Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

FAKTOR RISIKO HIPERTENSI PADA REMAJA

View through CrossRef
ABSTRAK Penyakit tidak menular saat ini menjadi permasalahan penting bagi seluruh negara, Salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di berbagai negara adalah hipertensi. Hipertensi menjadi masalah serius karena sering timbul tanpa adanya gejala atau kerap disebut sebagai silent killer. Hipertensi seringkali dianggap hanya menyerang usia lanjut saja, akan tetapi dari sebagian penelitian menyatakan bahwa hipertensi juga dapat menyerang usia remaja. hal tersebut dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas. Penelitian menunjukan terhadap 690 anak usia 15―17 menemukan sebanyak 40 di antaranya mengalami hipertensi. Penelitian di Indonesia terdapat 125 siswa menemukan 58 diantaranya mengalami pre hipertensi dan hipertensi tingkat 1. Tujuan adanya penelitian ini sebagai bentuk gambaran tentang berbagai faktor risiko yang memiliki hubungan kuat terhadap hipertensi. Pengkajian pada penelitian ini memakai metode sistematik (systematic review). Hasil yang didapat yaitu terdapat faktor resiko yang dipisah dua faktor yaitu faktor yang bisa diubah dan faktor yang tidak dapat diubah. Faktor resiko yang bisa di ubah yaitu natrium, IMT, aktifitas fisik, kualitas tidur, berat lahir, kebiasaan merokok, mengkonsumsi alkohol, asupan lemak, sedangkan jenis kelamin, dan genetik tidak dapat diubah. Diharapkan Pemerintah menghimbau serta mengedukasi remaja dalam penyebab, pencegahan serta penanggulangan terhadap hipertensi. adanya masalah faktor terjadinya hipertensi pada remaja, remaja dapat mengubah pola hidup menjadi lebih sehat sehingga tidak menyebabkan terjadinya hipertensi. Kata kunci: Faktor resiko, hipertensi, remaja ABSTRACT Non-communicable diseases are currently an important issue for all countries, One of the non-communicable diseases with a high prevalence in various countries is hypertension. Hypertension becomes a serious problem because it often arises without symptoms or is often referred to as a silent killer. Hypertension is often considered to only affect the elderly, but some studies suggest that hypertension can also affect adolescence. this can increase the risk of morbidity and mortality. Research shows that 690 children aged 15―17 found as many as 40 of them had hypertension. Research in Indonesia there are 125 students found 58 of them have pre hypertension and hypertension level 1. The purpose of this study is as a form of description of various risk factors that have a strong association with hypertension. The assessment in this study uses systematic review method. The result is that there are risk factors separated by two factors, namely factors that can be changed and factors that can not be changed. Risk factors that can be changed are sodium, BMI, physical activity, sleep quality, birth weight, smoking habits, alcohol consumption, fat intake, while gender, and genetics can not be changed. It is expected that the Government encourages and educates adolescents in the causes, prevention and countermeasures against hypertension. the problem of hypertension in adolescents, adolescents can change their lifestyle to be healthier so as not to cause hypertension. Key Word: Risk factors, hypertension, adolescents.
Title: FAKTOR RISIKO HIPERTENSI PADA REMAJA
Description:
ABSTRAK Penyakit tidak menular saat ini menjadi permasalahan penting bagi seluruh negara, Salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di berbagai negara adalah hipertensi.
Hipertensi menjadi masalah serius karena sering timbul tanpa adanya gejala atau kerap disebut sebagai silent killer.
Hipertensi seringkali dianggap hanya menyerang usia lanjut saja, akan tetapi dari sebagian penelitian menyatakan bahwa hipertensi juga dapat menyerang usia remaja.
hal tersebut dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas.
Penelitian menunjukan terhadap 690 anak usia 15―17 menemukan sebanyak 40 di antaranya mengalami hipertensi.
Penelitian di Indonesia terdapat 125 siswa menemukan 58 diantaranya mengalami pre hipertensi dan hipertensi tingkat 1.
Tujuan adanya penelitian ini sebagai bentuk gambaran tentang berbagai faktor risiko yang memiliki hubungan kuat terhadap hipertensi.
Pengkajian pada penelitian ini memakai metode sistematik (systematic review).
