Javascript must be enabled to continue!
Rekomendasi Penanganan Kerusakan Jalan Menggunakan Metode International Roughness Index (IRI) dan Surfaces Distress Index (SDI) pada Ruas Jalan di Kabupaten Bolang Mongondow Timur
View through CrossRef
Banyaknya aktivitas di ruas Jalan Moat – Motongkad menimbulkan permasalahan transportasi Kerusakan pada ruas jalan, mulai dari lubang, retak, alur ban,tambalan, dan lain-lain, Permasalahan umum yang sering dihadapi oleh dinas teknis pada tiap daerah adalah belum tersedianya data base kondisi jalan. Ada beberapa metode pendekatan yang dapat digunakan dalam melakukan penilaian kondisi jalan, diantaranya adalah metode IRI dan metode Visual dalam hal ini metode Surface Distress Index (SDI).Penelitian ini bertujuan untuk menentukan besarnya tingkat kerusakan jalan yang didapat dari metode IRI dengan metode SDI kemudian menentukan penanganan apa yang sesuai berdasarkan tingkat kerusakan jalan tersebut. Metode Penelitian ini menggunakan data Primer dan Data Sekunder dinama akan di lakukan survey secara langsung pada lokasi, data yang terkumpul akan di Anlisis berdasarkan persamaan metode Surface Distress Index (SDI) dan Metode Internasional Roughness Index (IRI) Untuk menentukan kondisi dari Jalan. Hasil Penelitian menunjukan evaluasi kondisi perkerasan lentur Ruas Jalan Moat – Motongkad kabupaten Bolaang Mongondow Timur berdasarkan metode SDI memiliki 80 % kondisi baik, 14 % kondisi sedang, 4 % kondisi rusak ringan dan 2% kondisi rusak berat sedangkan hasil evaluasi kondisi perkerasan lentur berdasarkan metode IRI menggunakan Aplikasi Road Roid, dan didapatkan kondisi permukaan Jalan masuk dalam kategori Baik dengan persentase sebesar 100 %. Hasil penelitian juga menunjukan untuk menetapkan program penanganan pada ruas Moat – Motongkad Pemeliharaan rutin sta 0+000 - 0+100, 0+300 – 0+800, 0+900 – 1+100, 1+300 – 2+700, 3+000 – 4+600, dan 4+800 – 5+000 dengan total panjang 4.0 km. Rutin kondisi pada sta 0+100 – 0+300, 0+800 – 0+900, 1+200 – 1+300, 2+700 – 2+900, dan 4+700 – 4+800, dengan panjang total 0.7 km Rehabilitas minor pada sta 1+100 – 1+200, dan 4+600 – 4+700 dengan panjang total 0.2 km dan Rehabilitas Mayor pada sta 4+600 – 4+700 dengan Panjang total 0.1 km
Nusa Putra University
Title: Rekomendasi Penanganan Kerusakan Jalan Menggunakan Metode International Roughness Index (IRI) dan Surfaces Distress Index (SDI) pada Ruas Jalan di Kabupaten Bolang Mongondow Timur
Description:
Banyaknya aktivitas di ruas Jalan Moat – Motongkad menimbulkan permasalahan transportasi Kerusakan pada ruas jalan, mulai dari lubang, retak, alur ban,tambalan, dan lain-lain, Permasalahan umum yang sering dihadapi oleh dinas teknis pada tiap daerah adalah belum tersedianya data base kondisi jalan.
Ada beberapa metode pendekatan yang dapat digunakan dalam melakukan penilaian kondisi jalan, diantaranya adalah metode IRI dan metode Visual dalam hal ini metode Surface Distress Index (SDI).
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan besarnya tingkat kerusakan jalan yang didapat dari metode IRI dengan metode SDI kemudian menentukan penanganan apa yang sesuai berdasarkan tingkat kerusakan jalan tersebut.
Metode Penelitian ini menggunakan data Primer dan Data Sekunder dinama akan di lakukan survey secara langsung pada lokasi, data yang terkumpul akan di Anlisis berdasarkan persamaan metode Surface Distress Index (SDI) dan Metode Internasional Roughness Index (IRI) Untuk menentukan kondisi dari Jalan.
Hasil Penelitian menunjukan evaluasi kondisi perkerasan lentur Ruas Jalan Moat – Motongkad kabupaten Bolaang Mongondow Timur berdasarkan metode SDI memiliki 80 % kondisi baik, 14 % kondisi sedang, 4 % kondisi rusak ringan dan 2% kondisi rusak berat sedangkan hasil evaluasi kondisi perkerasan lentur berdasarkan metode IRI menggunakan Aplikasi Road Roid, dan didapatkan kondisi permukaan Jalan masuk dalam kategori Baik dengan persentase sebesar 100 %.
