Javascript must be enabled to continue!
Efektivitas “MENGEJA” Sebagai Upaya Komplementer Untuk Meredakan Mual Muntah Pada Ibu Hami Trimester I
View through CrossRef
Latar belakang: Mengeja merupakan terapi non farmakologi berupa pemberian aromaterapi jahe sebagai upaya meredakan mual muntah pada ibu hamil trimester I. Pada masa kehamilan trimester I, ibu memerlukan asupan nutrisi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan. Mual muntah pada kehamilan trimester I selain akan berdampak buruk pada tumbuh kembang janin, ibu hamil juga akan beresiko mengalami kekurangan energi kronik dan anemia, serta waktu istirahat ibu hamil tersebut dapat terganggu. Aroma jahe memiliki zat oleoresin yang bermanfaat sebagai antiemetic dipercaya dapat memberikan rasa nyaman diperut sehingga dapat mengatasi mual muntah. Efek samping jahe jika dikonsumsi secara langsung adalah memberikan efek hangat cenderung panas, namun jika pemberian jahe melalui aromaterapi, resiko tersebut dapat dihindari. Tujuan: dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas menghirup aroma jahe dalam meredakan mual muntah pada ibu hamil trimester I, sedangkan tujuan jangka Panjang penelitian ini adalah mengembangkan pelayanan komplementer pada asuhan kebidanan sehingga meningkatkan derajad Kesehatan ibu dan anak. Manfaat: Diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan kemandirian dari ibu hamil trimester I (responden) dalam meredakan mual muntah. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian Quasi Experiment dengan desain penelitian Pre-test and post-test control group. Sampel yang diambil dari sebuah populasi harus dapat mewakili karakteristik dari populasi tersebut. Jadi besar sampel penelitian berdasarkan hasil perhitungan rumus diatas yaitu 20 responden setiap kelompok. Untuk mengantisipasi adanya kemungkinan sampel drop out pada sampel yang diuji, maka dilakukan penambahan jumlah sampel sebesar 10% pada masing-masing kelompok adalah 22 responden. Jadi total responden adalah sebanyak 44 orang ibu hamil trimester I. Hasil: Berdasarkan hasil analisis data, metode "Mengeja" (Menghirup Aroma Jahe) terbukti efektif dalam mengurangi frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikan sebesar 0.000, yang lebih kecil dari 0.05, menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna sebelum dan sesudah intervensi.
Akademi Kebidanan Bunga Husada
Title: Efektivitas “MENGEJA” Sebagai Upaya Komplementer Untuk Meredakan Mual Muntah Pada Ibu Hami Trimester I
Description:
Latar belakang: Mengeja merupakan terapi non farmakologi berupa pemberian aromaterapi jahe sebagai upaya meredakan mual muntah pada ibu hamil trimester I.
Pada masa kehamilan trimester I, ibu memerlukan asupan nutrisi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan.
Mual muntah pada kehamilan trimester I selain akan berdampak buruk pada tumbuh kembang janin, ibu hamil juga akan beresiko mengalami kekurangan energi kronik dan anemia, serta waktu istirahat ibu hamil tersebut dapat terganggu.
Aroma jahe memiliki zat oleoresin yang bermanfaat sebagai antiemetic dipercaya dapat memberikan rasa nyaman diperut sehingga dapat mengatasi mual muntah.
Efek samping jahe jika dikonsumsi secara langsung adalah memberikan efek hangat cenderung panas, namun jika pemberian jahe melalui aromaterapi, resiko tersebut dapat dihindari.
Tujuan: dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas menghirup aroma jahe dalam meredakan mual muntah pada ibu hamil trimester I, sedangkan tujuan jangka Panjang penelitian ini adalah mengembangkan pelayanan komplementer pada asuhan kebidanan sehingga meningkatkan derajad Kesehatan ibu dan anak.
Manfaat: Diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan kemandirian dari ibu hamil trimester I (responden) dalam meredakan mual muntah.
Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian Quasi Experiment dengan desain penelitian Pre-test and post-test control group.
Sampel yang diambil dari sebuah populasi harus dapat mewakili karakteristik dari populasi tersebut.
Jadi besar sampel penelitian berdasarkan hasil perhitungan rumus diatas yaitu 20 responden setiap kelompok.
