Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Resume perjuangan diplomasi indonesia

View through CrossRef
Selepas proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945,kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia belum sepenuhnya diakui dunia. Jalur diplomasi menjadi jalan yang dipilih untuk menggalang pengakuan dunia di tengah ancaman militer Belanda yang berencana merebut kembali Indonesia dengan memanfaatkan sekutu sebagai pemenang Perang Dunia II Dua hari setelah kemerdekaan, kabinet pertama Republik Indonesia dibentuk. kabinet pertama ini meliputi 19 menteri, salah satunya Kementrian Luar Negeri dimana Ahmad Soebardjo tercatat sebagai Menteri Luar Negeri pertama (2 September 1945 - 14 November 1945). Kabinet ini tak bertahan lama, sejak 14 November 1945 terjadi sejumlah perubahan yang memunculkan Sutan Sjahrir sebagai perdana menteri dalam Kabinet II RI. Perubahan ini termasuk Perubahan sistem Pemerintahan dari Presidensial ke bentuk ministerial. Sejak itu Pemerintah RI menempuh kebijakan politik diplomasi untuk berunding dengan Belanda. Perundingan pertama terjadi pada 17 November 1945 di markas besar tentara sekutu di Jakarta. Perundingan ini berlanjut dengan pengiriman misi diplomatik pertama Indonesia ke Belanda yang dimulai pada 14 April 1946 di sebuah tempat bernama Hoge veluwe. Misi tersebut menjadi salah satu awal rangkaian perundingan panjang antara Indonesia – Belanda. Menurut laman Kementrian Luar Negeri tercatat tiga perundingan penting dalam periode awal tugas diplomasi mempertahankan kemerdekaan, yakni perundingan Linggarjati pada 1946 - 1947 (pengakuan kedaulatan RI meliputi jawa, Madura dan Sumatera); Perundingan Renville pada 1947 - 1948 (kesepakatan gencatan senjata dan penambahan wilayah Belanda); dan konferensi Meja Bundar (KMB) pada 1949 (pengakuan kedaulatan Indonesia). Perjuangan diplomasi Indonesia akhirnya meraih dukungan masyarakat internasional di perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB). Pada 17 agustus 1950 Indonesia kembali menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pemulihan Indonesia sebagai Negara kesatuan ini disusul dengan masuknya Indonesia menjadi anggota ke-60 PBB pada September 1950.
Center for Open Science
Title: Resume perjuangan diplomasi indonesia
Description:
Selepas proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945,kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia belum sepenuhnya diakui dunia.
Jalur diplomasi menjadi jalan yang dipilih untuk menggalang pengakuan dunia di tengah ancaman militer Belanda yang berencana merebut kembali Indonesia dengan memanfaatkan sekutu sebagai pemenang Perang Dunia II Dua hari setelah kemerdekaan, kabinet pertama Republik Indonesia dibentuk.
kabinet pertama ini meliputi 19 menteri, salah satunya Kementrian Luar Negeri dimana Ahmad Soebardjo tercatat sebagai Menteri Luar Negeri pertama (2 September 1945 - 14 November 1945).
Kabinet ini tak bertahan lama, sejak 14 November 1945 terjadi sejumlah perubahan yang memunculkan Sutan Sjahrir sebagai perdana menteri dalam Kabinet II RI.
Perubahan ini termasuk Perubahan sistem Pemerintahan dari Presidensial ke bentuk ministerial.
Sejak itu Pemerintah RI menempuh kebijakan politik diplomasi untuk berunding dengan Belanda.
Perundingan pertama terjadi pada 17 November 1945 di markas besar tentara sekutu di Jakarta.
Perundingan ini berlanjut dengan pengiriman misi diplomatik pertama Indonesia ke Belanda yang dimulai pada 14 April 1946 di sebuah tempat bernama Hoge veluwe.
Misi tersebut menjadi salah satu awal rangkaian perundingan panjang antara Indonesia – Belanda.
Menurut laman Kementrian Luar Negeri tercatat tiga perundingan penting dalam periode awal tugas diplomasi mempertahankan kemerdekaan, yakni perundingan Linggarjati pada 1946 - 1947 (pengakuan kedaulatan RI meliputi jawa, Madura dan Sumatera); Perundingan Renville pada 1947 - 1948 (kesepakatan gencatan senjata dan penambahan wilayah Belanda); dan konferensi Meja Bundar (KMB) pada 1949 (pengakuan kedaulatan Indonesia).
Perjuangan diplomasi Indonesia akhirnya meraih dukungan masyarakat internasional di perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB).
Pada 17 agustus 1950 Indonesia kembali menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pemulihan Indonesia sebagai Negara kesatuan ini disusul dengan masuknya Indonesia menjadi anggota ke-60 PBB pada September 1950.

