Javascript must be enabled to continue!
Pemanfaatan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Berbasis Gender: Partisipasi Wanita TNI dalam Misi Perdamaian Global
View through CrossRef
Partisipasi perempuan dalam misi perdamaian menjadi isu strategis sejak keluarnya Resolusi DK PBB 1325 tentang Women, Peace and Security (Perempuan, Perdamaian dan Keamanan). Indonesia masih menghadapi keterbatasan representasi perempuan TNI, yang berkisar 5–10%, jauh di bawah target PBB sebesar 15% pada tahun 2028. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara komitmen normatif dan praktik di lapangan, di mana peran wanita TNI cenderung non-strategis dan simbolis. Penelitian ini bertujuan menganalisis partisipasi wanita TNI dalam misi UNAMID serta mengevaluasi strategi Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, Markas Besar TNI, dan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI. Identifikasi pada faktor penghambat dan pendukung serta relevansinya terhadap diplomasi pertahanan Indonesia dan agenda SDGs. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui wawancara dan analisis dokumen, dengan triangulasi sumber untuk menjaga validitas. Hasil penelitian menunjukkan, kontribusi secara signifikan wanita TNI dalam pelayanan kesehatan, dukungan psikososial, dan community engagement. Kesimpulannya, partisipasi wanita TNI bukan hanya soal kuota, melainkan faktor strategis dalam efektivitas operasi perdamaian dan diplomasi pertahanan Indonesia. Secara akademik penelitian ini berimplikasi pada pengayaan kajian hubungan internasional dan studi pertahanan dengan memasukkan perspektif gender sebagai dimensi penting dalam keamanan global. Maka diperlukan upaya konsisten untuk menginternalisasikan nilai kesetaraan gender dalam budaya organisasi militer melalui program pendidikan, sosialisasi publik, dan advokasi kebijakan, serta memperluas diplomasi perdamaian berbasis gender di forum internasional guna memperkuat legitimasi global. melalui wawancara dan analisis dokumen, dengan triangulasi sumber untuk menjaga validitas. Hasil penelitian menunjukkan, kontribusi secara signifikan wanita TNI dalam pelayanan kesehatan, dukungan psikososial, dan community engagement. Kesimpulannya, partisipasi wanita TNI bukan hanya soal kuota, melainkan faktor strategis dalam efektivitas operasi perdamaian dan diplomasi pertahanan Indonesia. Secara akademik penelitian ini berimplikasi pada pengayaan kajian hubungan internasional dan studi pertahanan dengan memasukkan perspektif gender sebagai dimensi penting dalam keamanan global. Maka diperlukan upaya konsisten untuk menginternalisasikan nilai kesetaraan gender dalam budaya organisasi militer melalui program pendidikan, sosialisasi publik, dan advokasi kebijakan, serta memperluas diplomasi perdamaian berbasis gender di forum internasional guna memperkuat legitimasi global.
Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan
Title: Pemanfaatan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Berbasis Gender: Partisipasi Wanita TNI dalam Misi Perdamaian Global
Description:
Partisipasi perempuan dalam misi perdamaian menjadi isu strategis sejak keluarnya Resolusi DK PBB 1325 tentang Women, Peace and Security (Perempuan, Perdamaian dan Keamanan).
Indonesia masih menghadapi keterbatasan representasi perempuan TNI, yang berkisar 5–10%, jauh di bawah target PBB sebesar 15% pada tahun 2028.
Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara komitmen normatif dan praktik di lapangan, di mana peran wanita TNI cenderung non-strategis dan simbolis.
Penelitian ini bertujuan menganalisis partisipasi wanita TNI dalam misi UNAMID serta mengevaluasi strategi Kementerian Pertahanan, Kementerian Luar Negeri, Markas Besar TNI, dan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI.
Identifikasi pada faktor penghambat dan pendukung serta relevansinya terhadap diplomasi pertahanan Indonesia dan agenda SDGs.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui wawancara dan analisis dokumen, dengan triangulasi sumber untuk menjaga validitas.
