Javascript must be enabled to continue!
Peningkatan Daya Keluaran Panel Surya Menggunakan Single Axis Tracker Pada Daerah Khatulistiwa
View through CrossRef
Artikel ini memaparkan tentang peningkatan daya keluaran panel surya menggunakan single axis tracker pada daerah khatulistiwa. Sistem tracker ini diuji menggunakan panel surya dengan kapasitas 50 Wp yang digunakan untuk sistem panel surya single axis tracker dan panel surya tetap. Proses pengambilan data dilaksanakan di Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang, mulai pukul 08.30 WIB sampai pukul 16.00 WIB. Total daya listrik yang dihasilkan sistem panel surya single axis tracker dan panel surya keadaan tetap sebesar 244,97 W dan 181,63 W. Selisih daya listrik yang dihasilkan panel surya single axis tracker dan panel surya tetap yang diperoleh sebesar 63,34 W. Persentase peningkatan daya listrik yang didapatkan antara panel surya single axis tracker dan panel surya tetap sebesar 34,87%. Total konsumsi daya aktuator sebesar 59,46 W atau 24,27% yang dihasilkan panel surya menggunakan single axis tracker. Selisih daya yang dihasilkan panel surya single axis tracker dan konsumsi daya aktuator sebesar 185,51 W. Hal ini menunjukkan bahwa panel surya single axis tracker menggunakan aktuator lebih efisien dan menghasilkan daya yang lebih besar dibandingkan panel surya tetap, meskipun sebagian kelebihan daya tersebut sudah digunakan untuk suplai daya aktuator.
Universitas Negeri Padang
Title: Peningkatan Daya Keluaran Panel Surya Menggunakan Single Axis Tracker Pada Daerah Khatulistiwa
Description:
Artikel ini memaparkan tentang peningkatan daya keluaran panel surya menggunakan single axis tracker pada daerah khatulistiwa.
Sistem tracker ini diuji menggunakan panel surya dengan kapasitas 50 Wp yang digunakan untuk sistem panel surya single axis tracker dan panel surya tetap.
Proses pengambilan data dilaksanakan di Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang, mulai pukul 08.
30 WIB sampai pukul 16.
00 WIB.
Total daya listrik yang dihasilkan sistem panel surya single axis tracker dan panel surya keadaan tetap sebesar 244,97 W dan 181,63 W.
Selisih daya listrik yang dihasilkan panel surya single axis tracker dan panel surya tetap yang diperoleh sebesar 63,34 W.
Persentase peningkatan daya listrik yang didapatkan antara panel surya single axis tracker dan panel surya tetap sebesar 34,87%.
Total konsumsi daya aktuator sebesar 59,46 W atau 24,27% yang dihasilkan panel surya menggunakan single axis tracker.
Selisih daya yang dihasilkan panel surya single axis tracker dan konsumsi daya aktuator sebesar 185,51 W.
Hal ini menunjukkan bahwa panel surya single axis tracker menggunakan aktuator lebih efisien dan menghasilkan daya yang lebih besar dibandingkan panel surya tetap, meskipun sebagian kelebihan daya tersebut sudah digunakan untuk suplai daya aktuator.
Related Results
PENGARUH PENGGUNAAN LENSA DIVERGEN SERTA KONVERGEN TERHADAP DAYA KELUARAN PANEL SURYA
PENGARUH PENGGUNAAN LENSA DIVERGEN SERTA KONVERGEN TERHADAP DAYA KELUARAN PANEL SURYA
ABSTRACT
The purpose of this research is to increase the power output of the solar panels and to know the effect on the solar panel after adding a converging lens and a dive...
Rancang Bangun Solar Tracker Dual Axis Berbasis Arduino Uno untuk meningkatkan Daya Keluaran pada Panel Surya Monocrystallin 50Wp
Rancang Bangun Solar Tracker Dual Axis Berbasis Arduino Uno untuk meningkatkan Daya Keluaran pada Panel Surya Monocrystallin 50Wp
Solar Tracker atau yang disebut pelacak matahari adalah suatu sistem yang dapat menggerakan panel surya agar panel surya selalu tegak lurus mengikuti posisi sinar matahari, tujuan ...
Irlan Fery Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Irlan Fery Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Irlan Fery
Fakultas Ekonomi Akuntansi Seko...
Optimalisasi Daya Panel Surya Menggunakan Sistem Pendingin Berbasis Air Otomatis
Optimalisasi Daya Panel Surya Menggunakan Sistem Pendingin Berbasis Air Otomatis
Panel surya akan menghasilkan energi listrik sesuai besar intensitas cahaya yang diterimanya dari pancaran cahaya matahari. Panel surya bekerja secara optimal pada standar suhu nor...
Pengaruh Penggunaan Reflektor Datar Dengan Variasi Sudut Terhadap Daya Keluaran Panel Surya
Pengaruh Penggunaan Reflektor Datar Dengan Variasi Sudut Terhadap Daya Keluaran Panel Surya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan solar reflektor dengan variasi sudut reflektor sebesar 60º, 75º, dan 90º terhadap daya keluaran panel surya. Solar re...
IMPLEMENTASI SISTEM PENDINGIN PADA PERMUKAAN BAWAH PANEL SURYA UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI KELUARAN DAYA LISTRIK
IMPLEMENTASI SISTEM PENDINGIN PADA PERMUKAAN BAWAH PANEL SURYA UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI KELUARAN DAYA LISTRIK
Indonesia merupakan negara beriklim tropis sehingga memiliki intensitas cahaya matahari cukup tinggi. Intensitas cahaya matahari yang tinggi memungkinkan pemasangan panel surya dap...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENINGKATAN DAYA KELUARAN SEL SURYA DENGAN PENINGKATAN TEMPERATUR PERMUKAAN SEL SURYA
PENINGKATAN DAYA KELUARAN SEL SURYA DENGAN PENINGKATAN TEMPERATUR PERMUKAAN SEL SURYA
<p>Intensitas cahaya yang menyinari permukaan sel surya meningkatkan temperatur permukaan sel surya. Peningkatan temperatur meningkatkan daya keluaran sel surya dan didapatka...

