Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perancangan Game Fighting Peresean Sebagai Media Pengenalan Budaya Suku Sasak

View through CrossRef
INTISARI                Peresean adalah adat istiadat suku sasak Lombok yang bersenjatakan rotan (penjalin), menggunakan tameng (ende) yang terbuat dari kulit sapi dan saat acara peresean berlangsung akan di iringi dengan musik khas suku sasak lombok yakni gendang beleq. Adapun pakaian yang di kenakan peserta peresean (pepadu) adalah ikat kepala (sapuq), sarung (selewoq), ikat pinggang dari kain (bebet) serta bertelanjang dada. Budaya Peresean kini mulai jarang di selenggarakan serta tidak terlalu di minati oleh pemuda lombok khususnya. Maka dari situ menjadi sebuah acuan pembuatan gameplay game yang berjenis Fighting dengan melakukan penyesuaian peraturan sesuai dengan target audience.                Platform dari game “Peresean” ini adalah personal computer, maka game dikerjakan dengan beberapa bantuan visual artis, penata suara dan progammer, sedangkan setelah pematangan konsep di lanjutkan ke tahap produksi, pembuatan gameplay, aset, user interface, dan karakter. adapun peralatan  yang digunakan untuk proses Penciptaan menggunakan laptop atau personal computer, pen table, Software pengolah gambar seperti Adobe Photoshop, Clip Studio Paint, dan Blender.                Hasil akhir dari produksi ini adalah game fighting Peresean  yang di jalankan pada perangkat PC (personal computer), dan di targetkan untuk semua usia. Adapun fitur – fitur yang sudah di rancang sudah memenuhi dari apa yang di inginkan. Dalam game berjenis Fighting ini terdapat informasi dan pesan moral tentang melestarikan budaya lokal.Kata Kunci : Fighting, budaya suku sasak, lombok, Peresean ABSTRACTPeresean is customs tribe of sasak lombok armed with rattan ( penjalin ), use shield ( ende ) made of the skins of calves and during a peresean held will be followed up with music typical tribe of sasak lombok namely kettledrum beleq . As for a garment in wear participants peresean ( pepadu ) is headband ( sapuq ), scabbard ( selewoq ), the sashes of fabric ( bebet ) and barefoot the chest. Culture peresean is now beginning to rare in hosted and not overly were interested in it by a youth lombok especially. So it into a reference making gameplay the game as fighting with adapt the regulation accordance with the target audience.A platform of games peresean this is personal computer, then games done by some help visual artist, a sound and progammer, while after maturation concept in continue to the point of production, making gameplay, assets, a user interface, and character. As for equipment used to the forging find or personal computer, pen table, software processing an image of such adobe photoshop, clip studio paint, a blender.The end result of production this is game fighting peresean who on the run on the device pc (personal computer), and in target for all age. As for features - features out of designed enough to fulfill of what will. In a game as fighting are information and moralistic messages about preserve local culture.Keywords : Fighting, the culture of sasak, lombok, Peresean
Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Respati Yogyakarta
Title: Perancangan Game Fighting Peresean Sebagai Media Pengenalan Budaya Suku Sasak
Description:
INTISARI                Peresean adalah adat istiadat suku sasak Lombok yang bersenjatakan rotan (penjalin), menggunakan tameng (ende) yang terbuat dari kulit sapi dan saat acara peresean berlangsung akan di iringi dengan musik khas suku sasak lombok yakni gendang beleq.
Adapun pakaian yang di kenakan peserta peresean (pepadu) adalah ikat kepala (sapuq), sarung (selewoq), ikat pinggang dari kain (bebet) serta bertelanjang dada.
Budaya Peresean kini mulai jarang di selenggarakan serta tidak terlalu di minati oleh pemuda lombok khususnya.
Maka dari situ menjadi sebuah acuan pembuatan gameplay game yang berjenis Fighting dengan melakukan penyesuaian peraturan sesuai dengan target audience.
                Platform dari game “Peresean” ini adalah personal computer, maka game dikerjakan dengan beberapa bantuan visual artis, penata suara dan progammer, sedangkan setelah pematangan konsep di lanjutkan ke tahap produksi, pembuatan gameplay, aset, user interface, dan karakter.
adapun peralatan  yang digunakan untuk proses Penciptaan menggunakan laptop atau personal computer, pen table, Software pengolah gambar seperti Adobe Photoshop, Clip Studio Paint, dan Blender.
                Hasil akhir dari produksi ini adalah game fighting Peresean  yang di jalankan pada perangkat PC (personal computer), dan di targetkan untuk semua usia.
Adapun fitur – fitur yang sudah di rancang sudah memenuhi dari apa yang di inginkan.
Dalam game berjenis Fighting ini terdapat informasi dan pesan moral tentang melestarikan budaya lokal.
Kata Kunci : Fighting, budaya suku sasak, lombok, Peresean ABSTRACTPeresean is customs tribe of sasak lombok armed with rattan ( penjalin ), use shield ( ende ) made of the skins of calves and during a peresean held will be followed up with music typical tribe of sasak lombok namely kettledrum beleq .
As for a garment in wear participants peresean ( pepadu ) is headband ( sapuq ), scabbard ( selewoq ), the sashes of fabric ( bebet ) and barefoot the chest.
Culture peresean is now beginning to rare in hosted and not overly were interested in it by a youth lombok especially.
So it into a reference making gameplay the game as fighting with adapt the regulation accordance with the target audience.
A platform of games peresean this is personal computer, then games done by some help visual artist, a sound and progammer, while after maturation concept in continue to the point of production, making gameplay, assets, a user interface, and character.
As for equipment used to the forging find or personal computer, pen table, software processing an image of such adobe photoshop, clip studio paint, a blender.
The end result of production this is game fighting peresean who on the run on the device pc (personal computer), and in target for all age.
As for features - features out of designed enough to fulfill of what will.
In a game as fighting are information and moralistic messages about preserve local culture.
Keywords : Fighting, the culture of sasak, lombok, Peresean.

