Javascript must be enabled to continue!
7. PENGGUNAAN BANDAR UDARA DALAM MENDUKUNG LATIHAN DAN OPERASI PENERBANGAN TNI AU
View through CrossRef
Konsep penggunaan bersama Pangkalan Udara dan Bandar Udara merupakansalah satu opsi yang ditempuh pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan nasionalyang dihadapkan dengan keterbatasan yang ada. Namun demikian, dengan penerapankonsep kerjasama penggunaan bersama tentunya berimplikasi kepada dua kepentingan yaitukepentingan ekonomi dan kepentingan pertahanan dalam hal ini latihan dan penerbanganmiliter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaturan atau regulasi tentangpenggunaan bersama pangkalan udara dan bandar udara serta implementasi penggunaanbersama pangkalan udara dan bandar udara terhadap latihan dan penerbangan TNI AUdan pengaturan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dan pendekatan deskriptifekplanatoris. Dari hasil Penelitian terhadap 5 aspek yang meliputi Institutional Arrangement,Legal Arrangement, Financial Arrangement, Technical Arrangement dan OperationalArrangement ditemukan persoalan diantaranya adalah bahwa di Bandara Halim P. belumdibentuk gugus tugas sipil-militer atau Airport Collaborative Decision Making (ACDM)sebagaimana penerapan Civil Use on Military Aerodrome pada Euro Control selain itubelum ada Perjama antara TNI AU dengan pengelola Bandara sebagai tindak lanjut dariMoU antara Kemhub, TNI AU, PT AP I, dan PT AP II sehingga belum ada batasan DaerahLingkungan Kerja (DLKr) antara sipil dan militer.
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara
Title: 7. PENGGUNAAN BANDAR UDARA DALAM MENDUKUNG LATIHAN DAN OPERASI PENERBANGAN TNI AU
Description:
Konsep penggunaan bersama Pangkalan Udara dan Bandar Udara merupakansalah satu opsi yang ditempuh pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan nasionalyang dihadapkan dengan keterbatasan yang ada.
Namun demikian, dengan penerapankonsep kerjasama penggunaan bersama tentunya berimplikasi kepada dua kepentingan yaitukepentingan ekonomi dan kepentingan pertahanan dalam hal ini latihan dan penerbanganmiliter.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaturan atau regulasi tentangpenggunaan bersama pangkalan udara dan bandar udara serta implementasi penggunaanbersama pangkalan udara dan bandar udara terhadap latihan dan penerbangan TNI AUdan pengaturan.
Metode yang digunakan adalah studi pustaka dan pendekatan deskriptifekplanatoris.
Dari hasil Penelitian terhadap 5 aspek yang meliputi Institutional Arrangement,Legal Arrangement, Financial Arrangement, Technical Arrangement dan OperationalArrangement ditemukan persoalan diantaranya adalah bahwa di Bandara Halim P.
belumdibentuk gugus tugas sipil-militer atau Airport Collaborative Decision Making (ACDM)sebagaimana penerapan Civil Use on Military Aerodrome pada Euro Control selain itubelum ada Perjama antara TNI AU dengan pengelola Bandara sebagai tindak lanjut dariMoU antara Kemhub, TNI AU, PT AP I, dan PT AP II sehingga belum ada batasan DaerahLingkungan Kerja (DLKr) antara sipil dan militer.
Related Results
Effective Utilization of Laboratory Information System to Triage Troponin Critical Value Notification to the Emergency Department
Effective Utilization of Laboratory Information System to Triage Troponin Critical Value Notification to the Emergency Department
Abstract
Objectives
The laboratory received a request to report abnormal troponin (ab-TnI) as critical values (CVs) for ED patie...
Local Wisdom in Yogyakarta International Airport
Local Wisdom in Yogyakarta International Airport
The mega construction of Yogyakarta International Airport aims to increase global interaction in Yogyakarta. The existence of an airport in a region should be important. Furthermor...
Dampak Kurangnya Informasi mengenai Kondisi Runway setelah Hujan terhadap Keselamatan Penerbangan
Dampak Kurangnya Informasi mengenai Kondisi Runway setelah Hujan terhadap Keselamatan Penerbangan
Dalam dunia penerbangan banyak aspek yang mendukung untuk terjadinya suatu penerbangan yang aman dan lancar hingga dapat menghubungkan perjalanan antar pulau bahkan benua. Jika ber...
3. KESIAPAN PERLAWANAN ELEKTRONIKA PERTAHANAN UDARA TNI AU ELECTRONIC RESISTANCE READINESS STUDY AIR DEFENSE
3. KESIAPAN PERLAWANAN ELEKTRONIKA PERTAHANAN UDARA TNI AU ELECTRONIC RESISTANCE READINESS STUDY AIR DEFENSE
Pada jaman perang modern sekarang ini, kekuatan dan kedaulatan negara bukanhanya diukur oleh penguasaan terhadap kekuatan militer dan tingginya perekonomian. Akantetapi juga tergan...
3. SATUAN REKONSTRUKSI DINAS KONSTRUKSI ANGKATAN UDARA DALAM MELAKSANAKAN OPERASI REKONSTRUKSI PANGKALAN UDARA
3. SATUAN REKONSTRUKSI DINAS KONSTRUKSI ANGKATAN UDARA DALAM MELAKSANAKAN OPERASI REKONSTRUKSI PANGKALAN UDARA
Satrekons Diskonsau merupakan satu-satunya satuan zeni di TNI AngkatanUdara yang memiliki tugas pokok dan fungsi sebagai satuan yang melaksanakan pemeliharaanpangkalan TNI Angkatan...
7. Pemanfaatan Teknologi Blockchain Dalam Rantai Pasok Suku Cadang Alat Utama Sistem Senjata TNI Angkatan Udara
7. Pemanfaatan Teknologi Blockchain Dalam Rantai Pasok Suku Cadang Alat Utama Sistem Senjata TNI Angkatan Udara
TNI Angkatan Udara dalam menjaga keamanan di wilayah udara nasional dengan mengoperasionalkan alat utama sistem senjata (alutsista) yang berbeda platform dan fungsi utama, membutuh...
Analisa Kinerja Bandar Udara Kota
Analisa Kinerja Bandar Udara Kota
Penelitian ini berupaya untuk menentukan potensi Halim Perdanakusuma Airport sebagai Bandar Udara Kota Jakarta di masa mendatang. Analisa Kinerja terhadap airport kota dilaksanakan...
3. PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL ALAT PENCITRAAN POSITIF PERSONEL TNI ANGKATAN UDARA
3. PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL ALAT PENCITRAAN POSITIF PERSONEL TNI ANGKATAN UDARA
Penelitian ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada setiap personel atau anggota yang diakibatkan karena kurang pemahaman dari personel atau anggota mengena...

