Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kecantikan sebagai Realitas Terkonstruksi: Analisis Mask Girl Melalui Dialektika Berger dan Semiotika Barthes

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konstruksi sosial cantik dalam drama Korea Mask Girl. Hal ini menarik untuk dikaji karena kecantikan ditampilkan sebagai konstruksi sosial yang dibentuk melalui proses dialektis eksternalisasi, objektivasi dan internalisasi. Dalam konteks tersebut, muncul isu-isu sosial seperti lookism, beauty privilege, bullying dan cyberbullying sebagai konsekuensi dari standar kecantikan yang dilembagakan dalam masyarakat. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini yaitu konstruksi sosial oleh Peter L Berger. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis semiotika Roland Barthes sebagai pisau analisis. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Miles dan Huberman antara lain pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Data diperoleh melalui observasi dengan mengamati video dan mengidentifikasi tanda yang terdapat pada scene yang ada, dokumentasi dan tinjauan pustaka serta wawancara dengan 5 informan yang telah menonton seluruh episode Mask Girl. Hasil dari penelitian ini menjelaskan secara makna denotasi, konotasi dan mitos dari scene gambar yang terdapat dalam adegan diantaranya pertama, cantik bukan hanya estetika, tapi juga aturan sosial tentang bagaimana seseorang boleh bermimpi, berperilaku dan diperlakukan. Kedua, ideologi kecantikan memaksa penyesuaian diri. Ketiga, kecantikan berfungsi sebagai kapital sosial. Studi terdahulu mengkaji konstruksi kecantikan sebagai sesuatu yang diterima melalui media, iklan dan sosial media dengan pendekatan komunikasi dan sastra. Sedangkan, penelitian ini justru mengkritik konstruksi tersebut dengan mengungkapkan bahaya standar kecantikan dalam menciptakan identitas palsu dan mengorbankan kebahagiaan perempuan melalui perspektif sosiologi.
Title: Kecantikan sebagai Realitas Terkonstruksi: Analisis Mask Girl Melalui Dialektika Berger dan Semiotika Barthes
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan konstruksi sosial cantik dalam drama Korea Mask Girl.
Hal ini menarik untuk dikaji karena kecantikan ditampilkan sebagai konstruksi sosial yang dibentuk melalui proses dialektis eksternalisasi, objektivasi dan internalisasi.
Dalam konteks tersebut, muncul isu-isu sosial seperti lookism, beauty privilege, bullying dan cyberbullying sebagai konsekuensi dari standar kecantikan yang dilembagakan dalam masyarakat.
Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini yaitu konstruksi sosial oleh Peter L Berger.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis semiotika Roland Barthes sebagai pisau analisis.
Teknik analisis data yang digunakan yaitu Miles dan Huberman antara lain pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Data diperoleh melalui observasi dengan mengamati video dan mengidentifikasi tanda yang terdapat pada scene yang ada, dokumentasi dan tinjauan pustaka serta wawancara dengan 5 informan yang telah menonton seluruh episode Mask Girl.
Hasil dari penelitian ini menjelaskan secara makna denotasi, konotasi dan mitos dari scene gambar yang terdapat dalam adegan diantaranya pertama, cantik bukan hanya estetika, tapi juga aturan sosial tentang bagaimana seseorang boleh bermimpi, berperilaku dan diperlakukan.
Kedua, ideologi kecantikan memaksa penyesuaian diri.
Ketiga, kecantikan berfungsi sebagai kapital sosial.
Studi terdahulu mengkaji konstruksi kecantikan sebagai sesuatu yang diterima melalui media, iklan dan sosial media dengan pendekatan komunikasi dan sastra.
Sedangkan, penelitian ini justru mengkritik konstruksi tersebut dengan mengungkapkan bahaya standar kecantikan dalam menciptakan identitas palsu dan mengorbankan kebahagiaan perempuan melalui perspektif sosiologi.

Related Results

MITOS KECANTIKAN DALAM NOVEL GENDUT? SIAPA TAKUT! KARYA ALNIRA: KAJIAN FEMINISME NAOMI WOLF
MITOS KECANTIKAN DALAM NOVEL GENDUT? SIAPA TAKUT! KARYA ALNIRA: KAJIAN FEMINISME NAOMI WOLF
Penelitian ini berfokus pada aspek bentuk dan pengaruh mitos kecantikan dalam novel Gendut? Siapa Takut! karya Alnira (2019). Analisis dilakukan dengan memanfaatkan teori feminisme...
Standar Kecantikan dalam Film Imperfect: Sebuah Pendekatan Semiotika
Standar Kecantikan dalam Film Imperfect: Sebuah Pendekatan Semiotika
This research aims to analyze the representation of beauty standards in the film Imperfect through Roland Barthes semiotic approach. The background to this research focuses on how ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Mask Girl: Wacana Kritis Sara Mills terhadap Kecantikan Perempuan yang Terstandarisasi
Mask Girl: Wacana Kritis Sara Mills terhadap Kecantikan Perempuan yang Terstandarisasi
Korean drama is one of the Korean wave outputs that is increasingly popular around the world. One of the Korean dramas that has recently become a topic of discussion among the publ...
Analisis Kecantikan Perempuan Dalam Akun Youtube Tasya Farasya (Analisis Semiotika Roland Barthes)
Analisis Kecantikan Perempuan Dalam Akun Youtube Tasya Farasya (Analisis Semiotika Roland Barthes)
Penelitian ini berjudul Analisis Kecantikan Perempuan Dalam Akun Youtube Tasya Farasya (Analisis Semiotika Roland Barthes). Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan bagaimana makna...
Beyond The Domestic Space: The Beauty Of Women In Hijab In The Commercials
Beyond The Domestic Space: The Beauty Of Women In Hijab In The Commercials
In advertisements, women are close to the role of models of the products offered. It is because women are considered to have many attractions. This article explores the meaning of ...

Back to Top