Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Transformasi Makna Ritus Manten Tebu dalam Program Pemajuan Kebudayaan Nasional

View through CrossRef
Upacara perkawinan dua batang tebu yang dilaksanakan saat memasuki musim giling pada pabrik gula di Jawa yang dikenal dengan ritus Manten Tebu merupakan tradisi yang dianggap sebagai kearifan lokal yang berpotensi dapat dipromosikan sebagai bagian dari pemajuan kebudayaan nasional. Namun, statusnya sebagai kearifan lokal masih perlu dipertanyakan. Hal ini disebabkan oleh latar belakang sejarah ritus yang memungkinkan membatalkan persepsi positif terhadap ritus ini sebagaimana yang berkembang di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah dan transformasi ritus Manten Tebu di wilayah luar Vorstenlanden di Jawa yang merupakan wilayah kekuasaan kolonial Hindia Belanda. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dan dengan bantuan perspektif wacana media. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi arsip, literatur, berita media massa dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui proses kritik sumber, triangulasi, dan interpretasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Ritus Manten Tebu di wilayah luar Vorstenlanden memiliki akar sejarah yang tidak sesuai dengan persepsi yang berkembang di masyarakat; (2) Ritus Manten Tebu di wilayah luar Vorstenlanden yang eksis saat ini telah mengalami transformasi dalam hal bentuk, fungsi, serta makna yang dipengaruhi kuat oleh faktor nasionalisme dan ekonomi kreatif (pariwisata).
Title: Transformasi Makna Ritus Manten Tebu dalam Program Pemajuan Kebudayaan Nasional
Description:
Upacara perkawinan dua batang tebu yang dilaksanakan saat memasuki musim giling pada pabrik gula di Jawa yang dikenal dengan ritus Manten Tebu merupakan tradisi yang dianggap sebagai kearifan lokal yang berpotensi dapat dipromosikan sebagai bagian dari pemajuan kebudayaan nasional.
Namun, statusnya sebagai kearifan lokal masih perlu dipertanyakan.
Hal ini disebabkan oleh latar belakang sejarah ritus yang memungkinkan membatalkan persepsi positif terhadap ritus ini sebagaimana yang berkembang di masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah dan transformasi ritus Manten Tebu di wilayah luar Vorstenlanden di Jawa yang merupakan wilayah kekuasaan kolonial Hindia Belanda.
Penelitian ini menggunakan metode sejarah dan dengan bantuan perspektif wacana media.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi arsip, literatur, berita media massa dan wawancara.
Analisis data dilakukan melalui proses kritik sumber, triangulasi, dan interpretasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Ritus Manten Tebu di wilayah luar Vorstenlanden memiliki akar sejarah yang tidak sesuai dengan persepsi yang berkembang di masyarakat; (2) Ritus Manten Tebu di wilayah luar Vorstenlanden yang eksis saat ini telah mengalami transformasi dalam hal bentuk, fungsi, serta makna yang dipengaruhi kuat oleh faktor nasionalisme dan ekonomi kreatif (pariwisata).

Related Results

TRADISI TABU MANTEN
TRADISI TABU MANTEN
Tradisi Tebu Manten merupakan salah satu bentuk keariafan lokal yang berkembang di masyarakat, khususnya di daerah yang memiliki indutrsi gula. Pabrik Gula memiliki tradisi unik sa...
Perancangan Desain Produk Alat Pemeras Tebu Elektrik dengan Menggunakan Metode Quality Deployment(QFD)
Perancangan Desain Produk Alat Pemeras Tebu Elektrik dengan Menggunakan Metode Quality Deployment(QFD)
Tebu merupakan tanaman yang mengandung sari gula. Alat pemeras tebu adalah sebuah alat yang berfungsi untuk memisahkan antara sari tebu dengan ampas tebu. Cara kerja mesin pemeras ...
NILAI-NILAI RELIGIUS DALAM TINDAK TUTUR PADA PROSESI TEMU MANTEN UPACARA PERNIKAHAN ADAT JAWA DI KOTA MADIUN
NILAI-NILAI RELIGIUS DALAM TINDAK TUTUR PADA PROSESI TEMU MANTEN UPACARA PERNIKAHAN ADAT JAWA DI KOTA MADIUN
In general, this study aims to get a clear description of the events of speech acts in procession Temu Manten Javanese Traditional Wedding Ceremony containing prayers at every stag...
BELA NEGARA UNTUK MEWUJUDKAN USATANI TEBU BERKELANJUTAN
BELA NEGARA UNTUK MEWUJUDKAN USATANI TEBU BERKELANJUTAN
Artikel Bela Negara Untuk Mewujudkan Usahatani Tebu Berkelanjutan ditulis sebagai aktualisasi diri, mencurahkan bakti kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menunjukkan kepedul...
PENGARUH SERAT TEBU TERHADAP SIFAT MEKANIS
PENGARUH SERAT TEBU TERHADAP SIFAT MEKANIS
Populasi manusia saat ini yang semakin meningkat tiap tahunnya mengakibatkan meningkatnya jumlah kebutuhan pangan dan papan. Dua kebutuhan tersebut sebenarnya dapat dimanfaatkan de...
PENGARUH PYRACLOSTROBIN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT SINGLE BUD PLANTING (BUDCHIP) TANAMAN TEBU (Saccharum Officinarum L.)
PENGARUH PYRACLOSTROBIN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT SINGLE BUD PLANTING (BUDCHIP) TANAMAN TEBU (Saccharum Officinarum L.)
Tebu merupakan salah satu penghasil gula utama di Indonesia. Gula sebagai salah satu kebutuhan pokok dan Tebu merupakan salah satu komoditi yang berperan dalam pemeliharaan ketahan...
KARAKTERISTIK BIOBRIKET AMPAS TEBU PT.MADUBARU PG MADUKISMO YOGYAKARTA
KARAKTERISTIK BIOBRIKET AMPAS TEBU PT.MADUBARU PG MADUKISMO YOGYAKARTA
Sebagai salah satu usaha untuk meminimalisir limbah ampas tebu dan tetes tebu (molase) di PT.Madubaru PG.Madukismo Kecamatan Kasihan Bantul Yogyakarta, dibutuhkan penanganan dan pe...

Back to Top