Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Korelasi Aktivitas Fisik dan Daya Tahan Kardiovaskular dengan Tekanan Darah Mahasiswa Program Studi Fisioterapi

View through CrossRef
Tekanan Darah (TD) adalah indikator vital kesehatan kardiovaskular, dipengaruhi signifikan oleh tingkat Aktivitas Fisik (AF) dan kebugaran kardiorespirasi. Rendahnya AF dan kebugaran sering dikaitkan dengan peningkatan risiko TD abnormal. Penelitian cross-sectional ini bertujuan menguji hubungan antara AF, daya tahan kardiovaskular (VO2Max), dan TD pada 50 mahasiswa Fisioterapi Universitas Dhyana Pura (usia 18–25 tahun) melalui purposive sampling. AF diukur dengan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), daya tahan kardiovaskular dengan Harvard Step Test, dan TD dengan sphygmomanometer. Hasil uji korelasi berganda (ANOVA) menunjukkan nilai F = 10,414 dengan signifikansi p = 0,001 (p < 0,05). Terdapat hubungan positif dan signifikan antara AF, daya tahan kardiovaskular, dan tekanan darah. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat aktivitas fisik dan kebugaran VO2Max, tekanan darah subjek cenderung berada dalam rentang normal atau mengalami peningkatan yang signifikan, berarti subjek yang aktif memiliki TD yang sehat dan tidak cenderung hipotensi. Penelitian ini menekankan bahwa aktivitas fisik teratur dan kebugaran kardiorespirasi berperan krusial dalam menjaga homeostasis tekanan darah. Aktivitas fisik harus dipromosikan sebagai strategi utama untuk mengoptimalkan tekanan darah, baik untuk mengantisipasi risiko hipertensi (meningkat) maupun membantu menaikkan tensi bagi individu dengan kecenderungan hipotensi (menurun).
Title: Korelasi Aktivitas Fisik dan Daya Tahan Kardiovaskular dengan Tekanan Darah Mahasiswa Program Studi Fisioterapi
Description:
Tekanan Darah (TD) adalah indikator vital kesehatan kardiovaskular, dipengaruhi signifikan oleh tingkat Aktivitas Fisik (AF) dan kebugaran kardiorespirasi.
Rendahnya AF dan kebugaran sering dikaitkan dengan peningkatan risiko TD abnormal.
Penelitian cross-sectional ini bertujuan menguji hubungan antara AF, daya tahan kardiovaskular (VO2Max), dan TD pada 50 mahasiswa Fisioterapi Universitas Dhyana Pura (usia 18–25 tahun) melalui purposive sampling.
AF diukur dengan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), daya tahan kardiovaskular dengan Harvard Step Test, dan TD dengan sphygmomanometer.
Hasil uji korelasi berganda (ANOVA) menunjukkan nilai F = 10,414 dengan signifikansi p = 0,001 (p < 0,05).
Terdapat hubungan positif dan signifikan antara AF, daya tahan kardiovaskular, dan tekanan darah.
Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat aktivitas fisik dan kebugaran VO2Max, tekanan darah subjek cenderung berada dalam rentang normal atau mengalami peningkatan yang signifikan, berarti subjek yang aktif memiliki TD yang sehat dan tidak cenderung hipotensi.
Penelitian ini menekankan bahwa aktivitas fisik teratur dan kebugaran kardiorespirasi berperan krusial dalam menjaga homeostasis tekanan darah.
Aktivitas fisik harus dipromosikan sebagai strategi utama untuk mengoptimalkan tekanan darah, baik untuk mengantisipasi risiko hipertensi (meningkat) maupun membantu menaikkan tensi bagi individu dengan kecenderungan hipotensi (menurun).

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA PEMAIN MUSIK DI SEKOLAH MUSIK TOMS YAMAHA MUSIC SCHOOL MANADO
GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA PEMAIN MUSIK DI SEKOLAH MUSIK TOMS YAMAHA MUSIC SCHOOL MANADO
Abstract: Blood pressureand pulse rateis very important in the health sectorin general, and particularly in the field of medicine, since the blood pressure and pulse rateis a facto...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Indeks Massa Tubuh Overweight dan Obesitas Terhadap Daya Tahan Kardiovaskular pada Mahasiswa
Indeks Massa Tubuh Overweight dan Obesitas Terhadap Daya Tahan Kardiovaskular pada Mahasiswa
Pendahuluan: Zaman digitalisasi saat ini mengakibatkan pergantian perilaku manusia menjadi lebih pasif sehingga dapat menyebabkan peningkatan indeks massa tubuh (IMT) seseorang. IM...
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Tekanan Darah pada lansia penderita hipertensi yaitu tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Untuk menstabilkan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan menggun...
Hubungan Lemak Subkutan dengan Kebugaran Jasmani Daya Tahan Otot pada Mahasiswa FKIK Universitas Warmadewa
Hubungan Lemak Subkutan dengan Kebugaran Jasmani Daya Tahan Otot pada Mahasiswa FKIK Universitas Warmadewa
Kebugaran jasmani merupakan sekumpulan aktivitas fisik yang berhubungan dengan kesehatan atau keterampilan (skill), di mana tingkat kebugaran tersebut dapat diukur dengan tes fisik...

Back to Top