Javascript must be enabled to continue!
Pancasila Sebagai Paradigma Pengembangan Ilmu
View through CrossRef
Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia bukan sekadar berfungsi sebagai acuan moral dan ideologis, tetapi juga berperan sebagai dasar pemikiran dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Paradigma ini menempatkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan ontologis, epistemologis, dan aksiologis dalam setiap aktivitas ilmiah agar pengembangan ilmu tidak lepas dari nilai kemanusiaan dan kebangsaan. Setiap sila Pancasila memiliki peran penting dalam membentuk arah dan tujuan IPTEK, mulai dari peneguhan moral ketuhanan, penghormatan terhadap martabat manusia, penguatan persatuan, penumbuhan kebijaksanaan dalam pengambilan keputusan ilmiah, hingga pemerataan hasil inovasi bagi seluruh rakyat Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran Pancasila sebagai paradigma dalam pengembangan IPTEK di Indonesia, serta mengidentifikasi relevansi nilai-nilai Pancasila dalam menjawab tantangan kemajuan teknologi modern. Penelitian ini juga bertujuan untuk menunjukkan bagaimana strategi penerapan yang dapat membangun keharmonisan antara nilai-nilai Pancasila dan arah kebijakan IPTEK nasional, sehingga keduanya dapat sejalan dengan cita-cita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. berbagai tantangan, seperti pengaruh ideologi asing dan kemajuan teknologi yang cenderung mengabaikan etika. Di sisi lain, Pancasila juga menawarkan peluang besar sebagai filter nilai dan sumber inspirasi bagi inovasi yang berkeadilan sosial dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan IPTEK yang berlandaskan Pancasila, guna mendukung tujuan nasional mencerdaskan kehidupan bangsa. Adapun Kesimpulannya Pancasila memiliki relevansi yang kuat sebagai paradigma pengembangan IPTEK karena mampu memadukan antara kemajuan teknologi dengan nilai-nilai kemanusiaan dan moral bangsa. Dengan menjadikan Pancasila sebagai dasar ontologis, epistemologis, dan aksiologis dalam setiap aktivitas ilmiah, Indonesia dapat mengarahkan kemajuan IPTEK agar tidak hanya menciptakan kemajuan material, tetapi juga memperkuat karakter bangsa, memperluas keadilan sosial, serta mendukung tujuan nasional sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945.
Kata Kunci: Paradigma, Ilmu, IPTEK
Universitas Muhammadiyah Bengkulu
Title: Pancasila Sebagai Paradigma Pengembangan Ilmu
Description:
Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia bukan sekadar berfungsi sebagai acuan moral dan ideologis, tetapi juga berperan sebagai dasar pemikiran dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).
Paradigma ini menempatkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan ontologis, epistemologis, dan aksiologis dalam setiap aktivitas ilmiah agar pengembangan ilmu tidak lepas dari nilai kemanusiaan dan kebangsaan.
Setiap sila Pancasila memiliki peran penting dalam membentuk arah dan tujuan IPTEK, mulai dari peneguhan moral ketuhanan, penghormatan terhadap martabat manusia, penguatan persatuan, penumbuhan kebijaksanaan dalam pengambilan keputusan ilmiah, hingga pemerataan hasil inovasi bagi seluruh rakyat Indonesia.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran Pancasila sebagai paradigma dalam pengembangan IPTEK di Indonesia, serta mengidentifikasi relevansi nilai-nilai Pancasila dalam menjawab tantangan kemajuan teknologi modern.
Penelitian ini juga bertujuan untuk menunjukkan bagaimana strategi penerapan yang dapat membangun keharmonisan antara nilai-nilai Pancasila dan arah kebijakan IPTEK nasional, sehingga keduanya dapat sejalan dengan cita-cita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
berbagai tantangan, seperti pengaruh ideologi asing dan kemajuan teknologi yang cenderung mengabaikan etika.
Di sisi lain, Pancasila juga menawarkan peluang besar sebagai filter nilai dan sumber inspirasi bagi inovasi yang berkeadilan sosial dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan IPTEK yang berlandaskan Pancasila, guna mendukung tujuan nasional mencerdaskan kehidupan bangsa.
