Javascript must be enabled to continue!
Virulensi Wereng Batang Cokelat (Nilaparvata lugens Stål) dan Strategi Pengelolaannya
View through CrossRef
<p>Wereng batang cokelat (WBC) timbul menjadi hama utama padi di Asia sebagai dampak revolusi hijau. Ledakan populasi WBC didukung oleh perilaku WBC yang monofagus pada padi, keperidian tinggi, dan kemampuan migrasi jarak jauh. WBC bersifat labil dalam virulensi dan mampu beradaptasi pada varietas tahan. Penggunaan istilah ‘biotipe’ untuk pengelompokan virulensi WBC masih diperdebatkan karena adanya variasi virulensi dan genetik antarindividu dalam satu biotipe. Makalah tinjauan ini membahas aspek strategi hidup dan makan, biokimia, interaksi dengan endosimbion, dan genetik WBC untuk mengetahui basis adaptasi virulensi WBC sehingga dapat digunakan dalam perbaikan strategi pengelolaan hama ini. Pada level molekuler, virulensi ditandai dengan peningkatan profil ekspresi gen-gen yang berkaitan dengan detoksifikasi senyawa alelokemik tanaman; metabolisme lipid, karbohidrat, asam amino, dan nitrogen; jalur lintas penyinalan respons pertahanan, respons terhadap cekaman, dan respons kekebalan. Penelitian genomik mengungkap interaksi komplementer antara WBC dan mikroorganisme endosimbion, tetapi percobaan menggunakan WBC aposimbiotik menunjukkan bahwa kepadatan endosimbion tidak selalu berkorelasi positif dengan virulensi WBC. Bertolak belakang dengan hasil-hasil penelitian sebelum-nya, pemetaan genetik gen virulensi menggunakan tetua <em>inbred</em> menunjukkan bahwa virulensi WBC dikendalikan secara monogenik sehingga hubungan <em>gene-for-gene</em> antara WBC dengan tanaman padi berlaku. Strategi penanaman varietas tahan untuk mengantisipasi adaptasi virulensi WBC seiring dengan dinamika varietas padi yang ditanam di lapangan dibahas dalam makalah ini.</p>
Title: Virulensi Wereng Batang Cokelat (Nilaparvata lugens Stål) dan Strategi Pengelolaannya
Description:
<p>Wereng batang cokelat (WBC) timbul menjadi hama utama padi di Asia sebagai dampak revolusi hijau.
Ledakan populasi WBC didukung oleh perilaku WBC yang monofagus pada padi, keperidian tinggi, dan kemampuan migrasi jarak jauh.
WBC bersifat labil dalam virulensi dan mampu beradaptasi pada varietas tahan.
Penggunaan istilah ‘biotipe’ untuk pengelompokan virulensi WBC masih diperdebatkan karena adanya variasi virulensi dan genetik antarindividu dalam satu biotipe.
Makalah tinjauan ini membahas aspek strategi hidup dan makan, biokimia, interaksi dengan endosimbion, dan genetik WBC untuk mengetahui basis adaptasi virulensi WBC sehingga dapat digunakan dalam perbaikan strategi pengelolaan hama ini.
Pada level molekuler, virulensi ditandai dengan peningkatan profil ekspresi gen-gen yang berkaitan dengan detoksifikasi senyawa alelokemik tanaman; metabolisme lipid, karbohidrat, asam amino, dan nitrogen; jalur lintas penyinalan respons pertahanan, respons terhadap cekaman, dan respons kekebalan.
Penelitian genomik mengungkap interaksi komplementer antara WBC dan mikroorganisme endosimbion, tetapi percobaan menggunakan WBC aposimbiotik menunjukkan bahwa kepadatan endosimbion tidak selalu berkorelasi positif dengan virulensi WBC.
Bertolak belakang dengan hasil-hasil penelitian sebelum-nya, pemetaan genetik gen virulensi menggunakan tetua <em>inbred</em> menunjukkan bahwa virulensi WBC dikendalikan secara monogenik sehingga hubungan <em>gene-for-gene</em> antara WBC dengan tanaman padi berlaku.
