Javascript must be enabled to continue!
KONSEP KOSMOLOGI MASYARAKAT KAJANG DALAM BER-KEHIDUPAN DAN BER-ARSITEKTUR
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep kosmologi masyarakat kajang dalam menjalankan kehidupan dan ber-arsitektur. Mengingat Kawasan Adat Kajang Dalam atau Kawasan Adat Tanatoa Kajang merupakan salah satu lingkungan permukiman yang masih menjunjung tinggi adat istiadat dan sistem kepercayaan nenek moyang mereka dalam berkehidupan dan beraksitektur sehingga menghasilkan ruang-ruang yang tercipta didalam lingkungan hunian suku kajang yang syarat akan makna dan nilai spiritual. Melalui pendekatan penelitian fenomenologi yang didukung dengan kajian literatur, penelitian ini dikaji secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Adat Ammatoa masih memegang teguh sistem kepercayaan nenek moyang yaitu Patuntung yang pada prinsipnya terdapat dasar-dasar kepercayaan yang mereka imani dan percayai dalam hidupnya, yaitu : Percaya terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Percaya terhadap “Ammatoa”, Percaya terhadap “Pasang”, Percaya terhadap hari kemudian, dan Percaya terhadap Takdir. Sistem kepercayaan tersebut berkaitan dengan konsep kosmologi yang bermula dari pengetahuan bahwa alam semesta memegang kunci menuju keabadian jiwa manusia. Pandangan ini melihat kosmos yang sarat akan makna dan tujuan. Kosmos memiliki syarat mutlak dengan Pencipta Agung, yaitu Tuhan. Sedangkan ruang yang terbentuk, baik berupa tata ruang permukiman maupun hunian merupakan perwujudan konsep kosmologi / pemahaman mengenai dunia yang ada pada system of belief masyarakat. Ide-ide abstrak mengenai ruang (bahwa dunia memiliki pusat – salah satu pembentuk ruang) diwujudkan dalam symbol artefak (fisik) yang lantas menjadi pusat pula bagi permukiman masyarakat. Sistem kepercayaan masyarakat kajang juga mengatur interaksi sosial. Konsep meta-empirik ini mewujud dalam ruang fisik arsitektur mereka.
LPPM Universitas Al Asyariah Mandar
Title: KONSEP KOSMOLOGI MASYARAKAT KAJANG DALAM BER-KEHIDUPAN DAN BER-ARSITEKTUR
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep kosmologi masyarakat kajang dalam menjalankan kehidupan dan ber-arsitektur.
Mengingat Kawasan Adat Kajang Dalam atau Kawasan Adat Tanatoa Kajang merupakan salah satu lingkungan permukiman yang masih menjunjung tinggi adat istiadat dan sistem kepercayaan nenek moyang mereka dalam berkehidupan dan beraksitektur sehingga menghasilkan ruang-ruang yang tercipta didalam lingkungan hunian suku kajang yang syarat akan makna dan nilai spiritual.
Melalui pendekatan penelitian fenomenologi yang didukung dengan kajian literatur, penelitian ini dikaji secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Adat Ammatoa masih memegang teguh sistem kepercayaan nenek moyang yaitu Patuntung yang pada prinsipnya terdapat dasar-dasar kepercayaan yang mereka imani dan percayai dalam hidupnya, yaitu : Percaya terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Percaya terhadap “Ammatoa”, Percaya terhadap “Pasang”, Percaya terhadap hari kemudian, dan Percaya terhadap Takdir.
Sistem kepercayaan tersebut berkaitan dengan konsep kosmologi yang bermula dari pengetahuan bahwa alam semesta memegang kunci menuju keabadian jiwa manusia.
Pandangan ini melihat kosmos yang sarat akan makna dan tujuan.
Kosmos memiliki syarat mutlak dengan Pencipta Agung, yaitu Tuhan.
Sedangkan ruang yang terbentuk, baik berupa tata ruang permukiman maupun hunian merupakan perwujudan konsep kosmologi / pemahaman mengenai dunia yang ada pada system of belief masyarakat.
Ide-ide abstrak mengenai ruang (bahwa dunia memiliki pusat – salah satu pembentuk ruang) diwujudkan dalam symbol artefak (fisik) yang lantas menjadi pusat pula bagi permukiman masyarakat.
Sistem kepercayaan masyarakat kajang juga mengatur interaksi sosial.
Konsep meta-empirik ini mewujud dalam ruang fisik arsitektur mereka.
Related Results
Pola Permukiman Tradisional Kajang
Pola Permukiman Tradisional Kajang
One of traditional settlements in Indonesia is located in the residential area of Kajang, Bulukumba, South Sulawesi Province. Settlement community in Kajang is classified into two ...
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Abstrak - Arsitektur Indonesia, seperti halnya arsitektur banyak negara dan kawasan di dunia, akhir-akhir ini mengalami berbagai perubahan karena fenomena globalisasi. Modernisasi ...
Peran Budaya Dalam Perkembangan Pendidikan Islam di Kecamatan Kajang
Peran Budaya Dalam Perkembangan Pendidikan Islam di Kecamatan Kajang
Penelitian bertujuan mengkaji peran budaya dalam perkembangan pendidikan Islam di Kecamatan Kajang, mengetahui hubungan budaya dengan perkembangan Pendidikan Islam di Kecamatan Kaj...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
Metafora “Pasang Ri Kajang” Sebagai Perwujudan Budaya Lokal Masyarakat Kajang
Metafora “Pasang Ri Kajang” Sebagai Perwujudan Budaya Lokal Masyarakat Kajang
The purpose of this study is to describe the types of metaphors, namely, anthropomorphic, animalistic, and synesthetic as well as the meaning in the text of the ri Kajang tide as t...
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Transformasi Bentuk Simbolik Arsitektur Candi Prambanan
Fenomena Arsitektur Candi Prambanan adalah unik karena memenuhi kriterium dimensi makna transendental sejak awal mula pembangunannya, masa kehidupan, masa kegelapan, penemuan kemba...
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR TRADISIONAL BALI PADA BANGUNAN MAYA SANUR, BALI (DCM)
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR TRADISIONAL BALI PADA BANGUNAN MAYA SANUR, BALI (DCM)
Abstrak
Bali merupakan salah satu pulau di Indonesia yang terkenal dengan nilai kebudayaannya. Salah satu wujud kebudayaan yang riil dan dsudah teruji durabilitasnya merupaka...
PENDEKATAN LOKALITAS BALI PADA DESAIN ARSITEKTUR HOTEL POTATO HEAD STUDIOS DI SEMINYAK
PENDEKATAN LOKALITAS BALI PADA DESAIN ARSITEKTUR HOTEL POTATO HEAD STUDIOS DI SEMINYAK
Abstrak - Globalisasi adalah fenomena yang sulit dihindari dan efeknya juga terasa di bidang arsitektur. Semakin ke sini, semakin banyak karya arsitektur di Indonesia yang dibangun...

