Javascript must be enabled to continue!
PENINGKATAN VIRULENSI METARHIZIUM ANISOPLIAE TERHADAP ZEUGODACUS CUCURBITAE MELALUI PENAMBAHAN SUMBER KITIN
View through CrossRef
Lalat buah Zeugodacus cucurbitae (Diptera: Tephritidae) merupakan hama penting bagi tanaman hortikultura. Pengendalian Z. cucurbitae dengan agens hayati dapat dilakukan dengan pemanfaatan jamur entomopatogen,seperti Metarhizium anisopliae. Perbanyakan jamur entomopatogen yang berulang dapat menurunkan virulensi jamur sebab berkurangnya sumber protein dan kitin. Tepung serangga diketahui dapat meningkatkan kebutuhan kitin dan protein pada perbanyakan jamur entomopatogen. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penambahan tepung serangga pada berbagai konsentrasi dan kerapatan spora yang optimal dalam menginfeksi prapupa Z. cucurbitae. Penelitian dilakukan bulan Januari sampai April 2023 di Laboratorium Vertebrata Hama Universitas Gadjah Mada. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan faktor jenis tepung, konsentrasi tepung dan kerapatan spora M. anisopliae. Adapun jenis tepung serangga yang digunakan adalah tepung jangkrik dan tepung lalat buah dengan konsentrasi tepung 0,5%, 1%, dan 1,5%. Sedangkan kerapatan spora yang diujikan antara lain , ,. Penelitian ini menggunakan 21 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan sehingga total seluruh unit percobaan berjumlah 63 unit. Hasil penelitian menunjukkan gejala infeksi ditandai dengan terbentuknya miselium jamur M. anisopliae yang menutupi permukaan kutikula pupa dan perkembangan imago menjadi abnormal. Pengaplikasian M. anisopliae dengan penambahan tepung jangkrik 1% dan kerapatan spora mampu meningkatkan rerata mortalitas Z. cucurbitae menjadi 30% dan membutuhkan waktu infeksi 2 hari.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: PENINGKATAN VIRULENSI METARHIZIUM ANISOPLIAE TERHADAP ZEUGODACUS CUCURBITAE MELALUI PENAMBAHAN SUMBER KITIN
Description:
Lalat buah Zeugodacus cucurbitae (Diptera: Tephritidae) merupakan hama penting bagi tanaman hortikultura.
Pengendalian Z.
cucurbitae dengan agens hayati dapat dilakukan dengan pemanfaatan jamur entomopatogen,seperti Metarhizium anisopliae.
Perbanyakan jamur entomopatogen yang berulang dapat menurunkan virulensi jamur sebab berkurangnya sumber protein dan kitin.
Tepung serangga diketahui dapat meningkatkan kebutuhan kitin dan protein pada perbanyakan jamur entomopatogen.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penambahan tepung serangga pada berbagai konsentrasi dan kerapatan spora yang optimal dalam menginfeksi prapupa Z.
cucurbitae.
Penelitian dilakukan bulan Januari sampai April 2023 di Laboratorium Vertebrata Hama Universitas Gadjah Mada.
Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan faktor jenis tepung, konsentrasi tepung dan kerapatan spora M.
anisopliae.
Adapun jenis tepung serangga yang digunakan adalah tepung jangkrik dan tepung lalat buah dengan konsentrasi tepung 0,5%, 1%, dan 1,5%.
Sedangkan kerapatan spora yang diujikan antara lain , ,.
Penelitian ini menggunakan 21 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan sehingga total seluruh unit percobaan berjumlah 63 unit.
Hasil penelitian menunjukkan gejala infeksi ditandai dengan terbentuknya miselium jamur M.
anisopliae yang menutupi permukaan kutikula pupa dan perkembangan imago menjadi abnormal.
Pengaplikasian M.
anisopliae dengan penambahan tepung jangkrik 1% dan kerapatan spora mampu meningkatkan rerata mortalitas Z.
cucurbitae menjadi 30% dan membutuhkan waktu infeksi 2 hari.
