Javascript must be enabled to continue!
MODEL PEMBIASAAN IBADAH SUNAH DAN ETIKA SOSIAL PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN
View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pembiasaan ibadah sunah di pondok pesantren, implementasi pembiasaan etika sosial di pondok pesantren, dan implikasi implementasi pembiasaan ibadah sunah serta etika sosial di pondok pesantren. Pendekatan dalam penelitian ini adalah Kualitatif dengan jenis studi kasus. Lokasi penelitian ini bertempat di Pondok Pesantren Darul Qur’an Kabupaten Semarang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data menurut Miles dan Hubermen, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) Implementasi pembiasaan ibadah sunah di pondok pesantren Darul Qur’an Bringin Kabupaten Semarang yaitu melalui kegiatan puasa Senin Kamis, Sholat Tahajud, Sholat Qobliyyah Dan Ba’diyah, Manaqiban, Murojaah Al-Qur’an, Sholawatan, Tahlilan, Burdahan, Manaqiban, Dziba’iyyah, Dzikir Harian, Deresan Shubuh, Puasa Sunah Tarwiyah, Puasa Sunah Arofah, Puasa Sunah Asyuro, Puasa Sunah, dan Nishfu Sya’ban. (2) Implementasi pembiasaan etika sosial di pondok pesantren Darul Qur’an Bringin Kabupaten Semarang yaitu melalui kegiatan mushofahah, etika berkendara, etika berpakaian, mengucapkan salam pada guru, tidak banyak bicara di depan guru, menunduk ketika guru berbicara, tidak membantah perintah guru, tidak menyangkal penjelasan guru, tidak bertanya-tanya kepada teman sebangku ketika guru mengajar, tidak mengumbar senyum pada guru saat guru sedang berbicara, tidak terang terangan menunjukkan perbedaan pendapat dengan guru, menarik pakaian guru ketika guru lelah, tidak bertanya di tengah perjalanan hingga guru tiba di rumah. Adapun strategi yang digunakan yaitu pembinaan, keteladanan, nasehat, pembiasaan, dan hukuman. (3). Implikasi implementasi pembiasaan ibadah sunah dan etika sosial di pondok pesantren Darul Qur’an Bringin Kabupaten Semarang, yaitu: (a) Implikasi terhadap pembiasaan ibadah sunah adalah meningkatkan kedisiplinan santri dan iman taqwa santri. (b) implikasi terhadap etika sosial santri adalah meningkatkan akhlak mulia santri dan sopan santun.
Title: MODEL PEMBIASAAN IBADAH SUNAH DAN ETIKA SOSIAL PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN
Description:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pembiasaan ibadah sunah di pondok pesantren, implementasi pembiasaan etika sosial di pondok pesantren, dan implikasi implementasi pembiasaan ibadah sunah serta etika sosial di pondok pesantren.
Pendekatan dalam penelitian ini adalah Kualitatif dengan jenis studi kasus.
Lokasi penelitian ini bertempat di Pondok Pesantren Darul Qur’an Kabupaten Semarang.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Setelah data terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data menurut Miles dan Hubermen, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini adalah (1) Implementasi pembiasaan ibadah sunah di pondok pesantren Darul Qur’an Bringin Kabupaten Semarang yaitu melalui kegiatan puasa Senin Kamis, Sholat Tahajud, Sholat Qobliyyah Dan Ba’diyah, Manaqiban, Murojaah Al-Qur’an, Sholawatan, Tahlilan, Burdahan, Manaqiban, Dziba’iyyah, Dzikir Harian, Deresan Shubuh, Puasa Sunah Tarwiyah, Puasa Sunah Arofah, Puasa Sunah Asyuro, Puasa Sunah, dan Nishfu Sya’ban.