Strategi penanaman varietas tahan untuk mengantisipasi adaptasi virulensi WBC seiring dengan dinamika varietas padi yang ditanam di lapangan dibahas dalam makalah ini.
</p>.
Related Results
Uji Efektifitas ekstrak daun jagung manis (Zea Mays) sebagai pestisida nabati terhadap mortalitas serangga hama wereng coklat(Nilaparvata leugris)
Uji Efektifitas ekstrak daun jagung manis (Zea Mays) sebagai pestisida nabati terhadap mortalitas serangga hama wereng coklat(Nilaparvata leugris)
Wereng cokelat (Nilaparvata lugens) merupakan serangga hama tanaman yang menyerang tanaman padi yang menyebabkan kerusakan pada bagian daun. Daun jagung (Zea mays L) merupakan bag...
Evaluasi dan Strategi Pengembangan Bisnis “Cokelat Pena”
Evaluasi dan Strategi Pengembangan Bisnis “Cokelat Pena”
Abstract. Culinary as part of the creative industry is currently emerging in many big cities. The culinary beverage business that is growing rapidly in Indonesia is processed choco...
RESISTENSI WERENG BATANG COKELAT (Nilaparvata lugens) POPULASI TIRTAMULYA KARAWANG TERHADAP INSEKTISIDA BERBAHAN AKTIF IMIDAKLOPRID
RESISTENSI WERENG BATANG COKELAT (Nilaparvata lugens) POPULASI TIRTAMULYA KARAWANG TERHADAP INSEKTISIDA BERBAHAN AKTIF IMIDAKLOPRID
Wereng Batang Cokelat (Nilaparvata lugens) merupakan hama utama pada tanaman padi. Aplikasi insektisida sintetik yang berlebihan dapat mengakibatkan terjadinya resistensi N. lugens...
STUDI EKOLOGI WERENG (HOMOPTERA) PADA TANAMAN PADI SAWAH DI TIGA KECAMATAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
STUDI EKOLOGI WERENG (HOMOPTERA) PADA TANAMAN PADI SAWAH DI TIGA KECAMATAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman, kelimpahan, indeks keanekaragaman, indeks kelimpahan,indeks dominansi, dan waktu reproduksi wereng betina di tiga kecamata...
KAJIAN GAYA DALAM PADA KONSTRUKSI RANGKA BATANG (VAKWERK)
KAJIAN GAYA DALAM PADA KONSTRUKSI RANGKA BATANG (VAKWERK)
Dalam ilmu statika benda didalam bidang dapat dibedakan menjadi konstruksi batang dan konstruksi rangka batang. Konstruksi rangka batang merupakan konstruksi yang terdiri dari elem...
Acceptability of Fudgy Brownies with Carob Powder Substitution
Acceptability of Fudgy Brownies with Carob Powder Substitution
Cokelat merupakan produk yang populer dan digemari oleh masyarakat. Tingginya permintaan cokelat tidak sejalan dengan produksi cokelat yang menurun akibat perubahan iklim sehingga ...
Pengaruh Penambahan Kacang Merah pada Produk Selai Cokelat Terhadap Daya Terima Konsumen
Pengaruh Penambahan Kacang Merah pada Produk Selai Cokelat Terhadap Daya Terima Konsumen
Penelitian ini bertujan untuk menganalisis pengaruh penambahan kacang merah pada produk selai cokelat terhadap daya terima konsumen dengan melakukan uji kesukaan dengan menggunakan...
Pemanfaatan Ekstrak Tanaman untuk Atraktan Predator dan Parasitoid Wereng Kapas
Pemanfaatan Ekstrak Tanaman untuk Atraktan Predator dan Parasitoid Wereng Kapas
<p>Salah satu kendala dalam peningkatan produksi kapas dalam negeri adalah serangan serangga hama. Hama utama tanaman kapas adalah wereng kapas, <em>Amrasca biguttulla&...

