Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Kapasitas Bangunan Pelimpah (Spillway) Bendungan Prijetan Lamongan Jawa Timur
View through CrossRef
Dalam perencanaan bendungan tentunya kondisi global warming akan mempengaruhi ketinggian permukaan air laut. Sehingga climate change menjadi pertimbangan dalam setiap perencanaan bendungan. Hal ini dilakukan dengan tujuan mendapatkan perencanaan yang baik dan aman sesuai kaidah hidrologi dan hidrolika. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kapasitas Spillway Bendungan Prijetan yang dibangun pada masa colonial belanda dengan masa operasi pada tahun 2023 adalah 107 tahun. Debit banjir rencana untuk mengevaluasi kapasitas spillway Bendungan Prijetan yang dihitung pada tahun 2024 berdasarkan perhitungan PMP Metode Hersfield dan Debit Banjir Rancangan Metode HSS Gama 1 Q1000 tahun adalah 185,060 m3/s dengan elevasi muka air maksimum +50,66 m dan Q PMF adalah 458,080 m3/s dengan elevasi muka air maksimumnya +52,23 m. Berdasarkan analisis tersebut, bendungan tidak aman terhadap kemungkinan overtopping karena hasil perhitungan kapasitas spillway Bendungan Prijetan dengan debit banjir yang dihitung pada tahun 2024 menunjukan kenaikan elevasi muka air maksimum dan debit banjir rancangan pada Q 1000 dan Q PMF Sehingga kapasitas spillway direkomendasikan untuk dilebarkan dari 29,5 m ke 33,87 m.
Indonesian Journal Publisher
Title: Evaluasi Kapasitas Bangunan Pelimpah (Spillway) Bendungan Prijetan Lamongan Jawa Timur
Description:
Dalam perencanaan bendungan tentunya kondisi global warming akan mempengaruhi ketinggian permukaan air laut.
Sehingga climate change menjadi pertimbangan dalam setiap perencanaan bendungan.
Hal ini dilakukan dengan tujuan mendapatkan perencanaan yang baik dan aman sesuai kaidah hidrologi dan hidrolika.
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kapasitas Spillway Bendungan Prijetan yang dibangun pada masa colonial belanda dengan masa operasi pada tahun 2023 adalah 107 tahun.
Debit banjir rencana untuk mengevaluasi kapasitas spillway Bendungan Prijetan yang dihitung pada tahun 2024 berdasarkan perhitungan PMP Metode Hersfield dan Debit Banjir Rancangan Metode HSS Gama 1 Q1000 tahun adalah 185,060 m3/s dengan elevasi muka air maksimum +50,66 m dan Q PMF adalah 458,080 m3/s dengan elevasi muka air maksimumnya +52,23 m.
Berdasarkan analisis tersebut, bendungan tidak aman terhadap kemungkinan overtopping karena hasil perhitungan kapasitas spillway Bendungan Prijetan dengan debit banjir yang dihitung pada tahun 2024 menunjukan kenaikan elevasi muka air maksimum dan debit banjir rancangan pada Q 1000 dan Q PMF Sehingga kapasitas spillway direkomendasikan untuk dilebarkan dari 29,5 m ke 33,87 m.
Related Results
Evaluasi Kondisi Fisik Bendungan Sempor Kabupaten Kebumen Dalam Penentuan Prioritas Pemeliharaan Sebagai Upaya Memperpanjang Usia Operasional
Evaluasi Kondisi Fisik Bendungan Sempor Kabupaten Kebumen Dalam Penentuan Prioritas Pemeliharaan Sebagai Upaya Memperpanjang Usia Operasional
Selain memberikan manfaat bagi manusia, bendungan juga menimbulkan potensi bahaya yang besar bagi sekitarnya. Potensi bahaya tersebut adalah runtuhnya bangunan bendungan yang dapa...
UJI MODEL PENGARUH BENTUK PELIMPAH TERHADAP KARAKTERISTIK PENGALIRAN
UJI MODEL PENGARUH BENTUK PELIMPAH TERHADAP KARAKTERISTIK PENGALIRAN
Tujuan dari penelitian kali ini adalah Untuk mengetahui pengaruh perubahan bentuk pelimpah terhadap tinggi muka air,kecepatan dan karakteristik pengaliran. Metode peneltian dilakuk...
Analisa Hidrolika Uji Model Test Pelimpah Bendungan Pelosika Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara Skala 1:50
Analisa Hidrolika Uji Model Test Pelimpah Bendungan Pelosika Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara Skala 1:50
Pembangunan Bendungan Pelosika yang berlokasi di sungai konaweha, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Selatan mempunyai fungsi utama sebagai bentuk upaya konservasi air dan pemanfa...
Implementasi Early Warning System Bencana Banjir berdasarkan Ketinggian Air Bendungan
Implementasi Early Warning System Bencana Banjir berdasarkan Ketinggian Air Bendungan
Bendungan Sampean Baru merupakan salah satu bendungan yang berada di Kabupaten Bondowoso Jawa Timur. Bendungan ini memiliki dua fungsi utama yaitu sebagai irigasi dan PLTM. Berdasa...
EVALUASI KAPASITAS BANGUNAN PENGELAK TIPE CONDUIT PADA BENDUNGAN TEMEF DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN
EVALUASI KAPASITAS BANGUNAN PENGELAK TIPE CONDUIT PADA BENDUNGAN TEMEF DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN
Pembangunan bendungan Temef terdiri dari beberapa tahapan yaitu, persiapan pembangunan,
perencanaan pembangunan, pelaksanaan konstruksi, dan pengisian awal waduk. Bangunan...
Potensi wilayah terdampak keruntuhan Bendungan Matenggeng di Sungai Cijolang
Potensi wilayah terdampak keruntuhan Bendungan Matenggeng di Sungai Cijolang
<p><strong><em>Abstrak</em></strong><strong><em>. </em></strong><em>Bendungan Matenggeng yang rencana akan dibangun di S...
Influences of Spillway Section Morphologies on Landslide Dam Breaching
Influences of Spillway Section Morphologies on Landslide Dam Breaching
Spillway excavation is often adopted as a precautionary engineering measure for disaster mitigation before landslide dam breaching. Based on the landslide dam breach mechanisms, th...
ARSITEKTUR KONTEKSTUAL PADA RANCANGAN BANGUNAN GALERI NASIONAL INDONESIA
ARSITEKTUR KONTEKSTUAL PADA RANCANGAN BANGUNAN GALERI NASIONAL INDONESIA
Pada tahun 2013, Galeri Nasional Indonesia bersama dengan Ikatan Arsitek Indonesia Jakarta menggagas pengembangan bangunan Galeri Nasional Indonesia bersamaan dengan rencana utama ...