Hasil penelitian menunjukkan, kontribusi secara signifikan wanita TNI dalam pelayanan kesehatan, dukungan psikososial, dan community engagement.
Kesimpulannya, partisipasi wanita TNI bukan hanya soal kuota, melainkan faktor strategis dalam efektivitas operasi perdamaian dan diplomasi pertahanan Indonesia.
Secara akademik penelitian ini berimplikasi pada pengayaan kajian hubungan internasional dan studi pertahanan dengan memasukkan perspektif gender sebagai dimensi penting dalam keamanan global.
Maka diperlukan upaya konsisten untuk menginternalisasikan nilai kesetaraan gender dalam budaya organisasi militer melalui program pendidikan, sosialisasi publik, dan advokasi kebijakan, serta memperluas diplomasi perdamaian berbasis gender di forum internasional guna memperkuat legitimasi global.
melalui wawancara dan analisis dokumen, dengan triangulasi sumber untuk menjaga validitas.
Hasil penelitian menunjukkan, kontribusi secara signifikan wanita TNI dalam pelayanan kesehatan, dukungan psikososial, dan community engagement.
Kesimpulannya, partisipasi wanita TNI bukan hanya soal kuota, melainkan faktor strategis dalam efektivitas operasi perdamaian dan diplomasi pertahanan Indonesia.
Secara akademik penelitian ini berimplikasi pada pengayaan kajian hubungan internasional dan studi pertahanan dengan memasukkan perspektif gender sebagai dimensi penting dalam keamanan global.
Maka diperlukan upaya konsisten untuk menginternalisasikan nilai kesetaraan gender dalam budaya organisasi militer melalui program pendidikan, sosialisasi publik, dan advokasi kebijakan, serta memperluas diplomasi perdamaian berbasis gender di forum internasional guna memperkuat legitimasi global.
Related Results
Increased troponin I blood level and in-hospital outcome across successive COVID-19 waves
Increased troponin I blood level and in-hospital outcome across successive COVID-19 waves
Abstract
Introduction
Troponin I blood level (TnI) is often elevated in patients hospitalized due to COVID-19, and high TnI is a...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
HUMAN RESOURCES DEVELOPMENT FOR TOURISM SECTOR (PENGEMBANGAN MODEL PENINGKATAN KAPASITASSUMBER DAYA MANUSIA PARIWISATA MICE KHUSUSNYA PENYELENGGARA INSENTIVETRAVEL)
HUMAN RESOURCES DEVELOPMENT FOR TOURISM SECTOR (PENGEMBANGAN MODEL PENINGKATAN KAPASITASSUMBER DAYA MANUSIA PARIWISATA MICE KHUSUSNYA PENYELENGGARA INSENTIVETRAVEL)
Pengembangan sumber daya manusia sektor Pariwisata merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam melakukan pembangunan berkesinambungan yang direncanakan melalui sektor Pariwisata ya...
Effective Utilization of Laboratory Information System to Triage Troponin Critical Value Notification to the Emergency Department
Effective Utilization of Laboratory Information System to Triage Troponin Critical Value Notification to the Emergency Department
Abstract
Objectives
The laboratory received a request to report abnormal troponin (ab-TnI) as critical values (CVs) for ED patie...
PERAN WANITA DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI DI DAERAH PERKOTAAN
PERAN WANITA DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI DI DAERAH PERKOTAAN
Studi ini menyajikan sebuah studi kasus tentang peran wanita dalam pengembangan ekonomi di daerah perkotaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI SEKOLAH DASAR ISLAM ABU DZAR KELURAHAN JOMBANG KECAMATAN CIPUTAT
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI SEKOLAH DASAR ISLAM ABU DZAR KELURAHAN JOMBANG KECAMATAN CIPUTAT
Manajemen sumber daya manusia menjadi hal yang penting untuk dimiliki oleh setiap organisasi maupun perusahaan dalam berbagai bidang Baik buruknya kualitas sumber daya manusia juga...

