Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KUALITAS KIMIAWI DAN SENSORIS KECAP BERBAHAN BAKU KEONG SAWAH

View through CrossRef
Penelitian bertujuan  untuk mengetahui kualitas kimiawi dan sensoris kecap berbahan baku keong sawah (Bellamya javanica) dengan penambahan enzim protease. Proses pengolahan kecap secara alami memerlukan waktu yang lama, sehingga untuk mempercepat proses fermentasinya menggunakan enzim protease (bromelin dan papain).  Rancangan yang digunakan  rancangan acak lengkap pola faktorial  3x3, 2 kali ulangan .  Faktor pertama (A) penambahan  enzim bromelin (A1= 0,5%; A2= 1% ; dan A3= 1,5%);  faktor kedua (B) penambahan enzim papain (B1= 0,5%; B2= 1%; dan B3= 1,5%. Parameter yang diamati kualitas kimiawi kecap keong sawah (kadar protein, lemak, air, dan abu). Kualitas sensoris (spesifikasi warna, aroma dan kekentalan).  Pengamatan dilakukan pada fermentasi (5, 7, 10,  dan 13 hari).  Hasil menunjukkan kecap keong sawah terbaik dengan penambahan enzim  bromelin 1,5% dan enzim papain 1%, difermentasi selama 7 hari memiliki  nilai kadar protein tertinggi  21,71 %;  lemak 2,355%;  air 74,275%;  abu 9,89%; spesifikasi warna 71,25 (hampir berwarna coklat kehitaman/gelap); aroma 59,67 (aroma khas kecap ikan sudah mulai tercium); dan kekentalan 73 (hampir sama dengan kekentalan kecap ikan komersil). The study aims to determine the chemical and sensory quality of soy sauce made from conch paddy (Bellamyâ javanica) with the addition of a protease enzyme. The processing of soy sauce is naturally takes a long time, so as to speed up the fermentation process using protease enzymes (bromelain and papain). The design is completely randomized factorial design 3x3, 2 replications. The first factor (A) addition of the enzyme bromelain (A1 = 0.5%; A2 = 1%; and A3 = 1.5%); The second factor (B) the addition of the enzyme papain (B1 = 0.5%; B2 = 1%; and B3 = 1.5%. The parameters observed chemical quality soy sauce snail rice fields (levels of protein, fat, water and ash).Quality sensory (specification of color, aroma and viscosity). Observations were made on the fermentation (5, 7, 10, and 13 days). the results show the best rice conch sauce with the addition of the enzyme bromelain enzyme papain 1.5% and 1%, fermented for 7 days has the highest value of 21.71% protein content, fat 2,355%; 74.275% water; ashes 9.89%; color specifications 71.25 (almost blackish brown / dark); aroma 59.67 (aroma typical fish sauce already began to smell ); and the viscosity of 73 (almost the same viscosity as commercial fish sauce).
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: KUALITAS KIMIAWI DAN SENSORIS KECAP BERBAHAN BAKU KEONG SAWAH
Description:
Penelitian bertujuan  untuk mengetahui kualitas kimiawi dan sensoris kecap berbahan baku keong sawah (Bellamya javanica) dengan penambahan enzim protease.
Proses pengolahan kecap secara alami memerlukan waktu yang lama, sehingga untuk mempercepat proses fermentasinya menggunakan enzim protease (bromelin dan papain).
  Rancangan yang digunakan  rancangan acak lengkap pola faktorial  3x3, 2 kali ulangan .
  Faktor pertama (A) penambahan  enzim bromelin (A1= 0,5%; A2= 1% ; dan A3= 1,5%);  faktor kedua (B) penambahan enzim papain (B1= 0,5%; B2= 1%; dan B3= 1,5%.
Parameter yang diamati kualitas kimiawi kecap keong sawah (kadar protein, lemak, air, dan abu).
 Kualitas sensoris (spesifikasi warna, aroma dan kekentalan).
  Pengamatan dilakukan pada fermentasi (5, 7, 10,  dan 13 hari).
  Hasil menunjukkan kecap keong sawah terbaik dengan penambahan enzim  bromelin 1,5% dan enzim papain 1%, difermentasi selama 7 hari memiliki  nilai kadar protein tertinggi  21,71 %;  lemak 2,355%;  air 74,275%;  abu 9,89%; spesifikasi warna 71,25 (hampir berwarna coklat kehitaman/gelap); aroma 59,67 (aroma khas kecap ikan sudah mulai tercium); dan kekentalan 73 (hampir sama dengan kekentalan kecap ikan komersil).
 The study aims to determine the chemical and sensory quality of soy sauce made from conch paddy (Bellamyâ javanica) with the addition of a protease enzyme.
The processing of soy sauce is naturally takes a long time, so as to speed up the fermentation process using protease enzymes (bromelain and papain).
The design is completely randomized factorial design 3x3, 2 replications.
The first factor (A) addition of the enzyme bromelain (A1 = 0.
5%; A2 = 1%; and A3 = 1.
5%); The second factor (B) the addition of the enzyme papain (B1 = 0.
5%; B2 = 1%; and B3 = 1.
5%.
The parameters observed chemical quality soy sauce snail rice fields (levels of protein, fat, water and ash).
Quality sensory (specification of color, aroma and viscosity).
Observations were made on the fermentation (5, 7, 10, and 13 days).
the results show the best rice conch sauce with the addition of the enzyme bromelain enzyme papain 1.
5% and 1%, fermented for 7 days has the highest value of 21.
71% protein content, fat 2,355%; 74.
275% water; ashes 9.
89%; color specifications 71.
25 (almost blackish brown / dark); aroma 59.
67 (aroma typical fish sauce already began to smell ); and the viscosity of 73 (almost the same viscosity as commercial fish sauce).

