Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

STUDI TERHADAP PENAFSIRAN FAKHR AL-DÎN AL-RÂZÎ TENTANG ‘ISHMAH NABI IBRAHIM AS

View through CrossRef
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menemukan dan mendapatkan pemahaman yang konfrehensif terkait dengan penafsiran al-Râzî terhadap ‘ishmah Nabi Ibrahim as. Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis melakukan penelitian  kepustakaan (library research), dengan pendekatan tafsir maudhû’i. Sejauh penelitian yang penulis lakukan terhadap penafsiran al-râzî, maka penulis berkesimpulan bahwa dalam pemahamannya, ‘ishmah al-anbiyâ’ merupakan terpeliharanya seorang nabi yang tidak hanya selamat dari kematian atau ancaman para musuh-musuhnya dalam menyampaikan risalah, melainkan lebih dari itu, seperti terpelihara dari melakukan perbuatan-perbuatan salah, tercela yang berujung kepada sebuah dosa, baik dosa yang tergolong kecil maupun dosa besar.  Setelah dikritisi lebih dalam, yang menjadi keistimewaan al-Râzî dalam hal ini adalah, mengemukan sisi negatif yang dituduhkan kepada nabi Ibrahim as, kemudian menjawabnya sesuai dengan porsi tuduhan tersebut, al-Râzî  memberi solusi dari setiap tuduhan tersebut.
Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Title: STUDI TERHADAP PENAFSIRAN FAKHR AL-DÎN AL-RÂZÎ TENTANG ‘ISHMAH NABI IBRAHIM AS
Description:
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menemukan dan mendapatkan pemahaman yang konfrehensif terkait dengan penafsiran al-Râzî terhadap ‘ishmah Nabi Ibrahim as.
Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis melakukan penelitian  kepustakaan (library research), dengan pendekatan tafsir maudhû’i.
Sejauh penelitian yang penulis lakukan terhadap penafsiran al-râzî, maka penulis berkesimpulan bahwa dalam pemahamannya, ‘ishmah al-anbiyâ’ merupakan terpeliharanya seorang nabi yang tidak hanya selamat dari kematian atau ancaman para musuh-musuhnya dalam menyampaikan risalah, melainkan lebih dari itu, seperti terpelihara dari melakukan perbuatan-perbuatan salah, tercela yang berujung kepada sebuah dosa, baik dosa yang tergolong kecil maupun dosa besar.
  Setelah dikritisi lebih dalam, yang menjadi keistimewaan al-Râzî dalam hal ini adalah, mengemukan sisi negatif yang dituduhkan kepada nabi Ibrahim as, kemudian menjawabnya sesuai dengan porsi tuduhan tersebut, al-Râzî  memberi solusi dari setiap tuduhan tersebut.

Related Results

Studi Penafsiran Doa Nabi Ibrahim Dalam Kitab Tafsir Al-Munir
Studi Penafsiran Doa Nabi Ibrahim Dalam Kitab Tafsir Al-Munir
Doa merupakan suatu bentuk ritual ibadah yang wajib bagi setiap muslim. Penulis memilih doa nabi Ibrahim karena nabi Ibrahim memiliki keistimewaan yang tidak ada pada nabi lainnya,...
Doa-doa Nabi Musa dalam Al-Qur’an
Doa-doa Nabi Musa dalam Al-Qur’an
Doa merupakan bentuk ritual ibadah yang wajib bagi setiap muslim. Penulis mengambil kisah doa Nabi Musa karena memiliki keistimewaan yaitu mirip dengan kisah Nabi Muhammad dari seg...
Perspektif Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam Sebagai Bapak Para Nabi
Perspektif Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam Sebagai Bapak Para Nabi
Al-Qur'an pada dasarnya diperuntukkan bagi umat manusia dimanapun ia berada. Salah satu cara mendekatkan Al-Qur'an kepada manusia adalah melalui kisah-kisah yang dikandungnya. Tuju...
Bilişsel Psikoloji Perspektifinden Din ve Maneviyat
Bilişsel Psikoloji Perspektifinden Din ve Maneviyat
Din ve maneviyat kavramları geçmişten günümüze bilim dünyasında tartışılmaya devam etmektedir. Tarih boyunca din ve bilim ilişkisi çeşitli biçimlerde ele alınmıştır. Yinger’in (195...
Akhlak Nabi Muhammad Dalam Buku Alwafa: Kesempurnaan Pribadi Nabi Muhammad Saw
Akhlak Nabi Muhammad Dalam Buku Alwafa: Kesempurnaan Pribadi Nabi Muhammad Saw
Segala perilaku Nabi Muhammad adalah cerminan agama Islam. Mengenal Nabi Muhammad dari perspektif sosial dapat memunculkan nilai-nilai sosial dalam Islam. Penelitian ini diharapkan...
Nilai Kearifan Lokal dan Strata Sosial Tradisi Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Kemuja, Kabupaten Bangka
Nilai Kearifan Lokal dan Strata Sosial Tradisi Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Kemuja, Kabupaten Bangka
Maulid nabi merupakan peringatan kelahiran baginda Rasul Muhammad SAW yang diadakan setiap tanggal 12 rabi’ul awal. Oleh sebagian masyarakat, maulid nabi diperingati sebagai ulasan...

Back to Top