Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Dinamika Moral Pekerja Gig di Era Digital: Studi Prekariat di Tangerang Selatan

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika pekerja gig economy di Kota Tangerang Selatan dengan menelaah tantangan dan peluang yang dihadapi dalam era ekonomi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap 30 pekerja gig di tujuh kecamatan, yakni Pamulang, Ciputat, Serpong, Serpong Utara, Pondok Aren, Ciputat Timur, dan Setu. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pekerja gig mengalami ketidakpastian kerja, terbatasnya akses jaminan sosial, serta ketidakadilan dalam sistem kerja berbasis algoritma. Mayoritas tidak memiliki kontrak kerja formal, sehingga rentan terhadap eksploitasi dan tidak memperoleh perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan. Sistem algoritma platform digital yang tidak transparan sering merugikan pekerja dalam pembagian order dan besarnya potongan komisi. Di sisi lain, ekonomi digital memberikan peluang berupa fleksibilitas waktu, peningkatan pendapatan, dan pengembangan keterampilan. Pekerja dapat mengatur waktu kerja sesuai kebutuhan pribadi serta memperoleh tambahan penghasilan melalui kerja lembur atau order ekstra. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan regulasi inklusif serta perlindungan sosial yang memadai, sekaligus peningkatan transparansi sistem platform digital, agar pekerja gig dapat menikmati haknya dan berkontribusi optimal dalam perekonomian digital. Kebijakan publik yang tepat sangat penting untuk mendukung kesejahteraan pekerja.
Universitas PGRI Kanjuruhan Malang
Title: Dinamika Moral Pekerja Gig di Era Digital: Studi Prekariat di Tangerang Selatan
Description:
Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika pekerja gig economy di Kota Tangerang Selatan dengan menelaah tantangan dan peluang yang dihadapi dalam era ekonomi digital.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus melalui wawancara mendalam terhadap 30 pekerja gig di tujuh kecamatan, yakni Pamulang, Ciputat, Serpong, Serpong Utara, Pondok Aren, Ciputat Timur, dan Setu.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pekerja gig mengalami ketidakpastian kerja, terbatasnya akses jaminan sosial, serta ketidakadilan dalam sistem kerja berbasis algoritma.
Mayoritas tidak memiliki kontrak kerja formal, sehingga rentan terhadap eksploitasi dan tidak memperoleh perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan.
Sistem algoritma platform digital yang tidak transparan sering merugikan pekerja dalam pembagian order dan besarnya potongan komisi.
Di sisi lain, ekonomi digital memberikan peluang berupa fleksibilitas waktu, peningkatan pendapatan, dan pengembangan keterampilan.
Pekerja dapat mengatur waktu kerja sesuai kebutuhan pribadi serta memperoleh tambahan penghasilan melalui kerja lembur atau order ekstra.
Penelitian ini merekomendasikan penyusunan regulasi inklusif serta perlindungan sosial yang memadai, sekaligus peningkatan transparansi sistem platform digital, agar pekerja gig dapat menikmati haknya dan berkontribusi optimal dalam perekonomian digital.
Kebijakan publik yang tepat sangat penting untuk mendukung kesejahteraan pekerja.

Related Results

FUTURE OF THE GIG ECONOMY
FUTURE OF THE GIG ECONOMY
Purpose- The purpose of this study is to explain and understand the trends in GIG economy. The gig economy involves people who work independently, job-by-job, using digital platfor...
Transformasi Digital dan Pengalaman Pekerja dalam Ekonomi Gig Berasaskan Platform di Malaysia
Transformasi Digital dan Pengalaman Pekerja dalam Ekonomi Gig Berasaskan Platform di Malaysia
ABSTRAK   Transformasi digital telah mempercepat perkembangan ekonomi gig melalui penggunaan platform digital yang menyusun, mengagihkan dan memantau kerja secara masa nyata. Da...
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
Jual Obat Viagra Asli Di Tangerang 081380803955 COD Antar Di Kota Tangerang
Jual Obat Viagra Asli Di Tangerang 081380803955 COD Antar Di Kota Tangerang
Apotik Resmi Di Tangerang Jual Obat Kuat Viagra Asli Usa Original 100Mg Di Tangerang | Pahami Ciri Ciri Obat Viagra Asli Dan Palsu Di TangerangTlp / Sms / Wa. 081380803955viagra ta...
A Gig mHealth Economy Framework: Scoping Review of Internet Publications
A Gig mHealth Economy Framework: Scoping Review of Internet Publications
BackgroundThe gig economy (characterized by short-term contracts rather than being a full-time employee in an organization) is one of the most recent and important tendencies that ...
OPPORTUNITIES AND CHALLENGES OF THE GIG ECONOMY IN SRI LANKA
OPPORTUNITIES AND CHALLENGES OF THE GIG ECONOMY IN SRI LANKA
Global statistics show that the gig economy offers the second-highest number of employment opportunities. In Sri Lanka, this concept is relatively new, with recent estimates indica...
ANALISIS LAHAN YANG BERPOTENSI UNTUK PENGEMBANGAN KOMODITAS PERTANIAN UNGGULAN DAN TINGKAT PERKEMBANGAN WILAYAH DI KABUPATEN TANGERANG
ANALISIS LAHAN YANG BERPOTENSI UNTUK PENGEMBANGAN KOMODITAS PERTANIAN UNGGULAN DAN TINGKAT PERKEMBANGAN WILAYAH DI KABUPATEN TANGERANG
Kabupaten Tangerang memiliki tujuan untuk mengembangkan daerah pertanian yang dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan ekonomi daerah pedesaan di Kabupaten Tangerang. Pen...

Back to Top