Related Results

Perwujudan budaya masyarakat Sasak dalam novel-novel karya Salman Faris
Perwujudan budaya masyarakat Sasak dalam novel-novel karya Salman Faris
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perwujudan budaya masyarakat Sasak dalam novel-novel karya Salman Faris.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode ...
LOKALITAS SASAK DALAM NOVEL GURU DANE DAN GURU ONYEH KARYA SALMAN FARIS
LOKALITAS SASAK DALAM NOVEL GURU DANE DAN GURU ONYEH KARYA SALMAN FARIS
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) wujud lokalitas Sasak dalam novel Guru Dane dan Guru Onyeh karya Salman Faris, dan (2) fungsi lokalitas Sasak dalam membangun cer...
SPEECH LEVEL OF SASAK LANGUAGE AT RARANG TENGAH VILLAGE
SPEECH LEVEL OF SASAK LANGUAGE AT RARANG TENGAH VILLAGE
This research is intended to describe the forms of Sasak language speech levels, with sub-focus, the domains of the Sasak Alus language (Base Alus) use in the Rarang Tengah communi...
REDUPLIKASI BAHASA SASAK DIALEK A-A
REDUPLIKASI BAHASA SASAK DIALEK A-A
AbstrakArtikel ini akan membahas reduplikasi bahasa Sasak di Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur dengan teori reduplikasi terdistribusi dari Framton. Dengan teori ini, penulis berh...
Revitalisasi Musik Tradisional Prosesi Adat Sasak Sebagai Identitas Budaya Sasak
Revitalisasi Musik Tradisional Prosesi Adat Sasak Sebagai Identitas Budaya Sasak
Masyarakat Sasak sangat kaya dengan budaya musik, khususnya musik tradisional. Di samping gendang beleq yang sudah dipakai sebagai ikon dan disahkan sebagai salah satu warisan buda...
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
Bahasa merupakan aspek terpenting dalam hidup setiap individu. Bahasa adalah sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu individu dengan individu lainnya. Dengan m...
Schule und Spiel – mehr als reine Wissensvermittlung
Schule und Spiel – mehr als reine Wissensvermittlung
Die öffentliche Schule Quest to learn in New York City ist eine Modell-Schule, die in ihren Lehrmethoden auf spielbasiertes Lernen, Game Design und den Game Design Prozess setzt. I...
Kesantunan Wanita Suku Sasak dalam Merespons Pujian Bahasa Sasak
Kesantunan Wanita Suku Sasak dalam Merespons Pujian Bahasa Sasak
Dalam kehidupan sehari-hari, wanita Sasak lebih sering mendapatkan pujian dibandingkan laki-laki. Penampilan fisik/dandanan busana, keahlian/kepintaran, serta prestasi menjadi keu...

Back to Top