Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS KALIMAT MAJEMUK BAHASA INDONESIA DALAM TEKS ILMIAH SEBAGAI BAHAN PENGAYAAN MATA KULIAH SINTAKSIS
View through CrossRef
Penelitian ini dilakukan untuk mewujudkan bahan pembelajaran berbasis penelitian. Yang dimaksudkan bahan pembelajaran berbasis penelitian adalah bahan pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan hasil penelitian atau pengkajian ilmiah yang dilakukan oleh dosen itu sendiri. Dengan demikian, bahan pembelajaran yang baik adalah produk penelitian ilmiah yang dilakukan oleh dosen sendiri, bukan hanya hasil kompilasi dari buku-buku yang ditulis oleh para ahli sebelumnya.
Masalah penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah struktur kalimat majemuk dalam teks ilmiah? (2) Bagaimanakah hubungan antarklausa dalam kalimat majemuk bahasa Indonesia dalam teks ilmiah? Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengeksplanasikan struktur kalimat majemuk dalam teks ilmiah, (2) untuk memaparkan hubungan antarklausa dalam kalimat majemuk bahasa Indonesia yang terdapat dalam teks ilmiah.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan suatu fenomena sebagaimana adanya pada waktu penelitian. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif berusaha mengungkap gejala secara menyeluruh dan sesuai dengan konteks (holistik-kontekstual) melalui pengumpulan data dari latar alami dengan memanfaatkan diri peneliti sebagai instrumen kunci.
Hasil penelitian menemukan kalimat majemuk dalam teks ilmiah terdiri atas tiga macam yaitu kalimat majemuk koordinatif, kalimat majemuk subordinatif, dan kalimat majemuk kompleks. Kalimat majemuk koordinatif ada yang terdiri atas dua klausa dan ada pula yang terdiri atas 3 klausa. Kalimat majemuk subordinatif dalam teks ilmiah ada yang terdiri atas dua klausa dan ada pula yang terdiri atas tiga klausa. Struktur kalimat majemuk subordinatif terdiri atas lima tipe. Struktur kalimat majemuk kompleks terdiri atas 7 tipe.
Terdapat tiga macam hubungan semantik antarklausa dalam kalimat majemuk koordinatif bahasa Indonesia dalam teks ilmiah, yaitu: (1) hubungan perlawanan, (2) pemilihan, dan (3) penjumlahan/penambahan. Terdapat empat macam hubungan antarklausa dalam kalimat majemuk subordinatif dalam teks ilmiah, yaitu: (1) hubungan tujuan, (2) hubungan syarat, (4) hubungan atributif, dan hubungan penyebaban. Ditemukan tujuh macam hubungan antarklausa dalam kalimat majemuk kompleks, yaitu: (1) hubungan penjelasan, (2) hubungan konsesif, (3) hubungan syarat, (4) hubungan penyebaban, (5) hubungan atributif , (6) hubungan akibat, dan (7) hubungan tujuan.
Title: ANALISIS KALIMAT MAJEMUK BAHASA INDONESIA DALAM TEKS ILMIAH SEBAGAI BAHAN PENGAYAAN MATA KULIAH SINTAKSIS
Description:
Penelitian ini dilakukan untuk mewujudkan bahan pembelajaran berbasis penelitian.
Yang dimaksudkan bahan pembelajaran berbasis penelitian adalah bahan pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan hasil penelitian atau pengkajian ilmiah yang dilakukan oleh dosen itu sendiri.
Dengan demikian, bahan pembelajaran yang baik adalah produk penelitian ilmiah yang dilakukan oleh dosen sendiri, bukan hanya hasil kompilasi dari buku-buku yang ditulis oleh para ahli sebelumnya.
Masalah penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah struktur kalimat majemuk dalam teks ilmiah? (2) Bagaimanakah hubungan antarklausa dalam kalimat majemuk bahasa Indonesia dalam teks ilmiah? Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengeksplanasikan struktur kalimat majemuk dalam teks ilmiah, (2) untuk memaparkan hubungan antarklausa dalam kalimat majemuk bahasa Indonesia yang terdapat dalam teks ilmiah.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif.
Penelitian deskriptif adalah penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan suatu fenomena sebagaimana adanya pada waktu penelitian.
Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif.
Penelitian kualitatif berusaha mengungkap gejala secara menyeluruh dan sesuai dengan konteks (holistik-kontekstual) melalui pengumpulan data dari latar alami dengan memanfaatkan diri peneliti sebagai instrumen kunci.
Hasil penelitian menemukan kalimat majemuk dalam teks ilmiah terdiri atas tiga macam yaitu kalimat majemuk koordinatif, kalimat majemuk subordinatif, dan kalimat majemuk kompleks.
