Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Mangrove Acanthus ilicifolius Terhadap Biofilm Enterococcus faecalis

View through CrossRef
<strong>Latar Belakang: </strong><em>Enterococcus faecalis</em> adalah salah satu bakteri yang memiliki kemampuan dalam membentuk biofilm yang dapat menyebabkan infeksi persisten endodontik. Biofilm adalah kumpulan bakteri yang terorganisasi dengan baik yang melekat pada permukaan dan terlapisi oleh lapisan matriks ekstraselular polisakarida. Ekstrak daun mangrove <em>Acanthus ilicifolius </em>telah diketahui memiliki senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antibakteri seperti saponin, alkaloid, terpenoid, dan tanin. <strong>Tujuan:</strong> Untuk mengetahui efektivitas antibakteri ekstrak daun mangrove <em>Acanthus ilicifolius</em> terhadap biofilm <em>Enterococcus faecalis.</em> <strong>Metode</strong> : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain penelitian <em>post test only control group design</em>. Sampel penelitian ini menggunakan bakteri <em>Enterococcus faecalis, </em>dibagi menjadi 6 kelompok, terdiri dari kontrol positif (NaOCL 2,5%), dan 5 kelompok perlakuan dengan konsentrasi ekstrak daun mangrove <em>Acanthus ilicifoliu</em>s yang berbeda yaitu 60 mg/ml; 70 mg/ml; 80 mg/ml; 90 mg/ml; dan 100 mg/ml dan dilakukan pengulangan sebanyak 8 kali. Bakteri <em>Enterococcus faecalis </em>dikultur pada media <em>TSBglu</em> diinkubasi selama semalam<em>.</em> Sebanyak 0,1 ml bakteri <em>Enterococcus faecalis</em> dengan konsentrasi 10<sup>6</sup> diisikan pada <em>microtiter plate</em> kemudian<em> </em>di cat dengan <em>crystal violet</em>.<em> </em>Biofilm diperiksa dengan mengukur <em>Optical Density</em> menggunakan ELISA <em>reader</em>. Analisis data menggunakan uji <em>One-way </em>ANOVA dilanjutkan dengan uji <em>Post Hoc</em>. <strong>Hasil:</strong> Pemberian ekstrak daun mangrove <em>Acanthus ilicifolius</em> menurunkan OD biofilm <em>Enterococcus faecalis</em> (p&lt;0,05) pada semua kelompok. <strong>Simpulan: </strong>Ekstrak daun mangrove <em>Acanthus ilicifolius </em>memiliki efektivitas antibakteri terhadap biofilm <em>Enterococcus faecalis</em>
Title: Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Mangrove Acanthus ilicifolius Terhadap Biofilm Enterococcus faecalis
Description:
<strong>Latar Belakang: </strong><em>Enterococcus faecalis</em> adalah salah satu bakteri yang memiliki kemampuan dalam membentuk biofilm yang dapat menyebabkan infeksi persisten endodontik.
Biofilm adalah kumpulan bakteri yang terorganisasi dengan baik yang melekat pada permukaan dan terlapisi oleh lapisan matriks ekstraselular polisakarida.
Ekstrak daun mangrove <em>Acanthus ilicifolius </em>telah diketahui memiliki senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antibakteri seperti saponin, alkaloid, terpenoid, dan tanin.
<strong>Tujuan:</strong> Untuk mengetahui efektivitas antibakteri ekstrak daun mangrove <em>Acanthus ilicifolius</em> terhadap biofilm <em>Enterococcus faecalis.
</em> <strong>Metode</strong> : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain penelitian <em>post test only control group design</em>.
Sampel penelitian ini menggunakan bakteri <em>Enterococcus faecalis, </em>dibagi menjadi 6 kelompok, terdiri dari kontrol positif (NaOCL 2,5%), dan 5 kelompok perlakuan dengan konsentrasi ekstrak daun mangrove <em>Acanthus ilicifoliu</em>s yang berbeda yaitu 60 mg/ml; 70 mg/ml; 80 mg/ml; 90 mg/ml; dan 100 mg/ml dan dilakukan pengulangan sebanyak 8 kali.
Bakteri <em>Enterococcus faecalis </em>dikultur pada media <em>TSBglu</em> diinkubasi selama semalam<em>.
</em> Sebanyak 0,1 ml bakteri <em>Enterococcus faecalis</em> dengan konsentrasi 10<sup>6</sup> diisikan pada <em>microtiter plate</em> kemudian<em> </em>di cat dengan <em>crystal violet</em>.
<em> </em>Biofilm diperiksa dengan mengukur <em>Optical Density</em> menggunakan ELISA <em>reader</em>.
Analisis data menggunakan uji <em>One-way </em>ANOVA dilanjutkan dengan uji <em>Post Hoc</em>.
<strong>Hasil:</strong> Pemberian ekstrak daun mangrove <em>Acanthus ilicifolius</em> menurunkan OD biofilm <em>Enterococcus faecalis</em> (p&lt;0,05) pada semua kelompok.
<strong>Simpulan: </strong>Ekstrak daun mangrove <em>Acanthus ilicifolius </em>memiliki efektivitas antibakteri terhadap biofilm <em>Enterococcus faecalis</em>.

Related Results

STRATEGI PENGELOLAAN EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI NEGERI AMAHAI
STRATEGI PENGELOLAAN EKOSISTEM HUTAN MANGROVE DI NEGERI AMAHAI
Mangrove forest is a very productive and beneficial ecosystem. Mangrove forest resources in Amahai Village will be increasingly exploited along with the increasing population and e...
Studi Vegetasi Mangrove di Taman Edukasi Mangrove Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah
Studi Vegetasi Mangrove di Taman Edukasi Mangrove Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah
Taman Edukasi Mangrove Demang Gedi yang terletak di Desa Gedangan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo merupakan salah satu kawasan wisata alam sekaligus lokasi rehabilitasi m...
Potensi Ekstrak Daun Tin (Ficus carica L.) Sebagai Antibakteri
Potensi Ekstrak Daun Tin (Ficus carica L.) Sebagai Antibakteri
Abstract: The most common infection in humans is a bacterial infection that can potentially cause severe disease, septic shock, and multiorgan dysfunction. Disease-causing ba...
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP Pseudomonas auroginosa
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP Pseudomonas auroginosa
Daun kelor merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat dibidang kesehatan. Beberapa diantaranya menyebutkan bahwa daun kelor memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Penelitian i...

Back to Top