Untuk mengantisipasi adanya kemungkinan sampel drop out pada sampel yang diuji, maka dilakukan penambahan jumlah sampel sebesar 10% pada masing-masing kelompok adalah 22 responden.
Jadi total responden adalah sebanyak 44 orang ibu hamil trimester I.
Hasil: Berdasarkan hasil analisis data, metode "Mengeja" (Menghirup Aroma Jahe) terbukti efektif dalam mengurangi frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I.
Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikan sebesar 0.
000, yang lebih kecil dari 0.
05, menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna sebelum dan sesudah intervensi.
Related Results
Penurunan Mual Muntah Ibu Hamil Primipara Trimester 1 Menggunakan Air Rebusan Jahe
Penurunan Mual Muntah Ibu Hamil Primipara Trimester 1 Menggunakan Air Rebusan Jahe
Adanya kehamilan menimbulkan perubahan pada hormonal terutama hormon esterogen dan HCG (Hormon Chorionic Gonadotropin) sehingga menimbulkan rangsang adanya mual muntah terutama di ...
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL TRI MESTER I DENGAN KELUHAN MUAL MUNTAH MENGGUNAKAN METODE TERAPI AKUPRESURE ZU SUN LI (ST 36) DAN GONG SUN (SP4) DI PMB ONNI DILLA ROZA, SST PEKANBARU TAHUN 2021
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL TRI MESTER I DENGAN KELUHAN MUAL MUNTAH MENGGUNAKAN METODE TERAPI AKUPRESURE ZU SUN LI (ST 36) DAN GONG SUN (SP4) DI PMB ONNI DILLA ROZA, SST PEKANBARU TAHUN 2021
Mual muntah merupakan gejala yang wajar dan sering terjadi pada kehamilan trimester pertama, mual dan muntah merupakan akibat dari perubahan system endoktrin yang terjadi selama ke...
Tracing Hematological Shifts in Pregnancy: How Anemia and Thrombocytopenia Evolve Across Trimesters
Tracing Hematological Shifts in Pregnancy: How Anemia and Thrombocytopenia Evolve Across Trimesters
Abstract
Introduction
Given pregnancy's significant impact on hematological parameters, monitoring these changes across trimesters is crucial. This study aims to evaluate hematolog...
Pengaruh Aroma Terapi Papperint Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I
Pengaruh Aroma Terapi Papperint Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I
Abstrak : Konsepsi atau pembuahan adalah penyatuan sel telur dengan sperma yang kemudian akan berkembang menjadi embrio dan terus berkembang menjadi janin, dan lahirlah bayi. Mual ...
Pengaruh Pemberian Inhaler Aromaterapi Lavender Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Muara Bengkal
Pengaruh Pemberian Inhaler Aromaterapi Lavender Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I di Puskesmas Muara Bengkal
Di Indonesia terdapat (50-90%) kasus emesis gravidarum yang dialami oleh ibu hamil pada primigravida (60-80%) dan (40-60%) pada multigravida. Aromaterapi merupakan pengobatan alter...
INHALASI LEMON (CYTRUS) UNTUK MENGURANGI FREKUENSI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PMB HJ. ZURRAHMI, SST, SKM
INHALASI LEMON (CYTRUS) UNTUK MENGURANGI FREKUENSI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PMB HJ. ZURRAHMI, SST, SKM
Mual dan muntah adalah gejala yang sering didapatkan pada kehamilan trimester I. Mual muntah terjadi dengan presentasi 5,75% di Provinsi Riau dan 8,41% di Kota Pekanbaru. Pemberian...
PENINGKATKAN POTENSI DIRI ENTERPRENEURSHIP ALUMNI PRODI KEBIDANAN CURUP DALAM PENERAPAN ASUHAN KOMPLEMENTER
PENINGKATKAN POTENSI DIRI ENTERPRENEURSHIP ALUMNI PRODI KEBIDANAN CURUP DALAM PENERAPAN ASUHAN KOMPLEMENTER
Pengembangan potensi diri entrepreneurship pada alumni Prodi Kebidanan Curup masih perlu ditingkatkan guna menunjang dan mendukung kemampuan alumni dalam memberikan asuhan kebidana...
Ibu Hamil Trimester I
Ibu Hamil Trimester I
Mual dan muntah (emesis gravidarum) merupakan kondisi yang umum terjadi selama masa kehamilan yang disebabkan karena terjadinya perubahan hormon pada ibu hamil, untuk mengatasi mua...