Hasil yang didapat yaitu terdapat faktor resiko yang dipisah dua faktor yaitu faktor yang bisa diubah dan faktor yang tidak dapat diubah.
Faktor resiko yang bisa di ubah yaitu natrium, IMT, aktifitas fisik, kualitas tidur, berat lahir, kebiasaan merokok, mengkonsumsi alkohol, asupan lemak, sedangkan jenis kelamin, dan genetik tidak dapat diubah.
Diharapkan Pemerintah menghimbau serta mengedukasi remaja dalam penyebab, pencegahan serta penanggulangan terhadap hipertensi.
adanya masalah faktor terjadinya hipertensi pada remaja, remaja dapat mengubah pola hidup menjadi lebih sehat sehingga tidak menyebabkan terjadinya hipertensi.
Kata kunci: Faktor resiko, hipertensi, remaja ABSTRACT Non-communicable diseases are currently an important issue for all countries, One of the non-communicable diseases with a high prevalence in various countries is hypertension.
Hypertension becomes a serious problem because it often arises without symptoms or is often referred to as a silent killer.
Hypertension is often considered to only affect the elderly, but some studies suggest that hypertension can also affect adolescence.
this can increase the risk of morbidity and mortality.
Research shows that 690 children aged 15―17 found as many as 40 of them had hypertension.
Research in Indonesia there are 125 students found 58 of them have pre hypertension and hypertension level 1.
The purpose of this study is as a form of description of various risk factors that have a strong association with hypertension.
The assessment in this study uses systematic review method.
The result is that there are risk factors separated by two factors, namely factors that can be changed and factors that can not be changed.
Risk factors that can be changed are sodium, BMI, physical activity, sleep quality, birth weight, smoking habits, alcohol consumption, fat intake, while gender, and genetics can not be changed.
It is expected that the Government encourages and educates adolescents in the causes, prevention and countermeasures against hypertension.
the problem of hypertension in adolescents, adolescents can change their lifestyle to be healthier so as not to cause hypertension.
Key Word: Risk factors, hypertension, adolescents.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Hipertensi masih merupakan masalah kesehatan yang penting. Prevalensi hipertensi nasional di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebesar 35,8% dengan proporsi kasus hipertensi yang te...
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018
Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak ke empat di dunia dan hal ini menjadi tantangan pemerintah dalam membangun infrastruktur yang memadai. Salah satu program pemer...
Manajemen Risiko Usaha Jamur Tiram CV. Citra Nusa Prima dengan Pendekatan Enterprise Risk Management
Manajemen Risiko Usaha Jamur Tiram CV. Citra Nusa Prima dengan Pendekatan Enterprise Risk Management
Jamur tiram merupakan komoditas pertanian yang rentan terkena risiko. Sumber utama risiko yaitu pada produksi, sumber daya manusia, dan pasar. Risiko yang terjadi belum menjadi per...
Profil Hipertensi pada Anak di RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh
Profil Hipertensi pada Anak di RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh
Latar belakang. Hipertensi pada anak masih mendapat perhatian yang serius karena dapat menimbulkan cacat menetap dan berakibat kematian. Prevalensi hipertensi anak tidak diketahui ...
Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran Masyarakat Terhadap Deteksi Dini Penyakit Deabetes Melitus dan Hipertensi
Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran Masyarakat Terhadap Deteksi Dini Penyakit Deabetes Melitus dan Hipertensi
Diabetes melitus dan hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang insidensinya semakin meningkat. Berdasarkan data International Diabetes Federation (IDF), terdapat 10.267.100 ...
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Upaya Pencegahan Hipertensi Melalui Peer Group Support
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Upaya Pencegahan Hipertensi Melalui Peer Group Support
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang mengalami peningkatan setiap tahun dan dikenal dengan penyakit silent killer. Penyakit ini menyerang semua tingkat usia namun yang ...

Back to Top