Javascript must be enabled to continue!
Keuntungan Ekonomis dan Kelayakan Usaha Ternak Ayam Buras (Gallus domesticus) Skala Semi Intensif di Kabupaten Indramayu
View through CrossRef
Konversi lahan pertanian yang berubah menjadi lahan non pertanian mendorong berbagai usaha alternatif untuk menambah pendapatan keluarga, atau membuka peluang usaha baru yang lebih menjanjikan. Dengan pemanfaatan halaman pekarangan rumah dan dukungan sumber daya alam ada, usaha tersebut diharapkan dapat berkontribusi bagi peningkatan pendapatan keluarga.Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk mempelajari analisis usahaternak pembesaran ayam buras (Gallus Domesticus) dengan sistem semi intensif. Adapun tujuannya adalah untuk: 1. mengetahui berapa besar keuntungan usahaternak pembesaran ayam buras dengan sistem semi intensif. 2. Mengetahui kelayakan usahaternak pembesaran ayam buras dengan sistem semi intensif.
Analisis deskritif digunakan untuk menafsirkan data-data dan keterangan yang diperoleh dengan jalan mengumpulkan, menyusun, dan mengklasifikasikan data-data yang diperoleh. Dan selanjutnya dianalisis sehingga dapat memberikan gambaran mengenai analisis usahatani pembesaran ayam buras dengan sistem semi intensif. Desain penelitian menggunakan analisis usahatani. Adapun obyek penelitian dalam penelitian ini adalah peternak ayam buras di Desa Lobener Kidul Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu yang melakukan usaha pembesaran ayam buras dengan sistem semi intensif.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa usahaternak pembesaran ayam buras dengan sistem semi intensif menguntungkan, dengan keuntungan rata-rata sebesar Rp 1.707.437,00 dengan penerimaan rata-rata sebesar Rp 5.231.540,00 dan jumlah biaya total rata-rata sebesar Rp 3.524.003,00 dan menghasilkan RC sebesar 1,48. Dari hasil perhitungan rentabilitas usaha pembesaran ayam buras sebesar 48 %, pada suku bunga bank (BRI) sebesar 3 % dalam satu kali produksi, karena nilai rentabilitas lebih besar dari suku bunga bank maka usaha pembesaran ayam buras dengan sistem semi intensif layak diusahakan
Title: Keuntungan Ekonomis dan Kelayakan Usaha Ternak Ayam Buras (Gallus domesticus) Skala Semi Intensif di Kabupaten Indramayu
Description:
Konversi lahan pertanian yang berubah menjadi lahan non pertanian mendorong berbagai usaha alternatif untuk menambah pendapatan keluarga, atau membuka peluang usaha baru yang lebih menjanjikan.
Dengan pemanfaatan halaman pekarangan rumah dan dukungan sumber daya alam ada, usaha tersebut diharapkan dapat berkontribusi bagi peningkatan pendapatan keluarga.
Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk mempelajari analisis usahaternak pembesaran ayam buras (Gallus Domesticus) dengan sistem semi intensif.
Adapun tujuannya adalah untuk: 1.
mengetahui berapa besar keuntungan usahaternak pembesaran ayam buras dengan sistem semi intensif.
2.
Mengetahui kelayakan usahaternak pembesaran ayam buras dengan sistem semi intensif.
Analisis deskritif digunakan untuk menafsirkan data-data dan keterangan yang diperoleh dengan jalan mengumpulkan, menyusun, dan mengklasifikasikan data-data yang diperoleh.
Dan selanjutnya dianalisis sehingga dapat memberikan gambaran mengenai analisis usahatani pembesaran ayam buras dengan sistem semi intensif.
Desain penelitian menggunakan analisis usahatani.
Adapun obyek penelitian dalam penelitian ini adalah peternak ayam buras di Desa Lobener Kidul Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu yang melakukan usaha pembesaran ayam buras dengan sistem semi intensif.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa usahaternak pembesaran ayam buras dengan sistem semi intensif menguntungkan, dengan keuntungan rata-rata sebesar Rp 1.
707.
437,00 dengan penerimaan rata-rata sebesar Rp 5.
231.
540,00 dan jumlah biaya total rata-rata sebesar Rp 3.
524.
003,00 dan menghasilkan RC sebesar 1,48.
Dari hasil perhitungan rentabilitas usaha pembesaran ayam buras sebesar 48 %, pada suku bunga bank (BRI) sebesar 3 % dalam satu kali produksi, karena nilai rentabilitas lebih besar dari suku bunga bank maka usaha pembesaran ayam buras dengan sistem semi intensif layak diusahakan
.
Related Results
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Performans Keturunan Ayam Arras dengan Ayam Arab (Ayam Ketarras) Umur 2-12 Minggu
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performans keturunan ayam Arab dengan ayam Arras (Ayam Ketarras) umur 2-12 minggu. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 6 bulan, dim...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Performa Fase Awal Produksi pada Ayam Ketarras dan Ayam Arab Betina
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa fase awal produksi pada ayam Ketarras dan ayam Arab betina. Penelitian terdiri 2 perlakuan dan 25 ulangan. Faktor jenis ayam di...
APLIKASI BUDIDAYA AYAM DOC (DAY OLD CHICKEN) BERBASIS WEB MOBILE
APLIKASI BUDIDAYA AYAM DOC (DAY OLD CHICKEN) BERBASIS WEB MOBILE
Bisnis ternak ayam memang menjadi salah satu bisnis yang tiada pernah habis bahkan menjadi salah satu bisnis yang cukup menguntungkan. Beternak ayam pun juga tidak terlalu sulit un...
Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Ayam Ketarras merupakan ayam dengan komposisi genetik 75% ayam Arab dan 25% ayam Ras petelur. Warna kerabang telur ayam Ketarras mirip dengan warna kerabang telur ayam Kampung. Nam...
Pond Productivity and Water Quality in Various Vaname Shrimp (Litopenaeus vannamei) Farming Systems at BPBAP Ujong Batee Aceh Besar
Pond Productivity and Water Quality in Various Vaname Shrimp (Litopenaeus vannamei) Farming Systems at BPBAP Ujong Batee Aceh Besar
Abstract. Traditional shrimp farming systems are generally susceptible to disease outbreaks, resulting in low productivity. However, the application of farming technology can reduc...

