Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Derajat Nyeri Pasien Post-Pericutaneous Coronary Intervention di Unit Cathlab RSAU dr. M. Salamun Bandung

View through CrossRef
Abstract. Percutaneous coronary intervention (PCI) is one of the most common treatments for heart disease. The problem often faced after PCI is Post-Procedure Chest Pain (PPCP), which is various degrees of typical and atypical chest pain that begins to appear after the procedure. This study aims to determine the degree of pain in patients undergoing PCI procedures. This research method is an observational analytic with a cross-sectional design. The subjects in this study were patients who underwent PCI procedures in the Cath lab unit of RSAU Dr. M. Salamun from July 1, 2023, to July 31, 2023. Data were collected by Numeric Rating Scale For the measurement of the degree of pain, it was found that 26 (37.7%) subjects experienced mild pain, 41 (59.4%) moderate pain, and 2 (2.9%) experienced severe pain. The final ρ-sig value was 0.390, which was greater than the α value of 0.05%, meaning that no variables influenced pain in the current study. This study concludes that there is no variable caused the degree of pain in post-PCI patients. Abstrak. Salah satu metode terapi pada penyakit jantung yang banyak dilakukan adalah Percutaneous coronary intervention (PCI). Masalah yang sering dihadapi pasca tindakan PCI adalah Post-Procedure Chest Pain (PPCP), yaitu berbagai derajat nyeri dada yang tipikal maupun atipikal yang mulai muncul pasca tindakan  tersebut.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  derajat nyeri pada pasien yang menjalani prosedur PCI. Metode penelitian ini berupa analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Subjek pada penelitian ini adalah pasien yang menjalani prosedur PCI di unit cathlab RSAU dr. M. Salamun  pada 1 Juli 2023 sampai dengan 31 Juli 2023. Data dikumpulkan dengan Numeric Rating Scale. Untuk pengukuran derajat nyeri didapatkan hasil 26 (37,7%) subjek mengalami derajat nyeri ringan, 41 (59,4%) nyeri sedang dan 2 (2,9%) mengalami nyeri dengan derajat berat. Pada penelitian ini juga dilakukan analisis regresi logistic multinomial dengan tingkat signifikansi 5% didapatkan nilai ρ-sig final adalah sebesar 0,390 lebih besar dari nilai α 0,05%, yang bermakna tidak ada variabel yang mempengaruhi nyeri pada penelitian saat ini. Simpulan penelitian ini adalah tidak ada variable yang mempengaruhi nyeri pada pasien post-PCI.
Title: Derajat Nyeri Pasien Post-Pericutaneous Coronary Intervention di Unit Cathlab RSAU dr. M. Salamun Bandung
Description:
Abstract.
Percutaneous coronary intervention (PCI) is one of the most common treatments for heart disease.
The problem often faced after PCI is Post-Procedure Chest Pain (PPCP), which is various degrees of typical and atypical chest pain that begins to appear after the procedure.
This study aims to determine the degree of pain in patients undergoing PCI procedures.
This research method is an observational analytic with a cross-sectional design.
The subjects in this study were patients who underwent PCI procedures in the Cath lab unit of RSAU Dr.
M.
Salamun from July 1, 2023, to July 31, 2023.
Data were collected by Numeric Rating Scale For the measurement of the degree of pain, it was found that 26 (37.
7%) subjects experienced mild pain, 41 (59.
4%) moderate pain, and 2 (2.
9%) experienced severe pain.
The final ρ-sig value was 0.
390, which was greater than the α value of 0.
05%, meaning that no variables influenced pain in the current study.
This study concludes that there is no variable caused the degree of pain in post-PCI patients.
Abstrak.
Salah satu metode terapi pada penyakit jantung yang banyak dilakukan adalah Percutaneous coronary intervention (PCI).
Masalah yang sering dihadapi pasca tindakan PCI adalah Post-Procedure Chest Pain (PPCP), yaitu berbagai derajat nyeri dada yang tipikal maupun atipikal yang mulai muncul pasca tindakan  tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  derajat nyeri pada pasien yang menjalani prosedur PCI.
Metode penelitian ini berupa analitik observasional dengan rancangan cross sectional.
Subjek pada penelitian ini adalah pasien yang menjalani prosedur PCI di unit cathlab RSAU dr.
M.
Salamun  pada 1 Juli 2023 sampai dengan 31 Juli 2023.
Data dikumpulkan dengan Numeric Rating Scale.
Untuk pengukuran derajat nyeri didapatkan hasil 26 (37,7%) subjek mengalami derajat nyeri ringan, 41 (59,4%) nyeri sedang dan 2 (2,9%) mengalami nyeri dengan derajat berat.
Pada penelitian ini juga dilakukan analisis regresi logistic multinomial dengan tingkat signifikansi 5% didapatkan nilai ρ-sig final adalah sebesar 0,390 lebih besar dari nilai α 0,05%, yang bermakna tidak ada variabel yang mempengaruhi nyeri pada penelitian saat ini.
Simpulan penelitian ini adalah tidak ada variable yang mempengaruhi nyeri pada pasien post-PCI.

Related Results

STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PENANGANAN NYERI
Abstrak  Pendahuluan.Nyeri adalah rasa tidak nyaman yang dirasakan oleh individu yang sifatnya sangat subyektif, yang dapat mempengaruhi pikiran dan mengubah kehidupan. Juml...
Implementasi Mobilisasi Dini Terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Post Apendiktomi di Ruang Merak RSAU Dr. Esnawan Antariksa
Implementasi Mobilisasi Dini Terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Post Apendiktomi di Ruang Merak RSAU Dr. Esnawan Antariksa
Apendiksitis merupakan kondisi gangguan pencernaan berupa peradangan pada usus buntu yang dipengaruhi beberapa faktor seperti konsumsi makanan cepat saji dan aktivitas yang berlebi...
Pengaruh Nyeri Kronik dalam Penurunan Fungsi kognitif
Pengaruh Nyeri Kronik dalam Penurunan Fungsi kognitif
Nyeri merupakan gejala yang sering dikeluhkan masyarakat, Di Indonesia sendiri nyeri kronik adalah alasan paling umum pasien untuk berkunjung ke klinik rawat jalan. Nyeri kronik me...
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
Pengaruh Terapi Benson Terhadap Pasien AMI (Acute Mycardial Infark) di Ruang Rawat Inap
Pengaruh Terapi Benson Terhadap Pasien AMI (Acute Mycardial Infark) di Ruang Rawat Inap
Infark Miokard Akut adalah penyakit jantung yang disebabkan karena sumbatan pada arteri coroner. Masalah yang ditimbulkan yaitu nyeri. Salah salah intervensi yang dapat digunakan u...
Gambaran Motorik Kasar Pasien Stroke Iskemik Setelah Fisioterapi di RSAU Salamun
Gambaran Motorik Kasar Pasien Stroke Iskemik Setelah Fisioterapi di RSAU Salamun
Abstract. Stroke is the second leading cause of death worldwide, accounting for 11.13% of total deaths, and is the primary cause of disability globally. The most common type of str...
Penerapan hand massage dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien post operasi mastectomi
Penerapan hand massage dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien post operasi mastectomi
Permasalahan pada pasien post operasi adalah rasa nyeri yang dirasakan akibat luka operasi. Setelah efek anestesi menurun maka pasien akan merasakan nyeri pada area payudara setela...

Back to Top