(2) Implementasi pembiasaan etika sosial di pondok pesantren Darul Qur’an Bringin Kabupaten Semarang yaitu melalui kegiatan mushofahah, etika berkendara, etika berpakaian, mengucapkan salam pada guru, tidak banyak bicara di depan guru, menunduk ketika guru berbicara, tidak membantah perintah guru, tidak menyangkal penjelasan guru, tidak bertanya-tanya kepada teman sebangku ketika guru mengajar, tidak mengumbar senyum pada guru saat guru sedang berbicara, tidak terang terangan menunjukkan perbedaan pendapat dengan guru, menarik pakaian guru ketika guru lelah, tidak bertanya di tengah perjalanan hingga guru tiba di rumah.
Adapun strategi yang digunakan yaitu pembinaan, keteladanan, nasehat, pembiasaan, dan hukuman.
(3).
Implikasi implementasi pembiasaan ibadah sunah dan etika sosial di pondok pesantren Darul Qur’an Bringin Kabupaten Semarang, yaitu: (a) Implikasi terhadap pembiasaan ibadah sunah adalah meningkatkan kedisiplinan santri dan iman taqwa santri.
(b) implikasi terhadap etika sosial santri adalah meningkatkan akhlak mulia santri dan sopan santun.
Related Results
Integrasi Model Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Dan Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Irsyadul Anam Yogyakarta)
Integrasi Model Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Dan Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Irsyadul Anam Yogyakarta)
Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan pendekatan Ilmu Pendidikan Islam dan Fenomenologi dalam mengkaji integrasi model pendidikan pondok pesantren salaf dan khalaf di Pond...
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ISLAM PONDOK PESANTREN DARUSSA’ADAH MOJOAGUNG GUNUNG SUGIH LAMPUNG TENGAH
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ISLAM PONDOK PESANTREN DARUSSA’ADAH MOJOAGUNG GUNUNG SUGIH LAMPUNG TENGAH
Pesantren sebagai Lembaga Pendidikan Islam berbeda dengan sistem pendidikan pada umumnya, pesantren memiliki ciri khas yang unik dan menojol diantaranya yaitu adanya hubungan yang ...
IMPLEMENTASI PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN PERDAMAIAN DI PONDOK PESANTREN SANANUL HUDA SELOREJO BLITAR
IMPLEMENTASI PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN PERDAMAIAN DI PONDOK PESANTREN SANANUL HUDA SELOREJO BLITAR
Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia yang banyak menapung santri-santri dari berbagai daerah. Berlatar belakang daerah, budaya, bahasa serta kepr...
Aktualisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Pembentukan Akhlak Santri Di Pesantren
Aktualisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Pembentukan Akhlak Santri Di Pesantren
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui realitas pengaktualisasian nilai-nilai pendidikan Islam di Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin Kota Makassar, menggamb...
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA SANTRI ODGJ DI PONDOK PESANTREN SUNAN KALIJAGA
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA SANTRI ODGJ DI PONDOK PESANTREN SUNAN KALIJAGA
Abstrak: Komunikasi Terapeutik merupakan pendekatan komunikasi yang bertujuan menciptakan hubungan yang positif antara perawat dan pasien untuk mendukung proses penyembuhan Orang D...
Manajemen Strategik Pembelajaran Pondok Pesantren dalam Mewujudkan Generasi yang Berakhlaqul Karimah
Manajemen Strategik Pembelajaran Pondok Pesantren dalam Mewujudkan Generasi yang Berakhlaqul Karimah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pondok pesantren dalam mewujudkan generasi yang berakhlakul karimah. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan manajemen strategi...
Perkembangan Pondok Pesantren di Kota Samarinda
Perkembangan Pondok Pesantren di Kota Samarinda
Hasil yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah Pondok pesantren di Kota Samarinda kini terus melakukan perkembangan dari waktu ke waktu, adapun pondok pesantren yang terus m...
Pemberdayaan Santri dan Alumni Pondok Pesantren Melalui Wirausaha Budidaya Jamur Merang (Volvariella Volvaceae L.)
Pemberdayaan Santri dan Alumni Pondok Pesantren Melalui Wirausaha Budidaya Jamur Merang (Volvariella Volvaceae L.)
Pondok Pesantren “AN NUR H.A” merupakan pondok Pesantren Salaf di Jember. Profil lulusan dari pesantren ini hanya 5% dari lulusan pondok pesantren yang berhasil menjadi ustadz, sed...