Kalimat majemuk koordinatif ada yang terdiri atas dua klausa dan ada pula yang terdiri atas 3 klausa.
Kalimat majemuk subordinatif dalam teks ilmiah ada yang terdiri atas dua klausa dan ada pula yang terdiri atas tiga klausa.
Struktur kalimat majemuk subordinatif terdiri atas lima tipe.
Struktur kalimat majemuk kompleks terdiri atas 7 tipe.
Terdapat tiga macam hubungan semantik antarklausa dalam kalimat majemuk koordinatif bahasa Indonesia dalam teks ilmiah, yaitu: (1) hubungan perlawanan, (2) pemilihan, dan (3) penjumlahan/penambahan.
Terdapat empat macam hubungan antarklausa dalam kalimat majemuk subordinatif dalam teks ilmiah, yaitu: (1) hubungan tujuan, (2) hubungan syarat, (4) hubungan atributif, dan hubungan penyebaban.
Ditemukan tujuh macam hubungan antarklausa dalam kalimat majemuk kompleks, yaitu: (1) hubungan penjelasan, (2) hubungan konsesif, (3) hubungan syarat, (4) hubungan penyebaban, (5) hubungan atributif , (6) hubungan akibat, dan (7) hubungan tujuan.
Related Results
PELESAPAN FUNGSI SINTAKSIS DALAM KALIMAT MAJEMUK BAHASA INDONESIA
PELESAPAN FUNGSI SINTAKSIS DALAM KALIMAT MAJEMUK BAHASA INDONESIA
Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan jenis fungsi sintaksis yang dilesapkan dalam kalimat majemuk bahasa Indonesia, (2) mendeskripsikan kategori sintaksis yang menjadi ...
Analisis Kontrastif Struktur Kalimat Bahasa Arab dan Bahasa Bugis
Analisis Kontrastif Struktur Kalimat Bahasa Arab dan Bahasa Bugis
هذه الأطروحة تبحث عن تحليل التقابلى فى تركيب جمل اللغة العربية و اللغة البوغيسية ، خاصة في أنماط و أنواع جمل اللغة العربية و اللغة البوغيسية. هذه الأطروحة تهدف إلى: 1) وصف أنماط...
Analisis Sintaksis pada Cerpen Ompu Halto karya Trimanto B. Ngaderi
Analisis Sintaksis pada Cerpen Ompu Halto karya Trimanto B. Ngaderi
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Analisis Sintaksis pada Cerpen Ompu Halto Karya Trimanto B. Ngaderi” yang bertujuan untuk mengkaji struktur kalimat, fungsi sintaksis, serta hubun...
KALIMAT BAHASA SUNDA DALAM TEKS PROSA SUNDA KUNO ABAD KE-16 (Analisis Struktur dan Semantis)
KALIMAT BAHASA SUNDA DALAM TEKS PROSA SUNDA KUNO ABAD KE-16 (Analisis Struktur dan Semantis)
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis struktur kalimat dengan menggunakan pendekatan tagmémik. Sumber data diambil dari transliterasi teks Carita Parahiyangan yang mema...
PENERJEMAHAN KATA MAJEMUK NOMINA BAHASA INGGRIS KE DALAM BAHASA INDONESIA
PENERJEMAHAN KATA MAJEMUK NOMINA BAHASA INGGRIS KE DALAM BAHASA INDONESIA
Dalam proses penerjemahan kata majemuk nomina bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia, berbagai masalah dapat muncul. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kata majemuk nomina...
SISTEM INVERSI DALAM BAHASA INGGRIS
SISTEM INVERSI DALAM BAHASA INGGRIS
Penelitian ini membahas masalah-masalah pokok yang terkait dengan struktur inversi dalam bahasa inggris yaitu: 1. Ada berapa jenis inversi?, 2. Kalimat-kalimat yang bagaimana yang ...
KALIMAT MINOR PADA DIALOG NOVEL UTARA KARYA BAYU PERMANA: KAJIAN SASTRA
KALIMAT MINOR PADA DIALOG NOVEL UTARA KARYA BAYU PERMANA: KAJIAN SASTRA
Abstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan kalimat minor pada dialog novel Utara karya Bayu Permana. Aspek-aspek yang di deskripsikan adalah jenis kalimat minor d...
Dimensi Sintaksis dan Semantik Partikel Euy dalam Novel Budak Teuneung Karya Samseodi
Dimensi Sintaksis dan Semantik Partikel Euy dalam Novel Budak Teuneung Karya Samseodi
Partikel euy merupakan salah satu partikel fatis dalam bahasa Sunda. Partikel ini, sebagaimana partikel fatis lain, tidak memiliki fungsi sintaksis dalam kalimat, yakni sebagai uns...

