Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Menyibak Keberagaman Cendawan pada Permukaan Biji Gandum (Triticum aestivum L.) Asal Australia sebagai Komoditas Impor Karantina

View through CrossRef
Cendawan yang berasosiasi dengan permukaan biji gandum belum sepenuhnya terkarakterisasi, meskipun berpotensi sebagai sumber inokulum dan indikator risiko karantina, sehingga metode washing test digunakan untuk mengkaji spesies cendawan beserta frekuensi kemunculannya. Tujuan penelitian untuk mendeteksi dan mengindentifikasi spesies cendawan yang menginfeksi permukaan biji gandum dan mengukur frekuensi ditemukannya spesies cendawan. Penelitian menggunakan metode Washing Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah spesies cendawan yang telah diidentifikasi sebanyak 10 spesies, termasuk dalam 8 genus dari 27 sampel biji gandum, dan seluruh cendawan tersebut tidak termasuk dalam golongan A1 daftar kategori Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK). Berdasarkan semua sampel biji gandum selama pengujian, total frekuensi temuan spesies pada sampel biji sebanyak 78 kali. Frekuensi ditemukannya spesies cendawan yang paling sering adalah Alternaria alternata sebanyak 22 kali (28.2%), kemudian diikuti oleh Alternaria helianthi sebanyak 21 kali (26.9%), dan Diplodia sp. sebanyak 10 kali (12.8%), sedangkan spesies cendawan yang sangat jarang ditemukan adalah Curvularia lunata dan Tilletia laevis yang masing-masing hanya ditemukan 1 kali (1.2%). Penelitian ini berkontribusi ilmiah dalam bentuk data kuantitatif prevalensi cendawan pada permukaan biji gandum impor, mendukung pemahaman seed-borne fungi dalam perdagangan internasional, dan berkontribusi sebagai dasar ilmiah bagi kebijakan pengujian karantina benih gandum.
Title: Menyibak Keberagaman Cendawan pada Permukaan Biji Gandum (Triticum aestivum L.) Asal Australia sebagai Komoditas Impor Karantina
Description:
Cendawan yang berasosiasi dengan permukaan biji gandum belum sepenuhnya terkarakterisasi, meskipun berpotensi sebagai sumber inokulum dan indikator risiko karantina, sehingga metode washing test digunakan untuk mengkaji spesies cendawan beserta frekuensi kemunculannya.
Tujuan penelitian untuk mendeteksi dan mengindentifikasi spesies cendawan yang menginfeksi permukaan biji gandum dan mengukur frekuensi ditemukannya spesies cendawan.
Penelitian menggunakan metode Washing Test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah spesies cendawan yang telah diidentifikasi sebanyak 10 spesies, termasuk dalam 8 genus dari 27 sampel biji gandum, dan seluruh cendawan tersebut tidak termasuk dalam golongan A1 daftar kategori Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).
Berdasarkan semua sampel biji gandum selama pengujian, total frekuensi temuan spesies pada sampel biji sebanyak 78 kali.
Frekuensi ditemukannya spesies cendawan yang paling sering adalah Alternaria alternata sebanyak 22 kali (28.
2%), kemudian diikuti oleh Alternaria helianthi sebanyak 21 kali (26.
9%), dan Diplodia sp.
sebanyak 10 kali (12.
8%), sedangkan spesies cendawan yang sangat jarang ditemukan adalah Curvularia lunata dan Tilletia laevis yang masing-masing hanya ditemukan 1 kali (1.
2%).
Penelitian ini berkontribusi ilmiah dalam bentuk data kuantitatif prevalensi cendawan pada permukaan biji gandum impor, mendukung pemahaman seed-borne fungi dalam perdagangan internasional, dan berkontribusi sebagai dasar ilmiah bagi kebijakan pengujian karantina benih gandum.

Related Results

PRODUKTIVITAS GANDUM (Triticum aestivum L.) DAN CAISIM (Brassica rapa L.) PADA SISTEM TUMPANGSARI
PRODUKTIVITAS GANDUM (Triticum aestivum L.) DAN CAISIM (Brassica rapa L.) PADA SISTEM TUMPANGSARI
<p>Penelitian tumpangsari  gandum/caisim bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak tanam gandum (<em>Triticum aestivum L</em>.) dan waktu penanaman caisim (<em...
ISOLASI DAN KARANTINA DI MASA PANDEMI COVID-19 DALAM DUA CERPEN MAJALAH SUARA MUHAMMADIYAH
ISOLASI DAN KARANTINA DI MASA PANDEMI COVID-19 DALAM DUA CERPEN MAJALAH SUARA MUHAMMADIYAH
ABSTRAKDua cerita pendek atau cerpen yang dimuat dalam majalah Suara Muhammadiyah dapat diidentifikasi sebagai cerpen yang mengangkat masalah Covid-19 berkenaan dengan isolasi dan ...
OBITUARY: Agustin Wydia Gunawan
OBITUARY: Agustin Wydia Gunawan
OBITUARY Agustin Wydia Gunawan ( 21 Agustus 1948 - 15 Maret 2025). Kolega, sahabat, teman seperjuangan, guru kita, Ir. Agustin Wydia Gunawan MS, biasanya lebih dikenal dengan nama ...
Kajian Kualitas Buah Salak Sidimpuan Berdasarkan Jumlah Biji Pada Elevasi Yang Berbeda
Kajian Kualitas Buah Salak Sidimpuan Berdasarkan Jumlah Biji Pada Elevasi Yang Berbeda
Perbedaan morfologi antara jenis-jenis salak terkadang terlihat mencolok, misalnya mengenai jumlah biji dalam satu buah salak serta ukuran buahnya. Ada buah  salak yang terdiri dar...
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
Biji kakao kering ditingkat petani sebagian besar dihasilkan tanpa fermentasiyang mempunyai beberapa kelemahan diantaranya tidak menghasilkan prekursorflavour khas kakao. Upaya unt...
GEOINFORMATION FOR DISASTER MANAGEMENT 2020 (GI4DM2020): PREFACE
GEOINFORMATION FOR DISASTER MANAGEMENT 2020 (GI4DM2020): PREFACE
Abstract. Across the world, nature-triggered disasters fuelled by climate change are worsening. Some two billion people have been affected by the consequences of natural hazards ov...
EKSPLORASI CENDAWAN ENDOFIT ISOLAT LOKAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH CABAI (Capsicum annuum)
EKSPLORASI CENDAWAN ENDOFIT ISOLAT LOKAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERKECAMBAHAN BENIH CABAI (Capsicum annuum)
Cendawan endofit hidup di dalam jaringan tanaman, tanpa menimbulkan gejala penyakit, bersimbiosis mutualisme dengan tanaman inang. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan cendawan...
POLA ARUS LAUT PERMUKAAN DI PERAIRAN TANJUNG TIRAM KONAWE SELATAN
POLA ARUS LAUT PERMUKAAN DI PERAIRAN TANJUNG TIRAM KONAWE SELATAN
Arus laut permukaan merupakan arus laut yang bergerak pada lapisan massa air permukaan. Beberapa faktor yang membangkitkan arus permukaan pada perairan sekitar pantai umumnya bersu...

Back to Top