Javascript must be enabled to continue!
PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN SISWA SEKOLAH DASAR TERHADAP ERUPSI GUNUNG MERAPI DENGAN <i>AUGMENTED REALITY</i>
View through CrossRef
Gunung Merapi merupakan salah satu gunung api yang masih berstatus aktif. Peristiwa erupsi pada akhir tahun 2010 tercatat menimbulkan banyak korban jiwa, terutama pada anak-anak usia sekolah. Rendahnya kesiapsiagaan menjadi salah satu penyebab anak sering terdampak letusan Gunung Merapi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian berada di Padukuhan Sawahan Lor dan dilaksanakan pada bulan Juli 2023. Populasi penelitian mencakup anak usia sekolah yang dipilih dengan teknik consecutive sampling sebanyak 20 orang responden. Kesiapsiagaan terhadap Gunung Merapi diartikan sebagai sikap persetujuan atau penolakan anak terkait rencana kesiapsiagaan melalui pengisian kuesioner. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa mayoritas anak usia sekolah memiliki tingkat kesiapsiagaan erupsi yang tergolong baik. Jumlah responden laki-laki lebih sedikit dibandingkan perempuan. Sebagian besar anak usia sekolah berada pada jenjang kelas 2 dan 3. Kesimpulannya, kesiapsiagaan erupsi Gunung Merapi pada anak di Padukuhan Sawahan Lor, Desa Wedomartani, didominasi kategori baik dibandingkan kurang baik. Rekomendasi penelitian adalah meningkatkan kesiapsiagaan anak terhadap letusan gunung melalui pendidikan kesehatan dengan metode yang efektif.
Universitas Negeri Semarang
Title: PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN SISWA SEKOLAH DASAR TERHADAP ERUPSI GUNUNG MERAPI DENGAN <i>AUGMENTED REALITY</i>
Description:
Gunung Merapi merupakan salah satu gunung api yang masih berstatus aktif.
Peristiwa erupsi pada akhir tahun 2010 tercatat menimbulkan banyak korban jiwa, terutama pada anak-anak usia sekolah.
Rendahnya kesiapsiagaan menjadi salah satu penyebab anak sering terdampak letusan Gunung Merapi.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif.
Lokasi penelitian berada di Padukuhan Sawahan Lor dan dilaksanakan pada bulan Juli 2023.
Populasi penelitian mencakup anak usia sekolah yang dipilih dengan teknik consecutive sampling sebanyak 20 orang responden.
Kesiapsiagaan terhadap Gunung Merapi diartikan sebagai sikap persetujuan atau penolakan anak terkait rencana kesiapsiagaan melalui pengisian kuesioner.
Temuan penelitian memperlihatkan bahwa mayoritas anak usia sekolah memiliki tingkat kesiapsiagaan erupsi yang tergolong baik.
Jumlah responden laki-laki lebih sedikit dibandingkan perempuan.
Sebagian besar anak usia sekolah berada pada jenjang kelas 2 dan 3.
Kesimpulannya, kesiapsiagaan erupsi Gunung Merapi pada anak di Padukuhan Sawahan Lor, Desa Wedomartani, didominasi kategori baik dibandingkan kurang baik.
Rekomendasi penelitian adalah meningkatkan kesiapsiagaan anak terhadap letusan gunung melalui pendidikan kesehatan dengan metode yang efektif.
Related Results
TINGKAT KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DIBIDANG KESEHATAN DALAM MENGHADAPI DAMPAK ERUPSI GUNUNG BERAPI
TINGKAT KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DIBIDANG KESEHATAN DALAM MENGHADAPI DAMPAK ERUPSI GUNUNG BERAPI
Masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana (KRB) gunung berapi memiliki risiko besar terdampak apabila terjadi erupsi. Dampak Kesehatan terutama dari mulai terjadinya sesak n...
Meningkatkan Pengetahuan Kesiapsiagaan Bencana Pada Warga di Dusun Beruk Jatiyoso Karanganyar
Meningkatkan Pengetahuan Kesiapsiagaan Bencana Pada Warga di Dusun Beruk Jatiyoso Karanganyar
Kesiapsiagaan bencana berfungsi untuk memicu agar masyarakat lebih paham tentang bencana dan masyarakat bisa menciptakan ketangguhan dan kesiapsiagaan bencana. Permasalahan mitra b...
KESIAPSIAGAAN ANAK DALAM MENINGKATKAN RESILIENSI TERHADAP BENCANA
KESIAPSIAGAAN ANAK DALAM MENINGKATKAN RESILIENSI TERHADAP BENCANA
Latar belakang : Bencana merupakan suatu peristiwa yang dapat mengakibatkan kerugian baik harta benda, nyawa dan lingkungan. Faktor alam, non alam, dan faktor manusia merupakan fa...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
SOSIALISASI TENTANG KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT MENGHADAPI BENCANA KEBAKARAN DI RT 001/07 KELURAHAN PAPANGGO JAKARTA UTARA.
SOSIALISASI TENTANG KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT MENGHADAPI BENCANA KEBAKARAN DI RT 001/07 KELURAHAN PAPANGGO JAKARTA UTARA.
Latar Belakang: Pengabdian kepada masyarakat ini dengan judul Sosialisasi tentang kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana kebakaran di rt 001/07 kelurahan papanggo jakarta utar...
Comparative Analysis Of Student Preparedness For Merapi Eruption: A Case Study Of SMAN 1 Cangkringan And SMAN 1 Pakem As Sister
Comparative Analysis Of Student Preparedness For Merapi Eruption: A Case Study Of SMAN 1 Cangkringan And SMAN 1 Pakem As Sister
Program sister school didirikan sebagai bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan bencana di lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kesiapsiagaan siswa ...
PENENTUAN SEBARAN HIPOSENTER GUNUNGAPI MERAPI BERDASARKAN DATA GEMPA VULKANIK TAHUN 2006
PENENTUAN SEBARAN HIPOSENTER GUNUNGAPI MERAPI BERDASARKAN DATA GEMPA VULKANIK TAHUN 2006
Gunungapi Merapi merupakan Gunungapi yang termuda dalam kumpulan gunung berapi di bagian selatan Pulau Jawa. Gunungapi Merapi merupakan gunungapi tipe strato yang aktif hin...
Determinan Demografi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Kesiapsiagaan Gempa Bumi
Determinan Demografi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Kesiapsiagaan Gempa Bumi
Kesiapsiagaan bencana adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna. Kesia...

