Javascript must be enabled to continue!
Peningkatan Pengetahuan Lansia Melalui Edukasi Hipertensi: Sebuah Upaya Pencegahan Kejadian Hipertensi pada Lansia Di Desa Jeti, Kecamatan Baki
View through CrossRef
Perubahan fisiologis pada lansia membuat mereka rentan terhadap penyakit kronis. Lansia menjadi populasi yang rentan terhadap kasus hipertensi, sebagai salah satu penyakit kronis di Indonesia. Upaya diperlukan untuk memberikan layanan kesehatan yang dapat diberikan oleh perawat melalui pendekatan komunitas dengan pihak-pihak yang terlibat, seperti lansia. Layanan masyarakat ini dilakukan melalui pendidikan kesehatan dan konseling tentang manajemen hipertensi diikuti dengan evaluasi pengetahuan. Upaya-upaya ini dapat diwujudkan dengan mengadakan kegiatan penyuluhan pengetahuan tentang hipertensi.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan 30 lansia di Desa Jetis, Sukoharjo, dengan 53% mengalami hipertensi tinggi. Kegiatan berlangsung dari 15-21 Desember 2023, mencakup persiapan, intervensi, dan evaluasi. Intervensi berupa pendidikan kesehatan tentang hipertensi dan gula darah selama 2 x 60 menit, dengan media lembar balik dan diskusi kelompok. Evaluasi dilakukan dengan t-test pada SPSS 22.0 untuk menganalisis peningkatan pengetahuan. Alat ukur yang digunakan adalah glucometer, tensimeter, dan kuesioner (Cronbach’s alpha = 0.80), dengan nilai normal gula darah 80-100 mg/dL dan tekanan darah 130-140 mmHg (sistolik) dan 80-90 mmHg (diastolik).
Hasil dari kegiatan penyuluhan pengetahuan tentang hipertensi menunjukkan bahwa usia masyarakat yang ikut serta sebagian besar adalah 50-75 tahun dengan total 30 orang (57%), jenis kelamin sebagian besar adalah perempuan yaitu 25 orang (83%) sedangkan laki-laki 5 orang (17%). Sebanyak 16 orang (53%) memiliki hipertensi tinggi dan hipertensi normal (47%). Sebanyak 18 orang (39%) memiliki pengetahuan baik sebelum konseling dan 28 orang (61%) memiliki pengetahuan baik setelah konseling.
Pendidikan kesehatan dan konseling tentang manajemen hipertensi secara efektif meningkatkan pengetahuan di kalangan lansia dengan hipertensi yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Pemberian pendidikan kesehatan dianjurkan untuk meningkatkan manajemen hipertensi.
Lembaga Chakra Brahmanda Lentera
Title: Peningkatan Pengetahuan Lansia Melalui Edukasi Hipertensi: Sebuah Upaya Pencegahan Kejadian Hipertensi pada Lansia Di Desa Jeti, Kecamatan Baki
Description:
Perubahan fisiologis pada lansia membuat mereka rentan terhadap penyakit kronis.
Lansia menjadi populasi yang rentan terhadap kasus hipertensi, sebagai salah satu penyakit kronis di Indonesia.
Upaya diperlukan untuk memberikan layanan kesehatan yang dapat diberikan oleh perawat melalui pendekatan komunitas dengan pihak-pihak yang terlibat, seperti lansia.
Layanan masyarakat ini dilakukan melalui pendidikan kesehatan dan konseling tentang manajemen hipertensi diikuti dengan evaluasi pengetahuan.
Upaya-upaya ini dapat diwujudkan dengan mengadakan kegiatan penyuluhan pengetahuan tentang hipertensi.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan 30 lansia di Desa Jetis, Sukoharjo, dengan 53% mengalami hipertensi tinggi.
Kegiatan berlangsung dari 15-21 Desember 2023, mencakup persiapan, intervensi, dan evaluasi.
Intervensi berupa pendidikan kesehatan tentang hipertensi dan gula darah selama 2 x 60 menit, dengan media lembar balik dan diskusi kelompok.
Evaluasi dilakukan dengan t-test pada SPSS 22.
0 untuk menganalisis peningkatan pengetahuan.
Alat ukur yang digunakan adalah glucometer, tensimeter, dan kuesioner (Cronbach’s alpha = 0.
