Javascript must be enabled to continue!
Fenomena SEABlings dalam Solidaritas Digital Generasi Z di Tengah Konflik Netizen Asia Tenggara dan KNETZ
View through CrossRef
Artikel ini membahas munculnya solidaritas digital di kalangan netizen Asia Tenggara (SEAblings) dalam dinamika interaksi lintas negara di media sosial, yang sekaligus memperlihatkan bagaimana Generasi Z membentuk budaya komunikasi digital yang baru. Permasalahan penelitian berfokus pada penyebab terbentuknya solidaritas tersebut, bagaimana ia mencerminkan karakter budaya digital Gen Z, serta implikasi sosial budaya yang muncul dari konflik dengan komunitas lain seperti K-Netz. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna solidaritas digital lintas negara sekaligus membaca dinamika interaksi dan potensi konflik yang menyertainya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, melalui observasi digital non-partisipatif di platform X dan TikTok, serta didukung wawancara mendalam dengan informan yang memahami fenomena tersebut. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola interaksi, narasi kolektif, dan bentuk solidaritas yang berkembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solidaritas digital muncul dari rasa kesamaan regional, pengalaman kolektif, dan respons terhadap stereotip eksternal, yang diperkuat oleh logika algoritma media sosial. Di sisi lain, solidaritas ini mencerminkan budaya digital Gen Z yang cepat, ekspresif, dan kreatif, namun juga berpotensi memicu konflik, polarisasi, dan reproduksi stereotip di ruang daring. Dengan demikian, solidaritas digital memiliki peran ganda sebagai penguat kohesi sosial sekaligus sumber ketegangan lintas budaya.
Kata Kunci
Solidaritas digital, Generasi Z, media sosial, budaya digital, konflik online
IKIP Budi Utomo Malang
Title: Fenomena SEABlings dalam Solidaritas Digital Generasi Z di Tengah Konflik Netizen Asia Tenggara dan KNETZ
Description:
Artikel ini membahas munculnya solidaritas digital di kalangan netizen Asia Tenggara (SEAblings) dalam dinamika interaksi lintas negara di media sosial, yang sekaligus memperlihatkan bagaimana Generasi Z membentuk budaya komunikasi digital yang baru.
Permasalahan penelitian berfokus pada penyebab terbentuknya solidaritas tersebut, bagaimana ia mencerminkan karakter budaya digital Gen Z, serta implikasi sosial budaya yang muncul dari konflik dengan komunitas lain seperti K-Netz.
Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna solidaritas digital lintas negara sekaligus membaca dinamika interaksi dan potensi konflik yang menyertainya.
Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, melalui observasi digital non-partisipatif di platform X dan TikTok, serta didukung wawancara mendalam dengan informan yang memahami fenomena tersebut.
Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola interaksi, narasi kolektif, dan bentuk solidaritas yang berkembang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa solidaritas digital muncul dari rasa kesamaan regional, pengalaman kolektif, dan respons terhadap stereotip eksternal, yang diperkuat oleh logika algoritma media sosial.
Di sisi lain, solidaritas ini mencerminkan budaya digital Gen Z yang cepat, ekspresif, dan kreatif, namun juga berpotensi memicu konflik, polarisasi, dan reproduksi stereotip di ruang daring.
Dengan demikian, solidaritas digital memiliki peran ganda sebagai penguat kohesi sosial sekaligus sumber ketegangan lintas budaya.
Kata Kunci
Solidaritas digital, Generasi Z, media sosial, budaya digital, konflik online.
Related Results
KAJIAN TEOLOGIS: KETELADANAN RASUL PAULUS TERKAIT DENGAN PENYELESAIAN KONFLIK DI JEMAAT KORINTUS DITINJAU DARI 1 KORINTUS 3:1-9:18 - 21 SERTA IMPLEMENTASINYA TERHADAP PERANAN GEREJA TERHADAP PENYELESAIAN KONFLIK DALAM JEMAAT
KAJIAN TEOLOGIS: KETELADANAN RASUL PAULUS TERKAIT DENGAN PENYELESAIAN KONFLIK DI JEMAAT KORINTUS DITINJAU DARI 1 KORINTUS 3:1-9:18 - 21 SERTA IMPLEMENTASINYA TERHADAP PERANAN GEREJA TERHADAP PENYELESAIAN KONFLIK DALAM JEMAAT
Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk melihat bagaimana seharusnya menyelesaikan dan menghadapi konflik yang terjadi di tengah – tengah jemaat berdasarkan keteladanan rasul Pa...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Solidaritas Organisasi Fatayat Tulungagung Perspektif Kurt Bayertz
Solidaritas Organisasi Fatayat Tulungagung Perspektif Kurt Bayertz
Fatayat Nahdlatul Ulama sebagai organisasi perempuan muda yang berupaya memberikan jawaban atas isu yang menganggap perempuan tidak mampu berkontribusi dalam masyarakat, atas probl...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Konflik para Rasul: konflik Paulus dan Barnabas (Kisah Para Rasul 15:35-41) serta implementasinya dengan Perpecahan Gereja
Konflik para Rasul: konflik Paulus dan Barnabas (Kisah Para Rasul 15:35-41) serta implementasinya dengan Perpecahan Gereja
Abstrak: konflik adalah suatu hal yang kerap kali terjadi dalam kehidupan bermasyarakat. Konflik tidak hanya terjadi dalam kemasyarakatan tetapi juga terjadi dalam kehidupan berjem...
TELAAH KONFLIK DALAM NOVEL MOGA BUNDA DISAYANG ALLAH KARYA TERE LIYE
TELAAH KONFLIK DALAM NOVEL MOGA BUNDA DISAYANG ALLAH KARYA TERE LIYE
AbstrakRumusan masalah adalah bagaimanakah konflik-konflik, faktor penyebab konflik, dan penyelesaian konflik yang terdapat dalam novel Moga Bunda Disayang Allah karya Tere Liye be...
Konflik Kekerasan antar anggota kelompok beladiri dalam paradigma sosiologi olahraga (Kajian Kepemimpinan)
Konflik Kekerasan antar anggota kelompok beladiri dalam paradigma sosiologi olahraga (Kajian Kepemimpinan)
Kata Kunci: Konflik kekerasan, kelompok beladiri, paradigma sosiologi olahraga dan kepemimpinanAktualisasi konflik kekerasan dipandang sebagai fenomena sosial untuk mengekspresikan...

