Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

CONCEPTUAL BLENDING DALAM KALIMAT JENAKA BAHASA JAWA

View through CrossRef
Abstrak Bahasa Jawa merupakan bahasa sehari-hari yang digunakan masyarakat suku Jawa untuk berkomunikasi, sehingga wajar jika banyak ditemukan fenomena-fenomena kebahasaan yang terjadi pada penggunaan bahasa Jawa pada masyarakat penutur bahasa Jawa. Salah satu fenomena yang kerap ditemukan dalam penggunaan atau penuturan bahasa Jawa adalah fenomena kalimat jenaka yang digunakan untuk komedi atau lawakan. Kalimat jenaka merupakan humor yang dapat digunakan sebagai sarana untuk mempermudah masuknya informasi atau suatu pesan yang ingin disampaikan. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengungkapkan makna dari kalimat jenaka digunakan oleh masyarakat suku Jawa dalam bertutur sehari-hari. Data dalam penelitian berupa data tertulis yang dikutip dari laman internet. Peneliti menggunakan teknik catat yang digunakan untuk mencatat kalimat jenaka bahasa Jawa yang akan dianalisa. Kemudian data tersebut dianalisa menggunakan teori konseptual blending oleh Fauconnier. Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa kalimat jenaka dalam bahasa Jawa tidak jarang mengandung kosa kata yang bermakna ganda dan makna yang terkandung dalam kalimat jenaka tersebut cenderung bersifat implisit atau tersirat. Selain itu, kalimat jenaka dalam bahasa Jawa juga bisa digunakan sebagai sarana untuk mengungkapkan isi hati, sebagai sarana untuk bercanda, bahkan sebagai kalimat sindiran. Kata kunci:     kalimat jenaka, bahasa Jawa, blending konseptual   Abstract This study is a qualitative research that aims to reveal the meaning of witty sentences used by Javanese people in daily speech. The data in the study are written data quoted from the internet pages. The researcher uses a note-taking technique that is used to record the Javanese humorous sentences that will be analyzed. Then the data was analyzed using the conceptual blending theory by Fauconnier. The results of the data analysis show that witty sentences in Javanese often contain vocabularies that have multiple meanings and the meanings contained in these witty sentences tend to be implicit or implied as a satire.   Keywords:      witty sentences, Javanese, conceptual blending  
Title: CONCEPTUAL BLENDING DALAM KALIMAT JENAKA BAHASA JAWA
Description:
Abstrak Bahasa Jawa merupakan bahasa sehari-hari yang digunakan masyarakat suku Jawa untuk berkomunikasi, sehingga wajar jika banyak ditemukan fenomena-fenomena kebahasaan yang terjadi pada penggunaan bahasa Jawa pada masyarakat penutur bahasa Jawa.
Salah satu fenomena yang kerap ditemukan dalam penggunaan atau penuturan bahasa Jawa adalah fenomena kalimat jenaka yang digunakan untuk komedi atau lawakan.
Kalimat jenaka merupakan humor yang dapat digunakan sebagai sarana untuk mempermudah masuknya informasi atau suatu pesan yang ingin disampaikan.
Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengungkapkan makna dari kalimat jenaka digunakan oleh masyarakat suku Jawa dalam bertutur sehari-hari.
Data dalam penelitian berupa data tertulis yang dikutip dari laman internet.
Peneliti menggunakan teknik catat yang digunakan untuk mencatat kalimat jenaka bahasa Jawa yang akan dianalisa.
Kemudian data tersebut dianalisa menggunakan teori konseptual blending oleh Fauconnier.
Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa kalimat jenaka dalam bahasa Jawa tidak jarang mengandung kosa kata yang bermakna ganda dan makna yang terkandung dalam kalimat jenaka tersebut cenderung bersifat implisit atau tersirat.
Selain itu, kalimat jenaka dalam bahasa Jawa juga bisa digunakan sebagai sarana untuk mengungkapkan isi hati, sebagai sarana untuk bercanda, bahkan sebagai kalimat sindiran.
Kata kunci:     kalimat jenaka, bahasa Jawa, blending konseptual   Abstract This study is a qualitative research that aims to reveal the meaning of witty sentences used by Javanese people in daily speech.
The data in the study are written data quoted from the internet pages.
The researcher uses a note-taking technique that is used to record the Javanese humorous sentences that will be analyzed.
Then the data was analyzed using the conceptual blending theory by Fauconnier.
The results of the data analysis show that witty sentences in Javanese often contain vocabularies that have multiple meanings and the meanings contained in these witty sentences tend to be implicit or implied as a satire.
  Keywords:      witty sentences, Javanese, conceptual blending  .

