Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TARI SABDO PALON NOYO GENGGONG KARYA TRUBUS DI SANGGAR AMONG ROSO

View through CrossRef
Abstrak Penelitian ini untuk mengungkap Tari Sabdo Palon Noyo Genggong karya Trubus di Sanggar among Roso. Karya tari ini merupakan karya baru yang tumbuh dan berkembang di wilayah Ngargoyoso, tepatnya berada di Dusun Puton Desa Girimulyo. Penggarapan karya tari ini mengikuti alur cerita dari buku Ramalan Jayabaya Versi Sabdo Palon sebagai acuannya. Cerita dalam buku tersebut diambil intinya untuk dijadikan sajian pertunjukan yang dibagi menjadi tiga bagian yaitu: bagian awal gundah, bagian tengah beradu kekuatan, dan bagian akhir sebagai perjalanan moksa. Karya tari Sabdo Palon Noyo Genggong merupakan salah satu karya yang hingga sekarang sangat diminati masyarakat. Kata kunci: tari Sabdo Palon Noyo Genggong, Trubus, dan sanggar Among Roso Abstract The goal of this research is to investigate the Sabdo Palon Noyo Genggong Dance created by Trubus in the dance studioAmong Roso. This dance is a new work which has grown and developed in the Putonhamlet of Girimulyo village. The dance usesas a reference the story from the Sabdo Palon version of Jayabaya’s Predications. The main storyline is presented in the form of a dance performance which consists of three sections: the first section which has a mournful character; the middle section which is a contest of power; and the final section which is a moksha journey. To this day, the Sabdo Palon Noyo Genggong Dance remains a popular dance in the community. Keywords: Sabdo Palon Noyo Genggong Dance, Trubus, and Among Roso Dance Studio.
Institut Seni Indonesia Surakarta
Title: TARI SABDO PALON NOYO GENGGONG KARYA TRUBUS DI SANGGAR AMONG ROSO
Description:
Abstrak Penelitian ini untuk mengungkap Tari Sabdo Palon Noyo Genggong karya Trubus di Sanggar among Roso.
Karya tari ini merupakan karya baru yang tumbuh dan berkembang di wilayah Ngargoyoso, tepatnya berada di Dusun Puton Desa Girimulyo.
Penggarapan karya tari ini mengikuti alur cerita dari buku Ramalan Jayabaya Versi Sabdo Palon sebagai acuannya.
Cerita dalam buku tersebut diambil intinya untuk dijadikan sajian pertunjukan yang dibagi menjadi tiga bagian yaitu: bagian awal gundah, bagian tengah beradu kekuatan, dan bagian akhir sebagai perjalanan moksa.
Karya tari Sabdo Palon Noyo Genggong merupakan salah satu karya yang hingga sekarang sangat diminati masyarakat.
 Kata kunci: tari Sabdo Palon Noyo Genggong, Trubus, dan sanggar Among Roso Abstract The goal of this research is to investigate the Sabdo Palon Noyo Genggong Dance created by Trubus in the dance studioAmong Roso.
This dance is a new work which has grown and developed in the Putonhamlet of Girimulyo village.
The dance usesas a reference the story from the Sabdo Palon version of Jayabaya’s Predications.
The main storyline is presented in the form of a dance performance which consists of three sections: the first section which has a mournful character; the middle section which is a contest of power; and the final section which is a moksha journey.
To this day, the Sabdo Palon Noyo Genggong Dance remains a popular dance in the community.
 Keywords: Sabdo Palon Noyo Genggong Dance, Trubus, and Among Roso Dance Studio.

Related Results

SATIRE PROBLEMATIKA DUNIA POLITIK DALAM NOVEL SABDO CINTA ANGON KASIH KARYA SUJIWO TEJO
SATIRE PROBLEMATIKA DUNIA POLITIK DALAM NOVEL SABDO CINTA ANGON KASIH KARYA SUJIWO TEJO
AbstrakPenelitian ini berjudul “ Satire Indikasi Problematika Dunia Politik Dalam Novel Sabdo Cinta Angon Kasih Karya Sujiwo Tejo”  dunia politik menjadi sorotan dalam novel i...
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
Proses Inovasi Gerak Tari Jaipongan yang terjadi dikalangan generasi muda lebih digemari dari pada bentuk tari Jaipongan bentuk ketuk tilu. Hal menjadi permasalahan penting bagi pa...
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
Tari Bedhaya Medang Kamulan merupakan tari bedhaya peringatan kemenangan Mpu Sindok. Penelitian ini mengungkap masalah yang berkaitan dengan tari Bedhaya Medang Kamulan karya Wahyu...
STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
STRUKTUR DRAMATIK PERTUNJUKAN DRAMA KLASIK SANGGAR TEATER MINI LAKON DEWA RUCI KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI
ABSTRAK   Pada dasarnya nilai pendidikan karakter mempunyai tiga bagian yang saling bekaitan, yaitu pengetahuan moral, penghayatan moral dan perilaku moral. Oleh karena...
KONSEP GARAPAN TARI TURAK DEWA MUSIRAWAS
KONSEP GARAPAN TARI TURAK DEWA MUSIRAWAS
Terbentuknya sebuah karya tari tidak terlepas pada konsep-konsep yang melatarbelakanginya. Konsep garapan tari tidak serta merta hadir dan dapat terwujud dengan mudah. Ada banyak p...
Analisis Ragam Bentuk Gerak Dalam Karya Seni Tari Orek-Orek Di Sanggar Asriana Budaya Rembang
Analisis Ragam Bentuk Gerak Dalam Karya Seni Tari Orek-Orek Di Sanggar Asriana Budaya Rembang
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pengetahuan dan pemahaman peserta didik mengenai bentuk gerak Tari Orek-orek di Sanggar Tari Asriana Budaya Rembang. Penelitian ini b...
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
Abstrak: Karya tari yang berjudul “ Tari Sambut Kapo Ilim” merupakan karya yang terinsprirasi dari Tari Setabik yang berasal dari Musi Banyuasin. Terbentuknya sebuah karya tari ini...
PEMETAAN MANAJEMEN SANGGAR SENI DI KABUPATEN MALINAU
PEMETAAN MANAJEMEN SANGGAR SENI DI KABUPATEN MALINAU
Pembangunan pariwisata budaya merupakan salah satu program prioritas pembangunan di KabupatenMalinau. Aktivitas kesenian yang dilakukan oleh sanggar-sanggar seni ditentukan penerap...

Back to Top