Javascript must be enabled to continue!
Strategi Pengembangan Lahan Irigasi Rawa di Daerah Rawa Pasang Surut Belawang-Kalimantan Selatan
View through CrossRef
Reklamasi rawa yang dilakukan Pemerintah Indonesia di Pulau Sumatera dan Kalimantan beberapa dekade lalu pada dasarnya ditujukan untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan program transmigrasi. Namun sampai saat ini ternyata kontribusi ketahanan pangan dari pertanian lahan rawa masih sangat rendah. Justru akhir-akhir ini marak terjadi pengalihfungsian lahan rawa beririgasi untuk peruntukan lain, seperti perkebunan kelapa sawit dan karet. Daerah rawa pasang surut Belawang (Barito Kuala) adalah salah satu wilayah yang mulai marak mengalami perubahan pemanfaatan lahan beririgasi menjadi perkebunan karet. Banyak faktor yang menyebabkan hal ini terjadi. Penelitian ini mengkaji faktor-faktor penting yang menyebabkan terjadinya alih fungsi lahan dan menyusun strategi upaya mendorong peranan lahan rawa beririgasi dalam mendukung ketahanan pangan. Penelitian yang dilakukan tahun 2014 ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis SWOT. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam kepada informan-informan kunci. Hasil penelitian merekomendasikan strategi pengembangan lahan beririgasi rawa di Belawang harus dilakukan dengan cara pemetaan kembali tipe lahan rawa yang sesuai untuk tanaman pangan maupun untuk perkebunan. Selanjutnya teknik diversifikasi komoditas secara terpola menjadi solusi menjawab ketahanan pangan dan kebutuhan ekonomis masyarakat lokal.
Balai Penelitian dan Pengembangan Irigasi
Title: Strategi Pengembangan Lahan Irigasi Rawa di Daerah Rawa Pasang Surut Belawang-Kalimantan Selatan
Description:
Reklamasi rawa yang dilakukan Pemerintah Indonesia di Pulau Sumatera dan Kalimantan beberapa dekade lalu pada dasarnya ditujukan untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan program transmigrasi.
Namun sampai saat ini ternyata kontribusi ketahanan pangan dari pertanian lahan rawa masih sangat rendah.
Justru akhir-akhir ini marak terjadi pengalihfungsian lahan rawa beririgasi untuk peruntukan lain, seperti perkebunan kelapa sawit dan karet.
Daerah rawa pasang surut Belawang (Barito Kuala) adalah salah satu wilayah yang mulai marak mengalami perubahan pemanfaatan lahan beririgasi menjadi perkebunan karet.
Banyak faktor yang menyebabkan hal ini terjadi.
Penelitian ini mengkaji faktor-faktor penting yang menyebabkan terjadinya alih fungsi lahan dan menyusun strategi upaya mendorong peranan lahan rawa beririgasi dalam mendukung ketahanan pangan.
Penelitian yang dilakukan tahun 2014 ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis SWOT.
Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam kepada informan-informan kunci.
Hasil penelitian merekomendasikan strategi pengembangan lahan beririgasi rawa di Belawang harus dilakukan dengan cara pemetaan kembali tipe lahan rawa yang sesuai untuk tanaman pangan maupun untuk perkebunan.
Selanjutnya teknik diversifikasi komoditas secara terpola menjadi solusi menjawab ketahanan pangan dan kebutuhan ekonomis masyarakat lokal.
Related Results
Kontestasi Sains Dengan Pengetahuan Lokal Petani dalam Pengelolaan Lahan Rawa Pasang Surut
Kontestasi Sains Dengan Pengetahuan Lokal Petani dalam Pengelolaan Lahan Rawa Pasang Surut
Introduksi pertanian modern berbasis sains pada wilayah lahan rawa pasang surut menciptakan kontestasi antara sains dengan pengetahuan lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah m...
POTENSI DAN PELUANG PENGEMBANGAN USAHA TANI TERPADU BERBASIS KAWASAN DI LAHAN RAWA
POTENSI DAN PELUANG PENGEMBANGAN USAHA TANI TERPADU BERBASIS KAWASAN DI LAHAN RAWA
Ketersediaan lahan kering dan lahan sawah untuk pengembangan pertanian menurun signifikan antara lain karena alih fungsi lahan untuk keperluan nonpertanian. Di sisi lain, produksi ...
APLIKASI METODE LEAST SQUARE PADA PEMODELAN PASANG SURUT DI PERAIRAN PEMANGKAT
APLIKASI METODE LEAST SQUARE PADA PEMODELAN PASANG SURUT DI PERAIRAN PEMANGKAT
Perairan Pemangkat yang terletak di Kalimantan Barat merupakan kawasan pesisir dengan berbagai aktivitas seperti perikanan, pelayaran, dan pembangunan infrastruktur. Aktivitas-akti...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kajian Kelayakan Usahatani Sawit Rakyat Diberbagai Tipe Luapan Lahan Rawa Pasang Surut
Kajian Kelayakan Usahatani Sawit Rakyat Diberbagai Tipe Luapan Lahan Rawa Pasang Surut
Industri kelapa sawit memiliki peranan cukup besar dalam pertumbuhan ekonomi bangsa dan menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar. Selain itu, dari sudut pandang ekonomi, kela...
Observasi Pasang Surut dan Arus di Muara Porong untuk Mendukung Pengembangan Pulau Lusi
Observasi Pasang Surut dan Arus di Muara Porong untuk Mendukung Pengembangan Pulau Lusi
ABSTRACT
Tides and currents are essential factors that affect activities in estuary waters. The observation of tides and currents at the estuary of the Porong River is very import...
Kajian Aset Nirwujud dalam Manajemen Sistem Irigasi
Kajian Aset Nirwujud dalam Manajemen Sistem Irigasi
The research aimed at studying on intangible assets at irrigation system management. The research method consisted oftwo stages. The first stage was data collecting which was done ...
KAJIAN SEDIMENTASI PADA SUMBER AIR BAKU PDAM KOTA PONTIANAK
KAJIAN SEDIMENTASI PADA SUMBER AIR BAKU PDAM KOTA PONTIANAK
Abstrak Peristiwa sedimentasi atau pengendapan partikel-partikel tanah yang terbawa aliran sungai seringkali terjadi di sungai-sungai, tidak terkecuali Sungai Kapuas di Pontianak K...