Related Results

Analisis Diplomasi Pertahanan Negara Dalam Pandangan Chanakya (Studi Teks Arthashastra Sebagai Dasar Strategi Diplomasi Pertahanan)
Analisis Diplomasi Pertahanan Negara Dalam Pandangan Chanakya (Studi Teks Arthashastra Sebagai Dasar Strategi Diplomasi Pertahanan)
Abstrak -- Diplomasi pertahanan merupakan kajian baru dalam ilmu HI, utamanya diplomasi. Hal ini membuat kajian-kajian yang berkembang dalam diplomasi pertahanan masih minim dan di...
Diplomasi Pertahanan dan Diplomasi Hak Asasi Manusia Sebagai Penanggulangan Perdagangan Manusia (Studi Industri Perikanan Indonesia)
Diplomasi Pertahanan dan Diplomasi Hak Asasi Manusia Sebagai Penanggulangan Perdagangan Manusia (Studi Industri Perikanan Indonesia)
Abstrak - Penelitian ini membahas tentang diplomasi pertahanan dan diplomasi HAM yang dilakukan Indonesia sebagai penanggulangan kejahatan perdagangan manusia, khususnya di industr...
DIPLOMASI PERTAHANAN SEBAGAI BAGIAN DARI DIPLOMASI TOTAL RI
DIPLOMASI PERTAHANAN SEBAGAI BAGIAN DARI DIPLOMASI TOTAL RI
<p>Diplomasi pertahanan merupakan bagian dari diplomasi total RI. Dalam konteks ini, dimaknai sebagai sistem pertahanan negara yang dilakukan secara dini oleh pemerintah dan ...
Dijital Diplomasi
Dijital Diplomasi
Dijital Diplomasi kitabı, Dr. Öğretim Üyesi Gözde Kurt tarafından yazılmıştır. Kitap, dijital çağda diplomasinin değişen rolünü ve diplomasi kavramının yeniden tanımlanmasını ele a...
Diplomasi Pertahanan Indonesia Dalam Mewujudkan Poros Maritim Dunia
Diplomasi Pertahanan Indonesia Dalam Mewujudkan Poros Maritim Dunia
Abstrak – Sebagai negara yang memiliki wilayah kelautan atau kemaritiman yang besar, Indonesia sudah sewajarnya mampu memaksimalkan pemanfaatan potensi tersebut demi kemajuan bersa...
Çeviri ve Diplomasi İlişkisi Bağlamında Türkiye’de Yayınlanan Dijital Diplomasi Konulu Doktora Tezlerinin Dedüktif Analizi
Çeviri ve Diplomasi İlişkisi Bağlamında Türkiye’de Yayınlanan Dijital Diplomasi Konulu Doktora Tezlerinin Dedüktif Analizi
En geniş manada, dijital diplomasi dış politika ilişkilerinin internet ortamında dijital platformlar aracılığıyla yürütülmesi şeklinde tanımlamak ve her geçen gün hayatımızda daha ...
Diplomasi Kopi Indonesia dalam Kerja Sama dengan Pemerintah Mesir Tahun 2019 – 2022
Diplomasi Kopi Indonesia dalam Kerja Sama dengan Pemerintah Mesir Tahun 2019 – 2022
Kerja sama Indonesia dengan Mesir terbilang yang paling tua dan bersejarah dibanding negara-negara lain dan kedua negara ini pun telah banyak melakukan kerja sama dalam berbagai bi...

Back to Top