Javascript must be enabled to continue!
RELASIONALITAS ANAK RONA-ANAK WINA DALAM UNGKAPAN TOE SALANG TUAK-WAE TEKU TEDENG: TINJAUAN FILSAFAT ARMADA RIYANTO
View through CrossRef
Fokus utama tulisan ini ialah menggali makna filosofis atas Go’et toe salang tuak-wae teku tedeng dalam relasi Anak rona-anak wina. Proses penggalian dan pendalaman ini dilakukan dalam terang filsafat relasionalitas Armada Riyanto. Konsep filosofis Armada Riyanto menjadi pisau bedah yang dipakai penulis untuk memahami go’et toe salang tuak-wae teku tedeng dalam bingkai relasionalitas. Upaya pendalaman ini didasarkan pada fenomena pergeseran makna belis yang berdampak pada problem relasi keduanya. Atas dasar fenomena ini, penulis menawarkan konsep filosofis go’et toe salang tuak-wae teku tedeng sebagai upaya untuk menjernihkan kembali cara pandang terhadap makna belis di kalangan orang Manggarai. Metode yang digunakan adalah pendekatan studi pustaka disertai dengan pembacaan kritis atas karya dari Armada Riyanto. Tulisan ini menemukan bahwa relasi antara anak rona-anak wina akan terjalin dengan harmonis tatkala pemahaman akan belis tidak direduksi pada upaya pemiskinan keluarga anak wina tetapi lebih kepada penghormatan kepada wanita serta sarana untuk merekatkan hubungan antara anak rona dengan anak wina dalam suatu perkawinan.
Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar
Title: RELASIONALITAS ANAK RONA-ANAK WINA DALAM UNGKAPAN TOE SALANG TUAK-WAE TEKU TEDENG: TINJAUAN FILSAFAT ARMADA RIYANTO
Description:
Fokus utama tulisan ini ialah menggali makna filosofis atas Go’et toe salang tuak-wae teku tedeng dalam relasi Anak rona-anak wina.
Proses penggalian dan pendalaman ini dilakukan dalam terang filsafat relasionalitas Armada Riyanto.
Konsep filosofis Armada Riyanto menjadi pisau bedah yang dipakai penulis untuk memahami go’et toe salang tuak-wae teku tedeng dalam bingkai relasionalitas.
Upaya pendalaman ini didasarkan pada fenomena pergeseran makna belis yang berdampak pada problem relasi keduanya.
Atas dasar fenomena ini, penulis menawarkan konsep filosofis go’et toe salang tuak-wae teku tedeng sebagai upaya untuk menjernihkan kembali cara pandang terhadap makna belis di kalangan orang Manggarai.
Metode yang digunakan adalah pendekatan studi pustaka disertai dengan pembacaan kritis atas karya dari Armada Riyanto.
Tulisan ini menemukan bahwa relasi antara anak rona-anak wina akan terjalin dengan harmonis tatkala pemahaman akan belis tidak direduksi pada upaya pemiskinan keluarga anak wina tetapi lebih kepada penghormatan kepada wanita serta sarana untuk merekatkan hubungan antara anak rona dengan anak wina dalam suatu perkawinan.
Related Results
The Perspectives of Islamic Law (Hadd Al-Syurb) on Aia Niro and Tuak (Khamr) Activities in Nagari Batu Payuang Halaban
The Perspectives of Islamic Law (Hadd Al-Syurb) on Aia Niro and Tuak (Khamr) Activities in Nagari Batu Payuang Halaban
In Islamic law, khamr is a common type of alcoholic beverage that is forbidden for consumption due to its elements that can intoxicate and lead to loss of self-control. The governm...
MENELAAH FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI FILSAFAT KHUSUS
MENELAAH FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI FILSAFAT KHUSUS
Filsafat adalah usaha manusia yang mempelajari hakikat melalui akal budi manusia dengan menggunakan akal budi untuk memahami dan menjawab semua pertanyaan yang berkaitan dengan tra...
Pengantar Redaksi
Pengantar Redaksi
Jurnal Filsafat Volume 30 No. 1 Februari 2020 ini menghadirkan enam artikel dengan cakupan tema yang cukup beragama dari post-truth, ke isu lingkungan dan hak hewan hingga perdebat...
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Beberapa temuan ada ratusan ribu anak-anak Indonesia yang menjadi korban prostitusi anak dan kekerasan pada anak tiap tahunnya. Eksploitasi anak untuk prostitusi sangat membahayaka...
FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM DALAM KONSEP PEMBELAJARAN HOLISTIK PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM DALAM KONSEP PEMBELAJARAN HOLISTIK PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
It cannot be denied that looking at the learning process and also every scenario that occurs in this country is something that must be closely related to what and how one should kn...
KALIMAT DEKLARATIF DALAM FILM “DILAN 1990”
KALIMAT DEKLARATIF DALAM FILM “DILAN 1990”
Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan bentuk dan makna kalimat deklaratif dalam film Dilan 1990. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif. Teknik pengumpu...
Relasionalitas Filsafat Fondasi Interpretasi: Aku, Teks, Liyan, Fenomen
Relasionalitas Filsafat Fondasi Interpretasi: Aku, Teks, Liyan, Fenomen
The author of the book “Relasionalitas Filsafat Fondasi Interpretasi: Aku, Teks, Liyan, Fenomen”, Armada Riyanto, CM, has the great effort to philosophize his main thought about “R...

