Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Familial Erythema Annulare Centrifugum pada Anak Berusia 9 Tahun

View through CrossRef
Latar belakang: Erythema annulare centrifugum (EAC) merupakan penyakit kulit langka yang ditandai oleh papul merah muda erupsi yang meluas secara sentrifugal, membentuk plak anular atau polisiklik dengan central clearing, dengan lokasi predileksi pada ekstremitas inferior dan trunkus. Etiologi EAC masih belum diketahui secara pasti, namun diperkirakan berkaitan dengan riwayat konsumsi obat tertentu, infeksi, keganasan, atau stress. Diagnosis EAC ditegakkan berdasarkan manifestasi klinis dan pemeriksaan histopatologi. Secara histopatologi, EAC dapat dibedakan menjadi 2 bentuk, yaitu superfisial dan profunda. Tanda patognomonik dari histopatologi EAC berupa gambaran coat sleeve dan trailing scale. Tata laksana simtomatik EAC dapat dilakukan dengan pemberian corticosteroid topikal, analog vitamin D, dan antihistamine. Laporan kasus ini bertujuan untuk memberi gambaran penegakkan diagnosis EAC. Kasus: Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun datang dengan keluhan bercak kemerahan di wajah dan badan. Pemeriksaan biopsi histopatologi menunjukkan gambaran hiperkeratosis dan spongiosis ringan pada lapisan epidermis serta infiltrat limfositik perivaskular pada lapisan dermis. Dari hasil pemeriksaan fisik dan histopatologi, pasien didiagnosis dengan erythema annulare centrifugum. Pasien diberikan terapi menggunakan antihistamine dan corticosteroid topikal. Diskusi: Erythema annulare centrifugum (EAC) merupakan kelainan kulit yang jarang dijumpai, di mana sebagian besar kasus bersifat idiopatik. Pemeriksaan biopsi histopatologi merupakan pemeriksaan yang dapat digunakan untuk membantu penegakkan diagnosis EAC. Pada kasus EAC idiopatik, pemberian terapi corticosteroid topikal maupun sistemik menjadi pilihan utama, namun terapi empiris menggunakan antibiotik atau antijamur topikal mungkin dapat dipertimbangkan.
Title: Familial Erythema Annulare Centrifugum pada Anak Berusia 9 Tahun
Description:
Latar belakang: Erythema annulare centrifugum (EAC) merupakan penyakit kulit langka yang ditandai oleh papul merah muda erupsi yang meluas secara sentrifugal, membentuk plak anular atau polisiklik dengan central clearing, dengan lokasi predileksi pada ekstremitas inferior dan trunkus.
Etiologi EAC masih belum diketahui secara pasti, namun diperkirakan berkaitan dengan riwayat konsumsi obat tertentu, infeksi, keganasan, atau stress.
Diagnosis EAC ditegakkan berdasarkan manifestasi klinis dan pemeriksaan histopatologi.
Secara histopatologi, EAC dapat dibedakan menjadi 2 bentuk, yaitu superfisial dan profunda.
Tanda patognomonik dari histopatologi EAC berupa gambaran coat sleeve dan trailing scale.
Tata laksana simtomatik EAC dapat dilakukan dengan pemberian corticosteroid topikal, analog vitamin D, dan antihistamine.
Laporan kasus ini bertujuan untuk memberi gambaran penegakkan diagnosis EAC.
Kasus: Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun datang dengan keluhan bercak kemerahan di wajah dan badan.
Pemeriksaan biopsi histopatologi menunjukkan gambaran hiperkeratosis dan spongiosis ringan pada lapisan epidermis serta infiltrat limfositik perivaskular pada lapisan dermis.
Dari hasil pemeriksaan fisik dan histopatologi, pasien didiagnosis dengan erythema annulare centrifugum.
Pasien diberikan terapi menggunakan antihistamine dan corticosteroid topikal.
Diskusi: Erythema annulare centrifugum (EAC) merupakan kelainan kulit yang jarang dijumpai, di mana sebagian besar kasus bersifat idiopatik.
Pemeriksaan biopsi histopatologi merupakan pemeriksaan yang dapat digunakan untuk membantu penegakkan diagnosis EAC.
Pada kasus EAC idiopatik, pemberian terapi corticosteroid topikal maupun sistemik menjadi pilihan utama, namun terapi empiris menggunakan antibiotik atau antijamur topikal mungkin dapat dipertimbangkan.

Related Results

Granuloma annulare preceding the diagnosis of Sjögren’s syndrome
Granuloma annulare preceding the diagnosis of Sjögren’s syndrome
Granuloma annulare is a benign, inflammatory, noninfectious, granulomatous skin disorder characterized by variable clinical presentations, including papular, subcutaneous, patch (m...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Apremilast in the Management of Generalized Granuloma Annulare: A Case Series
Apremilast in the Management of Generalized Granuloma Annulare: A Case Series
Background: Granuloma annulare is a difficult disease to treat and can lead to anxiety and frustration for both patients and providers. The pathogenesis of granuloma annulare is un...
Recurrent erythema annulare centrifugum and tonsillitis
Recurrent erythema annulare centrifugum and tonsillitis
Recurrent post-tonsillitis erythema annulare centrifugum is a recently described entity in two adults with recurrent annular lesions and centrifugal evolution following tonsillitis...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
Uncommon Non-Infectious Annular Dermatoses
Uncommon Non-Infectious Annular Dermatoses
Several cutaneous diseases can present with annular lesions, making a distinction by physical appearance alone challenging. They can be distinguished into infectious and non-infect...
KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
Anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) adalah anak-anak yang tumbuh dan berkembang dengan berbagai perbedaan dengan anak-anak pada umumnya. Istilah anak-anak dengan kebutuhan khusus t...

Back to Top