Related Results

Analisis Kontrastif Struktur Kalimat Bahasa Arab dan Bahasa Bugis
Analisis Kontrastif Struktur Kalimat Bahasa Arab dan Bahasa Bugis
 هذه الأطروحة تبحث عن تحليل التقابلى فى تركيب جمل اللغة العربية و اللغة البوغيسية ، خاصة في أنماط  و أنواع جمل اللغة العربية  و اللغة البوغيسية. هذه الأطروحة تهدف إلى: 1) وصف أنماط...
KALIMAT BAHASA SUNDA DALAM TEKS PROSA SUNDA KUNO ABAD KE-16 (Analisis Struktur dan Semantis)
KALIMAT BAHASA SUNDA DALAM TEKS PROSA SUNDA KUNO ABAD KE-16 (Analisis Struktur dan Semantis)
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis struktur kalimat dengan menggunakan pendekatan tagmémik. Sumber data diambil dari transliterasi teks Carita Parahiyangan yang mema...
KALIMAT MINOR PADA DIALOG NOVEL UTARA KARYA BAYU PERMANA: KAJIAN SASTRA
KALIMAT MINOR PADA DIALOG NOVEL UTARA KARYA BAYU PERMANA: KAJIAN SASTRA
Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan kalimat minor pada dialog novel Utara karya Bayu Permana. Aspek-aspek yang di deskripsikan adalah jenis kalimat minor d...
SISTEM INVERSI DALAM BAHASA INGGRIS
SISTEM INVERSI DALAM BAHASA INGGRIS
Penelitian ini membahas masalah-masalah pokok yang terkait dengan struktur inversi dalam bahasa inggris yaitu: 1. Ada berapa jenis inversi?, 2. Kalimat-kalimat yang bagaimana yang ...
PELESAPAN FUNGSI SINTAKSIS DALAM KALIMAT MAJEMUK BAHASA INDONESIA
PELESAPAN FUNGSI SINTAKSIS DALAM KALIMAT MAJEMUK BAHASA INDONESIA
Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan jenis fungsi sintaksis yang dilesapkan dalam kalimat majemuk bahasa Indonesia, (2) mendeskripsikan kategori sintaksis yang menjadi ...
ANALISIS KALIMAT MAJEMUK BAHASA INDONESIA DALAM TEKS ILMIAH SEBAGAI BAHAN PENGAYAAN MATA KULIAH SINTAKSIS
ANALISIS KALIMAT MAJEMUK BAHASA INDONESIA DALAM TEKS ILMIAH SEBAGAI BAHAN PENGAYAAN MATA KULIAH SINTAKSIS
Penelitian ini dilakukan untuk mewujudkan bahan pembelajaran berbasis penelitian. Yang dimaksudkan bahan pembelajaran berbasis penelitian adalah bahan pembelajaran yang dikembangka...
ANALISIS KEEFEKTIFAN KALIMAT DALAM MAJALAH WARTA USK
ANALISIS KEEFEKTIFAN KALIMAT DALAM MAJALAH WARTA USK
ABSTRAK Penelitian analisis keefektifan kalimat dalam majalah Warta USK ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk kalimat tidak efektif yang terdapat di dalam majalah Warta USK....
PEMEROLEHAN SINTAKSIS ANAK USIA ENAM TAHUN ENAM BULAN (STUDI KUALITATIF PADA ZIYAN)
PEMEROLEHAN SINTAKSIS ANAK USIA ENAM TAHUN ENAM BULAN (STUDI KUALITATIF PADA ZIYAN)
Seorang anak dalam berkomunikasi membutuhkan kemampuan yang didapatkan melalui proses pemerolehan bahasa. Proses pemerolehan setiap anak pun berbeda-beda, oleh karena itu penelitia...

Back to Top