural sector as indicated by a probability value that is smaller than the real level value.
This then becomes the basis for policy considerations as well as information for interested parties in this matter.
Therefore, the results of this study are expected to be able to provide a reference in optimizing the demand for agricultural credit to banks.
Keywords: Agricultural Credit, Inflation, Gross Domestic Product of Agriculture, Interest Rate of Agriculture .

Related Results

ANALISIS POTENSI EKONOMI PADA SETIAP KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
ANALISIS POTENSI EKONOMI PADA SETIAP KECAMATAN DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN LOMBOK UTARA
Identifikasi potensi ekonomi pada setiap kecamatan di Kabupaten Lombok Utara sangat penting untuk dapat membuat perencanaan pembangunan yang tepat sehingga pengembangan pembangunan...
ANALISIS RISIKO KREDIT USAHA PADA NASABAH PT. BANK BRI (STUDI KASUS BRI UNIT T. NYAK ARIEF)
ANALISIS RISIKO KREDIT USAHA PADA NASABAH PT. BANK BRI (STUDI KASUS BRI UNIT T. NYAK ARIEF)
Persoalan kredit macet selalu saja menjadi berita dalam berbagai harian lokalmaupun nasional yang terbit di Indonesia. Keberadaan kredit macet dalam duniaperbankan merupakan suatu ...
PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH (BPD) SUMATERA BARAT
PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH (BPD) SUMATERA BARAT
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui dan memahami bagaimana prosedur pemberian kredit pada PT. BPD Sumatera Barat. Metode Analisa Data yang digunakan metode analisa kualitatif se...
ANALISIS POTENSI EKONOMI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2011-2016
ANALISIS POTENSI EKONOMI KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2011-2016
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sektor manakah yang menjadi sektor unggulan di KabupatenSumbawa tahun 2011-2016, mengetahui struktur ekonomi (National Share, Proportiona...
PERSEPSI MAHASISWA AGRIBISNIS TERHADAP MINAT PEKERJAAN DI SEKTOR PERTANIAN
PERSEPSI MAHASISWA AGRIBISNIS TERHADAP MINAT PEKERJAAN DI SEKTOR PERTANIAN
Persepsi Mahasiswa Agribisnis terhadap minat pekerjaan di sektor pertanian akan menentukan jumlah mahasiswa yang tertarik dan ingin melanjutkan pekerjaan pada sektor pertanian. den...
Tindakan Hukum Penyelamatan Kredit Bermasalah Pada Bank
Tindakan Hukum Penyelamatan Kredit Bermasalah Pada Bank
Kredit yang dikelola dengan prinsip kehati-hatian akan menempatkan pada kualitas yang Performing Loan sehingga dapat memberikan pendapatan yang besar bagi Bank. Pendapatan yang dip...
Analisis Teknik Penyelesaian Kredit Macet Pada Bank Sumsel Babel Cabang Pembantu KM 12 Palembang
Analisis Teknik Penyelesaian Kredit Macet Pada Bank Sumsel Babel Cabang Pembantu KM 12 Palembang
Penelitian ini membahas tentang Bagaimana Analisis Teknik Penyelesaian Kredit Macet Pada PT Bank Sumsel Babel Cabang Pembantu KM 12 pelembang. Penelitian ini bertujuan untuk menget...

Back to Top