Hasil penelitian juga menunjukan untuk menetapkan program penanganan pada ruas Moat – Motongkad Pemeliharaan rutin sta 0+000 - 0+100, 0+300 – 0+800, 0+900 – 1+100, 1+300 – 2+700, 3+000 – 4+600, dan 4+800 – 5+000 dengan total panjang 4.
0 km.
Rutin kondisi pada sta 0+100 – 0+300, 0+800 – 0+900, 1+200 – 1+300, 2+700 – 2+900, dan 4+700 – 4+800, dengan panjang total 0.
7 km Rehabilitas minor pada sta 1+100 – 1+200, dan 4+600 – 4+700 dengan panjang total 0.
2 km dan Rehabilitas Mayor pada sta 4+600 – 4+700 dengan Panjang total 0.
1 km.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kajian Tingkat Kerusakan Jalan Menggunakan Metode International Roughness Index (IRI) dan Surfaces Distress Index (SDI) (Ruas Jalan Bai-Idumun Di Kabupaten Bolang Mongondow Timur)
Kajian Tingkat Kerusakan Jalan Menggunakan Metode International Roughness Index (IRI) dan Surfaces Distress Index (SDI) (Ruas Jalan Bai-Idumun Di Kabupaten Bolang Mongondow Timur)
Banyaknya aktivitas di ruas jalan Bai – Idumun menimbulkan permasalahan transportasi Kerusakan pada ruas jalan, mulai dari lubang, retak, alur ban,tambalan, dan lain-lain, Permasal...
PENILAIAN KONDISI PERKERASAN JALAN DENGAN METODE SDI DAN IRI MENGGUNAKAN APLIKASI ROADLAB PRO
PENILAIAN KONDISI PERKERASAN JALAN DENGAN METODE SDI DAN IRI MENGGUNAKAN APLIKASI ROADLAB PRO
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi perkerasan jalan berdasarkan nilai Surface Distress Index (SDI), nilai International Roughness Index (IRI), mengembangkan mo...
ANALISIS DAMPAK KERUSAKAN JALAN DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) PADA RUAS JALAN SIAHONI – JAMILU KABUPATEN BURU
ANALISIS DAMPAK KERUSAKAN JALAN DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) PADA RUAS JALAN SIAHONI – JAMILU KABUPATEN BURU
Nuliati R - Kerusakan seperti gelombang, retak-retak maupun aus pada jalan menjadi faktor utama menurunnya tingkat pelayanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan, sehingga kondisi ja...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ANALISIS KERUSAKAN JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PCI (PAVEMENT CONDITION INDEX), DAN SDI (SURFACE DISTRESS INDEX) Studi Kasus: Jalan Yasmin Raya, Taman Yasmin, Bogor
ANALISIS KERUSAKAN JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PCI (PAVEMENT CONDITION INDEX), DAN SDI (SURFACE DISTRESS INDEX) Studi Kasus: Jalan Yasmin Raya, Taman Yasmin, Bogor
Jalan adalah infrastruktur yang sangat penting dalam kehidupan manusia, jalan merupakan bagian dari infrastruktur transportasi yang digunakan untuk menghubungkan suatu tempat ke te...
Analisis Penilaian Kondisi Kerusakan Perkerasan Jalan Dengan Metode PCI (Pavement Condition Index), Sdi (Surface Distress Index) dan IRI (International Roughness Index) (Studi Kasus: Jalan Curahjati Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi)
Analisis Penilaian Kondisi Kerusakan Perkerasan Jalan Dengan Metode PCI (Pavement Condition Index), Sdi (Surface Distress Index) dan IRI (International Roughness Index) (Studi Kasus: Jalan Curahjati Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi)
Jalan Curahjati merupakan jalur transportasi penting yang melayani angkutan utama dan berat. Kerusakannya berdampak pada sektor ekonomi, pendidikan, dan pariwisata masyarakat desa....
Analisis Penerapan Jalan Satu Arah di Ruas Jalan Raya Leles-Jalan Lingkar Leles
Analisis Penerapan Jalan Satu Arah di Ruas Jalan Raya Leles-Jalan Lingkar Leles
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kemacetan yang sering terjadi di ruas Jalan Raya Leles pada saat jam-jam sibuk dan mengetahui dampak penerapan jalan satu arah te...