Related Results

Formulasi dan Karakterisasi ‘Kecap Samud’ di Kabupaten Pulau Morotai
Formulasi dan Karakterisasi ‘Kecap Samud’ di Kabupaten Pulau Morotai
Tujuan dari penelitian ini adalah membuat kecap jeroan ikan tuna dengan penambahan sari buah nanas dan karakterisasi cita rasa kecap yang dihasilkan. Kecap hasil fermentasi jeroan ...
ANALISIS PROKSIMAT KEONG MAS DARI POKLAHSAR MAJU JAYA, TEGAL
ANALISIS PROKSIMAT KEONG MAS DARI POKLAHSAR MAJU JAYA, TEGAL
Poklahsar Maju Jaya yang berlokasi di Tegal memproduksi banyak produk olahan perikanan. Salah satu produk olahan perikanan yang menjadi andalan pada Poklahsar ini adalah Keong Mas....
PENGARUH VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) DAN JENIS KELAMIN KEONG EMAS (Pomacea sp.) TERHADAP DAYA RUSAK KEONG EMAS PADA TANAMAN PADI
PENGARUH VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) DAN JENIS KELAMIN KEONG EMAS (Pomacea sp.) TERHADAP DAYA RUSAK KEONG EMAS PADA TANAMAN PADI
Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan sumber utama untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh. Terdapat beberapa kendala yang mengganggu pada budidaya tanaman padi, sal...
IbM KELOMPOK TANI AREN DI KECAMATAN RATAHAN: TEKNOLOGI PENGOLAHAN KECAP BERBAHAN BAKU GULA AREN
IbM KELOMPOK TANI AREN DI KECAMATAN RATAHAN: TEKNOLOGI PENGOLAHAN KECAP BERBAHAN BAKU GULA AREN
Kecamatan Ratahan merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Minahasa Tenggara, yang berjarak sekitar 80 km dari Ibukota Propinsi Sulawesi Utara. Kondisi geografis sebagian besar ...
TINGKAT ASEPTABILITAS KECAP CUMI (Loligo sp) BERFLAVOR ALAMI DENGAN PENANGANAN AWAL ATUNG (Parinarium glaberimum Hassk)
TINGKAT ASEPTABILITAS KECAP CUMI (Loligo sp) BERFLAVOR ALAMI DENGAN PENANGANAN AWAL ATUNG (Parinarium glaberimum Hassk)
Kecap merupakan produk yang disenangi semua kalangan terutama kaum milenial gen Z. Kenyataannya kecap yang beredar luas di pasaran, masih minim bersumber dari bahan baku hasil peri...
Comparative Analysis of Heavy Metal Contents Cd and Zn in Rice Snails (Pila ampullacea)
Comparative Analysis of Heavy Metal Contents Cd and Zn in Rice Snails (Pila ampullacea)
Keong sawah (Pila ampullacea) merupakan biota perairan sawah yang memiliki sifat filter feeder dan memiliki kemampuan untuk mengakumulasi polutan. Keong sawah yang terpapar oleh lo...

Back to Top