Adapun Kesimpulannya Pancasila memiliki relevansi yang kuat sebagai paradigma pengembangan IPTEK karena mampu memadukan antara kemajuan teknologi dengan nilai-nilai kemanusiaan dan moral bangsa.
Dengan menjadikan Pancasila sebagai dasar ontologis, epistemologis, dan aksiologis dalam setiap aktivitas ilmiah, Indonesia dapat mengarahkan kemajuan IPTEK agar tidak hanya menciptakan kemajuan material, tetapi juga memperkuat karakter bangsa, memperluas keadilan sosial, serta mendukung tujuan nasional sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945.
Kata Kunci: Paradigma, Ilmu, IPTEK.
Related Results
BOOK REVIEW : PANCASILA DASAR NEGARA PARIPURNA
BOOK REVIEW : PANCASILA DASAR NEGARA PARIPURNA
Book Pancasila Dasar Negara Paripurna is the work of Prof. Dr. Tukiran Taniredja, MM and Prof. Dr. Suyahmo, M.Si. that was written to commemorate and make all Indonesian people awa...
Profil Guru Pancasila Ditinjau dari Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara
Profil Guru Pancasila Ditinjau dari Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara
Kurikulum Merdeka Belajar mengusung kemerdekaan anak atau peserta didik dalam proses pendidikan. Tujuan dari kurikulum Merdeka Belajar diterjemahkan ke dalam Profil Pelajar Pancasi...
SUMBER HISTORIS PANCASILA SEBAGAI KAJIAN SUMBER SOSIOLOGIS PANCASILA
SUMBER HISTORIS PANCASILA SEBAGAI KAJIAN SUMBER SOSIOLOGIS PANCASILA
Tantangan Pendidikan Pancasila Dalam menentukan bentuk dan format agar mata kuliah Pendidikan Pancasila dapat diselenggarakan di berbagai program studi dengan menarik dan efektif t...
Disintegrasi Nasional Dalam Perspektif Filsafat Pancasila
Disintegrasi Nasional Dalam Perspektif Filsafat Pancasila
Disintegrasi nasional menjadi sebuah masalah besar dan kompleks yang kini tengah dihadapi bangsa Indonesia. Kajian ini bertujuan untuk memberikan perspektif baru perihal disintegra...
ANALISA KONSEP UNIVERSALITAS NILAI ISLAM DAN PANCASILA (STUDI PEMIKIRAN YUDI LATIF)
ANALISA KONSEP UNIVERSALITAS NILAI ISLAM DAN PANCASILA (STUDI PEMIKIRAN YUDI LATIF)
This article discusses the analysis of the universality concept of Islamic Values and Pancasila in yudi latif's discussion contained in his works. The successor to the Pancasila pr...
RUMAH GARUDA: MODEL PEMBUDAYAAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI MEDIA KREATIF
RUMAH GARUDA: MODEL PEMBUDAYAAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI MEDIA KREATIF
Upaya untuk mencari model dan formulasi yang tepat dan ideal dalam pembudayaan Pancasila pada era pasca reformasi menjadi pokok perhatian penting dalam kajian Pancasila saat ini. M...
Membangun Hukum Yang Adil Dalam Bingkai Moralitas Pancasila
Membangun Hukum Yang Adil Dalam Bingkai Moralitas Pancasila
Abstract
Pancasila is used in lawmaking or becomes a big step in making laws and regulations in accordance with the spirit of the Indonesian state which is humane, just, civilized...
Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Indonesia serta Perkembangan Ideologi Pancasila Pada Masa Orde Lama, Orde Baru, dan Era Reformasi
Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Indonesia serta Perkembangan Ideologi Pancasila Pada Masa Orde Lama, Orde Baru, dan Era Reformasi
Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa sebenarnya merupakan perwujudan dari nilai-nilai budaya milik bangsa sendiri yang diyakini kebenarannya. Pancasila digali dari budaya bangs...