80), dengan nilai normal gula darah 80-100 mg/dL dan tekanan darah 130-140 mmHg (sistolik) dan 80-90 mmHg (diastolik).
Hasil dari kegiatan penyuluhan pengetahuan tentang hipertensi menunjukkan bahwa usia masyarakat yang ikut serta sebagian besar adalah 50-75 tahun dengan total 30 orang (57%), jenis kelamin sebagian besar adalah perempuan yaitu 25 orang (83%) sedangkan laki-laki 5 orang (17%).
Sebanyak 16 orang (53%) memiliki hipertensi tinggi dan hipertensi normal (47%).
Sebanyak 18 orang (39%) memiliki pengetahuan baik sebelum konseling dan 28 orang (61%) memiliki pengetahuan baik setelah konseling.
Pendidikan kesehatan dan konseling tentang manajemen hipertensi secara efektif meningkatkan pengetahuan di kalangan lansia dengan hipertensi yang berpartisipasi dalam penelitian ini.
Pemberian pendidikan kesehatan dianjurkan untuk meningkatkan manajemen hipertensi.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS PERILAKU LANSIA DALAM UPAYA PENCEGAHAN KEKAMBUHAN HIPERTENSI DI DESA OELOMIN, KECAMATAN NEKAMESE, KABUPATEN KUPANG
ANALISIS PERILAKU LANSIA DALAM UPAYA PENCEGAHAN KEKAMBUHAN HIPERTENSI DI DESA OELOMIN, KECAMATAN NEKAMESE, KABUPATEN KUPANG
Pendahuluan: Peningkatan Umur Harapan Hidup di Indonesia berdampak pada peningkatan populasi lanjut usia (lansia). Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama dan penyakit tidak m...
Implementasi Pemanfaatan Buah-Buahan Lokal Tinggi Kalium dan Antioksidan sebagai Upaya Pengendalian Penyakit Tidak Menular Hipertensi di Desa Wonojati Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember
Implementasi Pemanfaatan Buah-Buahan Lokal Tinggi Kalium dan Antioksidan sebagai Upaya Pengendalian Penyakit Tidak Menular Hipertensi di Desa Wonojati Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember
Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat. Studi pendahuluan tentang permasalahan yang ada di Desa Wonojati yaitu belum optimaln...
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KELUARGA DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP LANSIA UNTUK MENCEGAH STROKE PADA LANSIA HIPERTENSI
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KELUARGA DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP LANSIA UNTUK MENCEGAH STROKE PADA LANSIA HIPERTENSI
Proses menua dimulai sejak permulaan kehidupan dan merupakan proses sepanjang daur kehidupan. Proses menua tetap menimbulkan permasalahan baik secara biologis, mental maupun sosial...
Hubungan Gaya Hidup dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia
Hubungan Gaya Hidup dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia
Gaya hidup adalah Kebiasaan sehari-hari seseorang yang meliputi aspek aktifitas fisik, pola makan, istirahat, riwayat merokok dan stres. Hipertensi adalah Kondisi di mana tekanan d...
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Latihan Senam Lansia Dengan Hipertensi Untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Latihan Senam Lansia Dengan Hipertensi Untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan
Latar Belakang: Lanjut Usia (Lansia) sebuah proses bertambahnya usia disertai adanya penurunan fungsi organ tubuh pada lansia, seiring meningkatnya usia, terjadi perubahan dalam st...
EDUKASI PADA KADER LANSIA TENTANG HIPERTENSI DAN CARA PENGUKURAN TEKANAN DARAH
EDUKASI PADA KADER LANSIA TENTANG HIPERTENSI DAN CARA PENGUKURAN TEKANAN DARAH
Abstract
Prevalensi klien hipertensi di Kabupaten Pekalongan pada tahun 2017 sebanyak 18.966 kasus dan pada tahun 2018 sebanyak 23.649 kasus. Jumlah kasus baru hipertensi pad...
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN KEPATUHAN DIET HIPERTENSI PADA LANSIA DI LEMBANG TONDON KECAMATAN TONDON KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2024
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN KEPATUHAN DIET HIPERTENSI PADA LANSIA DI LEMBANG TONDON KECAMATAN TONDON KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2024
Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang ditunjukkan oleh angka sistolik atau bagian atas dan angka diastolik ata...