Related Results
Virulensi Wereng Batang Cokelat (Nilaparvata lugens Stål) dan Strategi Pengelolaannya
Virulensi Wereng Batang Cokelat (Nilaparvata lugens Stål) dan Strategi Pengelolaannya
<p>Wereng batang cokelat (WBC) timbul menjadi hama utama padi di Asia sebagai dampak revolusi hijau. Ledakan populasi WBC didukung oleh perilaku WBC yang monofagus pada padi,...
Integrative taxonomy of Metarhizium anisopliae species complex, based on phylogenomics combined with morphometrics, metabolomics, and virulence data
Integrative taxonomy of Metarhizium anisopliae species complex, based on phylogenomics combined with morphometrics, metabolomics, and virulence data
AbstractMetarhizium anisopliae (Clavicipitaceae, Hypocreales) is a globally distributed entomopathogenic fungus, which has been largely studied and used in agriculture for its pote...
Insecticidal Efficacy of Metarhizium anisopliae Derived Chemical Constituents against Disease-Vector Mosquitoes
Insecticidal Efficacy of Metarhizium anisopliae Derived Chemical Constituents against Disease-Vector Mosquitoes
Insecticides can cause significant harm to both terrestrial and aquatic environments. The new insecticides derived from microbial sources are a good option with no environmental co...
LIFE HISTORY PARAMETERS OF MELON FRUIT FLY, BACTROCERA CUCURBITAE (COQUILLETT) (DIPTERA: TEPHRITIDAE) ON FOUR ECONOMICALLY IMPORTANT VEGETABLES
LIFE HISTORY PARAMETERS OF MELON FRUIT FLY, BACTROCERA CUCURBITAE (COQUILLETT) (DIPTERA: TEPHRITIDAE) ON FOUR ECONOMICALLY IMPORTANT VEGETABLES
The majority of plant species that are used for consumption and medicinal purposes belongs to Cucurbitaceae. These vegetables are attacked by several insect pests including Tephrit...
Metarhizium anisopliae: Unlocking green solutions for sustainable pest management
Metarhizium anisopliae: Unlocking green solutions for sustainable pest management
Metarhizium anisopliae (Metsch.), a naturally occurring entomopathogenic fungus, has emerged as a promising green bioinsecticide with significant potential for sustainable pest man...
CELLULAR ABNORMALITIES INDUCED BY TRICHODERMA SPP. DURING IN VITRO INTERACTION AND CONTROL OF WHITE MUSCARDINE (BEAUVERIA BASSIANA) AND GREEN MUSCARDINE (METARHIZIUM ANISOPLIAE) DISEASE OF SILKWORM BOMBYX MORI
CELLULAR ABNORMALITIES INDUCED BY TRICHODERMA SPP. DURING IN VITRO INTERACTION AND CONTROL OF WHITE MUSCARDINE (BEAUVERIA BASSIANA) AND GREEN MUSCARDINE (METARHIZIUM ANISOPLIAE) DISEASE OF SILKWORM BOMBYX MORI
The silkworm is the larva of the domesticated silk moth, Bombyx mori. It is an economically important insect, being a primary producer of silk in sericulture industry. Among the si...
Pathogenicity of an Indigenous Strain of the Entomopathogenic Fungus Metarhizium anisopliae (Hypocreales: Clavicipitaceae) (MET-GRA4 Strain) as a Potential Biological Control Agent Against the Red Palm Weevil (Coleoptera: Dryophthoridae)
Pathogenicity of an Indigenous Strain of the Entomopathogenic Fungus Metarhizium anisopliae (Hypocreales: Clavicipitaceae) (MET-GRA4 Strain) as a Potential Biological Control Agent Against the Red Palm Weevil (Coleoptera: Dryophthoridae)
Abstract
Metarhizium anisopliae Metchnikoff (Hypocreales: Clavicipitaceae) is a fungal pathogen that causes disease in various insect pests, and it can be exploited ...
Los texturizantes incrementan la producción de conidios de Metarhizium anisopliae
Los texturizantes incrementan la producción de conidios de Metarhizium anisopliae
La producción de hongos entomopatógenos para el control de plagas agrícolas se ha vuelto una alternativa para evitar la aplicación de insecticidas químicos, los cuales han generado...

